Kamis, 19 Maret 2020

politik Dibelakang Corona

[3/18, 05:21] Jenny Aman2: Oleh: Ndaru Anugerah

Apakah kita perlu panik tingkat dewa dalam menyikapi COVID-19?

Mungkin pernyataan Menkes Terawan yang menyatakan bahwa COVID-19 akan sembuh dengan sendirinya, patut dijadikan rujukan, walaupun terkesan sepele.

Kenapa?

Pertama, Terawan adalh sosok dokter, dan kedua beliau sekaligus sosok militer yang tahu pasti skenario apa yang sesungguhnya sedang dijalankan lewat panik global yang dipicu oleh munculnya COVID-19 tersebut.

Lewat tulisan ini, sebagai rasa peduli saya kepada bangsa ini, saya akan coba mengulas secara lengkap tentang COVID-19 ini dari awal hingga bagaimana kemungkinan skenario akan dikembangkan ke depannya.

Karena panjangnya informasi yang akan saya sajikan, terpaksa tulisan ini akan saya potong menjadi 2 bagian.

Pada bagian pertama saya akan mengulas tentang skenario awal dan asal muasal COVID-19. Pada tulisan kedua nanti, saya akan analisa bagaimana kemungkinan skenario akan berlanjut.

AS, Juli 2019. Seorang anak muda di Baltimore sana, tengah mengisap rokok elektrik disaat santai. Tanpa disadari, setelah menghisap beberapa kali, sang pemuda lantas tersungkur dan sesak nafas.

Begitu dilarikan ke rumah sakit, ternyata sang pemuda naas tersebut divonis telah mengalami pneumonia akut akibat mengkonsumsi rokok elektrik.

Kejadian ini cepat menyebar ke 22 negara bagian di AS dengan total kematian 193 orang. Dan penyebab kematian menurut AMA (American Medical Association) adalah aktivitas vaping dari rokok elektrik.

Namun para ilmuwan AS mengatakan bahwa kalo rokok elektrik nggak akan mengakibatkan pneumonia yang berujung kematian demikian cepat. Kemungkinan yang paling masuk akal adalah kematian itu dipicu oleh sejenis virus yang mampu menginfeksi sistem paru-paru manusia.

Dengan kata lain, virus corona-lah yang paling mungkin dituding sebagai penyebabnya.

Sebelum timbulnya pandemi tersebut di seantero Amrik, fasilitas utama bio-lab militer AS di Fort Detrick, Maryland, ditutup dengan tiba-tiba oleh CDC dengan alasan yang tidak dijelaskan.

Selidik punya selidik, salah satu karyawan CDC telah tewas akibat terserang virus Corona. Padahal Directur CDC, Robert Redfield sebelumnya mati-matian lewat keterangan pers-nya, bilang bahwa penyebab kematian staf-nya adalah flu Amerika.

Flu Amerika palalu peyang!

Dan berdasarkan data, yang ditenggarai sebagai Flu Amerika tersebut telah menyebabkan kematian sekitar 10 ribu orang di AS per Agustus 2019 yang lalu. Apakah flu Amerika disebabkan virus corona? Entahlah…

Satu yang pasti, penutupan pusat penelitian senjata biologis di Fort Detrick tersebut jelas menimbulkan kecurigaan internasional.

Kenapa proses penutupannya tanpa penjelasan? Kenapa juga semua laporan yang berkaitan dengan aktivitas di Fort Detrick dihancurkan oleh CDC tanpa sisa sedikitpun?

Apalagi, kasus pandemi akibat vaping rokok elektrik, muncul ke permukaan nggak lama setelah penutupan fasilitas bio-lab tersebut.

Tanggal 18 – 27 Oktober 2019, bertempat di Wuhan, berlangsung event internasional berjudul Conseil Intenational du Sport Militaire (CISM) alias Military Word Games. Dalam ajang olimpiade militer dunia tersebut, AS mengirimkan 200 personel militernya untuk berlomba.

Event ini berakhir, tepat 2 minggu sebelum kasus Wuhan merebak. Dan 2 minggu adalah masa inkubasi virus Corona. Mungkinkah, US Army menyeludupkan virus tersebut ke Wuhan?

Pada saat yang bersamaan dengan ajang CISM, berlangsung event 201 yang digelar di John Hopkins Center for Health Security di kampus Institut John Hopkins yang terletak di Baltimore, Maryland AS.

Ajang 201 tersebut disokong penuh oleh Bill and Melinda Gates Foundation, Big Pharma (GAVI) dan nggak ketinggalan World Economic Forum (WEF).

Apa isi ajang tersebut?

Simulasi latihan pandemi tingkat tinggi yang diberi kode nCov-2019. Simulasi tersebut menghasilkan 65 juta total kematian di seluruh dunia dan membuat pasar keuangan internasional ambles sekitar 15%.

Anehnya, simulasinya kok pakai nama yang sama dengan nCov-2019 sebelum berganti nama menjadi COVID-19 saat ini? Apakah hanya kebetulan belaka?

Tidak lama berselang, tibalah saat yang ditunggu-tunggu. China bersiap merayakan hari raya Imlek. Hari yang sangat penting bagi orang China, karena saat tersebut orang biasanya berbondong-bondong pulkam untuk merayakan hari raya bersama keluarga tercinta.

Sialnya, wabah Wuhan melanda dan cepat tersebar justru ditengah keramaian hiruk pikuk orang. Imlek yang seharusnya dirayakan penuh kegembiraan, menjadi gagal total. Dan China nggak lama menerapkan status lockdown sebagai langkah antisipasi.

Dan China yang tengah leading saat trade-war digelar dengan Amrik, dipaksa mundur sejenak. Menurut kaca mata intelijen, siapa yang diuntungkan dari suatu peristiwa, dialah sosok dibalik peristiwa tersebut.

Sebenarnya, darimana asal muasal COVID-19?

Kristian Andersen seorang ahli biologi evolusi dari Scripps Research Institute, telah menganalisa urutan COVID-19 untuk merunut dari mana asal virus tersebut. Berdasarkan temuannya, dari 27 turunan virus Corona, ternyata berasal dari 1 leluhur yang sama. (25/1)

Dan menurut para peneliti Jepang yang dipublikasi oleh televisi Asahi pada Februari lalu, mereka mengklaim bahwa virus Corona awalnya berasal dari AS dan bukan dari China.

“Sebanyak 14.000 kematian di AS yang katanya disebabkan oleh influenza, kemungkinan besar justru disebabkan oleh virus Corona,” begitu bunyi siaran pers-nya.

Ini jadi masuk akal, karena hanya AS lah yang memiliki induk alias ‘batang pohon’ dari semua 27 turunan virus Corona di seluruh belahan dunia. Tak terkecuali virus Corona di Wuhan, China.

Dan semua turunan itu dikembangkan di bio-lab militer AS Fort Detrick yang telah ditutup oleh CDC pada Juli 2019 lalu.

Bagaimana skenario akan dijalankan ke depannya?

Saya akan ulas pada bagian kedua nanti.
[3/18, 05:21] Jenny Aman2: COVID-19: Vaksinasi dan Uang Digital

Oleh: Ndaru Anugerah

Pada bagian pertama tulisan, saya sudah ungkapkan tentang asal muasal dan skenario panik yang dimainkan lewat COVID-19 ini.

Skenario panik global akan memunculkan kekacauan dan juga keputusasaan. Dan menurut rumusannya, orang yang panik akan lebih mudah dimanipulasi oleh pihak yang dari awal merencanakan agendanya.

Siapa whistle blower dari panik global ini?

Tak lain adalah badan kesehatan dunia, tepatnya Tedros Adhanom Ghebreyeus sebagai Sekjen WHO saat ini. Tanpa pikir panjang, setiap negara ditekan habis-habisan dengan harapan segera menetapkan status tanggap darurat atas pandemi global COVID-19.

Siapa Tedros? Pada lain tulisan saya akan mengulasnya.

Padahal status tanggap darurat atas pandemi global COVID-19 jelas mengada-ada.

Kenapa?

Pertama, status tersebut hanya mungkin diterapkan jika dan hanya jika, tingkat kematian akibat infeksi telah mencapai angka lebih dari 12%.

Mari kita lihat datanya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh John Hopkins University, kasus COVID-19 telah mencapai 156.112 kasus di seluruh dunia (total 141 negara), dengan 73.955 orang berhasil recover dan 5.829 orang mati (15/3). Artinya, tingkat kematiannya hanya 3,7%.

Di benua Eropa, bahkan tingkat kematiannya hanya 0,4%, dengan tingkat kematian terbesar ada di Italia yang mencapai sekitar 6,3%. Kenapa demikian banyak angka kematian di Italia? Karena Italia adalah negara kedua di Eropa yang menandatangani agreement dengan China lewat proyek BRI-nya.

Bahkan China, tempat dimana COVID-19 muncul ke permukaan, disaat peak season-nya, tingkat kematian hanya menyentuh angka 3%. Masih jauh dari angka 12%.

Dan yang kedua, para ahli biotek China dan Jepang berkali-kali mengatakan bahwa COVID-19 generasi pertama yang menghantam China dan negara-negara sekitarnya (Korea Selatan, Jepang, Hong Kong) serta korban yang terinfeksi dibelahan dunia lainnya, 99,9% merupakan genom Mongoloid.

Nah kalo China yang bergenom Mongoloid, yang awalnya disasar COVID-19 kini telah pulih, (karena mereka mengkonsumsi obat yang disebut Interferon Alpha 2B (IFNrec) yang didatangkan khusus dari Kuba), ngapain juga dunia harus panik plus pakai acara lockdown segala?

Ini artinya, status yang disematkan Tedros atas COVID-19 jelas mengada-ada alias lebay.

Apakah Tedros sebagai peniup pluit nggak punya agenda terselubung dibalik upayanya membuat situasi dunia panik? Tentu sebaliknya, Rudolfo.

Inilah yang akan saya ulas pada tulisan kedua ini.

19-25 September 2019. Bertempat di New York sebuah aliansi yang bernama ID2020 yang disponsori oleh World Economic Forum, mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi tentang Dampak Pembanguan Berkelanjutan dengan tema: “Rising to the Good ID Challenge”.

Nah hasil pertemuan tersebut kembali dimatangkan di Davos, Swiss pada Januari 2020 yang lalu.

Apa isi kesepakatan tersebut?

Mereka akan mengeluarkan platform identitas digital di seluruh dunia. Dan Bangladesh telah ditunjuk sebagai negara perintis yang akan menerapkan program tersebut pada tahun 2020 ini.

Saat WHO mengeluarkan status darurat pandemi global, apa kira-kira yang mungkin dilakukan sebagai antisipasinya? Tak lain adalah upaya vaksinasi global.

(Makanya, dalam analisa saya terdahulu, vaksin COVID-19 memang sejatinya sudah ada, tinggal dikeluarkan saja pada waktunya nanti.)

Vaksinasi global ini akan bersifat memaksa kepada semua orang karena status gawat daruratnya tadi. Kalo perlu pakai bantuan pihak berwajib atau kalo perlu militer, sekalian. Yang nggak mau divaksinasi, maka harus siap dijebloskan ke penjara atau didenda, karena telah melanggar UU darurat.

Dan kalo sudah bicara vaksinasi global, siapa yang diuntungkan secara ekonomis dengan proyek dunia tersebut? Tak lain adalah Big Pharma dan GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunisation). Siapa mereka, saya pernah mengulasnya. (baca disini)

Mungkin kalo kita yakin bila yang disuntikkan nanti hanya vaksin COVID-19 doang, kita bisa mahfum. Tapi kalo ada material yang lain?

Misalnya vaksin tersebut diberikan dengan tujuan terselubung yaitu untuk kontrol populasi dunia yang mulai nggak terkendali jumlahnya.

Dimasa depan, tiba-tiba muncul penyakit misterius yang bisa mengakibatkan orang-orang mati mendadak atau kejadian dimana para wanita kemudian mendadak mandul tanpa hal yang bisa dinalar akal sehat.

Kita patut curiga, mengingat Bill Gates merupakan seorang penyokong aliran kontrol over populasi.

Hal ini jadi klop saat Aliansi ID2020 merekomendasikan vaksinasi sebagai platform identitas digital.

Teknisnya?

Yang paling mungkin adalah bersamaan dengan proses vaksinasi tersebut, chip nano juga disuntikkan pada tubuh manusia. Chip nano inilah yang kelak digunakan sebagai penanda digital dengan sistem biometrik.

Tujuannya apalagi selain kontrol atas data pribadi orang diseluruh dunia. Dan yang terlebih penting adalah kontrol atas uang digital yang semuanya akan terkoneksi lewat digital ID tadi.

Jadi kalo ada orang yang berani bertindak menentang arus mainstream, maka virus dorman yang telah disuntikkan lewat vaksinasi tadi, akan diaktivasi dan orang tersebut bisa mati seketika. Atau mungkin juga rekening korannya di bank diblokir sehingga dia nggak bisa ngapa-ngapain lagi.

Jangan heran bila Dr. Tadros lewat WHO jauh-jauh hari sudah mengumandangkan seruan penggunaan uang digital sebagai pengganti uang konvensional. “Penggunaan uang (terutama uang kertas) dapat meningkatkan penyebaran virus Corona,” begitu kurlebnya.

Sampai sini paham ya, skenario yang mungkin dijalankan ke depannya.

Makanya, saya berkepentingan untuk memberi dukungan moril buat Jokowi untuk menentang upaya WHO untuk menetapkan status gawat darurat pandemi COVID-19. Dengan menetapkan status tersebut, maka akan membuka jalan badan kesehatan dunia tersebut untuk mengobok-obok Indonesia.

Ada baiknya pakde justru menggandeng China yang sudah berhasil keluar dari jebakan batman yang dibuat oleh Amrik. Setidaknya, dengan merapat ke China, langkah antisipasinya sudah berada pada jalur yang tepat.

Hopefully, this disaster will be overcome soon.

 

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah mantan Aktivis 98 GEMA IPB)

Water Fasting

Water fasting atau diet air putih adalah metode diet yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi air putih tanpa mengonsumsi makanan atau minuman lain. Namun, Anda perlu berhati-hati, karena diet ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar.

Water fasting merupakan salah satu metode diet yang banyak diterapkan untuk mengurangi berat badan, menghilangkan racun dalam tubuh, hingga sebagai persiapan sebelum operasi. Selama menjalani diet ini, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman apa pun kecuali air putih, sehingga tidak ada kalori yang masuk ke dalam tubuh. Mengapa air putih? Karena selain tidak mengandung kalori, air putih juga terbukti sangat baik untuk kesehatan.

Metode Diet Water Fasting, Manfaat dan Bahayanya - Alodokter

Apa Saja Manfaat Diet Water Fasting?

Berikut ini adalah beragam manfaat yang dapat diperoleh dengan menjalani diet water fasting:

Ketika Anda tidak memperoleh asupan kalori selama 24 jam atau lebih, maka berat badan dapat turun 0,9 kg per hari. Selain itu, asupan air putih sebanyak 2 liter juga bisa membakar hingga 100 kalori per hari.

Namun, Anda tidak perlu khawatir tubuh Anda akan terasa lemas akibat tidak mendapatkan energi dari kalori, karena awalnya energi masih dapat diperoleh dari pemecahan glikogen yang berperan sebagai cadangan karbohidrat.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker

Beberapa penelitian menyatakan bahwa water fasting dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung. Tak hanya itu, menjalani diet water fasting juga diyakini dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

3. Menurunkan risiko diabetes

Diet water fasting dapat menurunkan risiko Anda terkena diabetes, karena tubuh tidak mendapat asupan gula dari makanan maupun minuman.

Selain itu, metode diet ini juga berperan dalam meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Insulin merupakan hormon yang berperan untuk mengatur kadar gula darah. Meningkatnya sensitivitas tubuh terhadap insulin bisa mencegah kenaikan kadar gula darah secara berlebihan.

4. Menurunkan tekanan darah

Water fasting yang dilakukan di bawah pengawasan dokter dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sebuah studi menyatakan bahwa 82-90% orang mengalami penurunan tekanan darah setelah melakukan water fasting selama 10-14 hari.

Apa Saja Bahaya Diet Water Fasting?

Selain manfaat yang beragam, water fasting ternyata juga berbahaya jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut ini adalah beberapa dampak buruk dari diet water fasting:

1. Kekurangan Gizi

Karena tidak ada asupan makanan atau minuman lain selain air putih, maka tubuh berisiko mengalami malnutrisi akibat tidak ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Padahal, nutrisi yang mencakup protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat berfungsi dengan baik.

Oleh sebab itu, metode diet ini tidak dianjurkan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

2. Dehidrasi

Walau terdengar aneh, water fasting dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi. Hal ini terjadi karena 20-30% asupan cairan tubuh sebenarnya berasal dari makanan. Oleh sebab itu, meskipun Anda mengonsumsi jumlah air yang sama, tubuh Anda tetap akan kekurangan cairan.

Gejala yang dapat muncul, yaitu pusing, mual, nyeri kepala, dan sembelit. Untuk menghindari dehidrasi, Anda disarankan untuk minum lebih banyak daripada biasanya.

3. Hipotensi ortostatik

Hipotensi ortostatik merupakan kondisi yang sering dialami oleh orang yang menjalani water fasting. Hipotensi ortostatik adalah penurunan tekanan darah mendadak yang terjadi saat seseorang tiba-tiba berdiri dari posisi duduk atau berbaring, sehingga menimbulkan rasa pusing dan seperti mau pingsan.

Bagaimana Cara Melakukan Diet Water Fasting?

Meski belum ada aturan yang pasti mengenai cara melakukan diet water fasting yang benar, namun agar diet ini tidak malah membahayakan kesehatan Anda, ikutilah beberapa fase berikut ini:

Fase pradiet

Apabila Anda belum pernah melakukan water fasting sebelumnya, persiapkan diri Anda 3-4 hari sebelumnya dengan makan dalam porsi kecil atau melakukan puasa beberapa jam dalam sehari.

Fase diet (24-72 jam)

Selama diet berlangsung, Anda dianjurkan untuk minum 2-3 liter air putih per hari. Diet ini dapat dilakukan selama 24-72 jam dan sebaiknya tidak dilakukan lebih dari jangka waktu tersebut tanpa pengawasan dokter, karena dapat berbahaya bagi kesehatan.

Sebaiknya, hindari aktivitas yang membutuhkan fokus penuh, seperti mengendarai kendaraan atau mengemudikan alat berat, untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera.

Fase pascadiet

Saat mengakhiri diet, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan kecil atau jus. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan asupan makanan secara perlahan. Hal ini dilakukan untuk mencegah refeeding syndrome yang merupakan kondisi fatal saat tubuh mengalami perubahan cairan dan elektrolit secara cepat.

Fase ini normalnya berlangsung dalam sehari. Namun, semakin lama durasi diet yang Anda jalani, semakin lama juga waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk beradaptasi sebelum dapat mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.

Water fasting termasuk diet yang tergolong berat, sehingga tidak semua orang boleh melakukan metode diet ini. Diet water fasting tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, lansia, serta orang yang menderita penyakit tertentu, misalnya gagal ginjal, asam urat, maag, atau gangguan makan.

Konsultasikan kembali dengan dokter spesialis gizi mengenai diet sehat yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Dokter juga akan menyarankan Anda untuk menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bernutrisi, rutin berolahraga, dan menghentikan kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol.

Jumat, 06 Maret 2020

Tentang Tionghoa

Kebiasaan Luhur Dari Etnis Tionghoa di Indonesia
......
Darimana orang Tionghoa di Indonesia mendapatkan dana operasional, bagi keberlangsungan beragam aktifitas sosial mereka?
Sekolah, Universitas (Seperti untuk Universitas Diponegoro), Rumah Sakit (Sebagai contoh, R.S. Husada dan Sumber Waras), Rumah Ibadah dan berbagai Kegiatan Sosial lainnya, yang tentu saja diperlukan biaya teramat besar.
Masyarakat Tionghoa memiliki paguyuban2 yang menghimpun dana dari para anggotanya... urusan sumbang menyumbang, mereka sulit dicari tandingannya..... 
Tak habis pikir kita, bagaimana mereka menyisihkan uang demi terwujudnya Universitas Diponegoro? Bagaimana mereka mengajar ribuan mahasiswa, tanpa mau dibayar?
Bagaimana mereka membangun R.S Husada (Jang Seng Ie)? Bagaimana para dokter dan perawatnya, bekerja secara cuma2, demi kesembuhan puluhan ribu pasien tak mampu?
Dan banyak lagi contoh lainnya...
......
Adakah dana tersebut hanya berasal dari orang2 kaya raya?
Tentu tidak!
Saya mendapatkan keterangan sangat berarti bagaimana orang yang sangat kaya, yaitu pemilik balsem Cap Macan, Auw Boen Hauw, harus merayu Dr Kwa Tjoan Sioe, sebagai pendiri R.S Jang Seng Ie (Husada) agar mau menerima sumbangan darinya.
Dr Kwa, mulanya menolak, tapi akhirnya setuju, ketika Auw Boen Hauw memberikan pandangan, bahwa dengan menerima sumbangannya, maka Dr Kwa dapat membangun paviliun, agar orang kaya dapat datang dan mau berobat di rumahsakitnya, lalu uang biaya pengobatan dari orang2 kaya tersebut dapat dipakai untuk mengobati lebih banyak lagi orang2 miskin.... Luar biasa bukan? 

(Keterangan ini, merupakan informasi yang disampaikan langsung kepada saya, oleh Ibu Myra Sidharta, tokoh senior peneliti Peranakan Tionghoa di Indonesia) juga diperkuat oleh keterangan dari buku karangan Prof Leo Suryadinata, Prominent Indonesian Chinese.
......
Sumbangan, tidak hanya secara kolektif tapi juga menjadi kebiasaan masing2 pribadi...
Dari sanalah dana terkumpul dan disalurkan untuk berbagai aktifitas sosial.
Dua contoh yang dapat kita temukan dan simpan, adalah:
1. "undangan pesta  perkawinan"  yang dimuat dalam Harian Pos Indonesia, 28 Februari 1960.
Tertulis disana,
Antaran sangat kami harapkan supaya diberikan dalam bentuk uang saja, karena maksud kami akan diserahkan seluruhnya (seluruhnya!, saya), bersama dengan biaya perayaan yang kami hematkan (hematkan!, saya), kepada:
Palang Merah Indonesia Cabang Jakarta
RS. Jang Seng Ie
RS. Sin Ming Hui
2. "Foto perayaan pernikahan antara Miss Tjwa Kiem Hwa dengan Tuan Tjeng Ho Seng" dalam halaman foto majala "Star Magazine", 15 Februari 1941.
Dengan keterangan,
Sumbangan 555 Gulden didermakan pada Tjin Tjai Hwee (75%) dan THHK (25%) 
......
Jejak karya sosial masyarakat tionghoa di Indonesia, menembus sekat2 suku, agama, ras dan golongan sosial.. inilah implementasi dari tindakan anti SARA yang sesungguhnya.
Indonesia memang luar biasa!
.......
#azmiabubakar
#salampersaudaraanindonesia
#museumpustakaperanakanindonesia

Koleksi Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Senin, 17 Februari 2020

teori hidup sehat

W A J I B   B A C A

ELIZABETH HOSPITAL HONG KONG, CLINICAL ONCOLOGY*, Dr. Tang Zhi Cong menulis :

Manusia jika selama Limpa, Hati, Usus, Ginjal, ke-4 nya sehat fungsional, anda tidak pernah bisa kena Kanker, Diabetes, penyakit Jantung &  Tekanan darah tinggi. 

Limpa, harus sehat. Jika sakit, Anda harus mengembalikan fungsi Limpa dengan diet total. 
Makan 3x sehari harus mengkonsumsi yang mengandung biji2an lebih dari 50%. 

Biji-bijian adalah : 
Kacang Merah, Kedelai, 
Kacang Hijau, 
Barley (kacang jali) & 
Biji teratai. 
Ini adalah kategori biji2an. 
Dengan cara makan seperti ini, maka hati & Limpa akan menjadi sehat.

Limpa membentuk darah. 
Ada 2 waktu penting : 
pk.24:00 tengah & 
pk.12.00 siang. 
Anda harus beristirahat dengan benar.

Zaman sekarang banyak orang punya Hati yang sakit. 
Mengapa?
*Karena tidur larut malam. 
*Makan makanan gorengan. Temperamen buruk. Ketiganya adalah pembunuh utama HATI. 
Hati yang terbungkus lemak, apakah Anda makan yang berminyak? 
Minyak membungkus Hati. Fungsi Hati benar2 hilang. 
Kita tidak boleh makan yang terlalu berminyak.

Ketika kita merasa tidak enak badan, maka segera harus diperbaiki. Tubuh memberikan signal dengan rasa sakit.
Karena ada rasa sakit, maka kita harus segera mengubah gaya hidup.

Setiap pagi, apakah Anda merasa sangat sulit di toilet?
Asupan serat dalam tubuh Anda sama sekali tidak memadai.
Asal mula semua penyakit dimulai dari Usus besar Anda yangg tidak ekstraksi secara normal.
Jika Usus Anda sangat baik, maka Anda pasti dibangunkan dengan gerakan Usus besar. Mobilitas Usus akan membangunkan Anda, mengapa?
Karena Usus besar paling aktif antara pk. 5-7 pagi. Itulah mengapa kita mengatakan kepada pasien Kanker utk tidur pk. 9 malam. Karena Usus Anda akan alami peristaltik pada pk.6-7 pagi & akan membangunkan Anda untuk segera ke toilet.
Berapa kalikah Anda ke toilet setiap hari? 

Ingat : 
Jika 4 atau 5 hari sekali ke toilet, itu disebut Sembelit parah. 
Jika 2 atau 3 hari sekali ke toilet, ini disebut Sembelit moderat. 
Jika tiap hari ke toilet disebut Sembelit ringan.

Makanan masuk ke dalam tubuh 12 jam dan tidak keluar akan membentuk racun. 
Karena racun tidak dibuang, maka Usus besar kita akan menyerap racun. Setelah penyerapan melalui pembuluh darah, racun dikirim ke Hati. Buruk! Menyebabkan Hati jadi rusak, masalah menjadi serius.
Hati yang buruk ada hubungan langsung dengan Usus besar. Asalkan Usus besar berfungsi baik, maka hati juga akan baik. Juga diikuti pemulihan sistem kekebalan tubuh, & darah mengalir ke Jantung menjadi bersih. Jadi penyakit apapun tidak mudah mengganggu.

Ketika seseorang merasa mudah lelah setiap hari, maka menandakan Anda memiliki masalah dengan fungsi Hati, & darah tidak memiliki cara yang baik mengalir kembali ke Hati!

Kesehatan Anda tergantung pada apa?
Waktu tidur, Limpa mengumpulkan darah ke Hati untuk detoksifikasi. Setelah detoksifikasi, darah bersih dikirim ke Jantung. Kemudian dari jantung mengalir ke seluruh tubuh. Anda bisa mendapatkan nutrisi dan menjadi sehat.

Sayangnya, Limpa manusia modern banyak timbul masalah. Limpa itu sendiri tidak mengumpulkan darah. 
Hanya 1 cara yang paling menyehatkan Limpa, yaitu mengkonsumsi  biji2an. Tetapi mengapa tubuh manusia modern begitu buruk? 
Tubuh banyak menimbulkan penyakit? Karena tidak makan biji2an lagi, malahan makan 
Hamburger, 
Ayam goreng, 
Steak, 
Kentang goreng & NASI PUTIH. Seharusnya Anda makan makanan yang asli Tuhan ciptakan. Pastikan untuk makan biji2an asli, misalnya BERAS MERAH.

Pemulihan atas keempat fungsi, maka penderitaan jauh dari kita.
Rajin membacanya beberapa kali! 
Jaga diri.

Minggu ini adalah minggu pertemanan sedunia. Jika Anda bersedia, silakan sebarkan informasi ini ke semua teman Anda termasuk saya.

Pada waktu sebagian besar orang yang cuma memperhatikan kesuksesan Anda, tapi ada sebagian kecil orang yang peduli akan kondisi kesehatan anda.  
Itulah persahabatan yang baik.
Tak peduli seberapa sibuk harus tetap bisa mengurus diri sendiri,

Hidup persahabatan dunia !
Teman2, meskipun tidak sering kontak, tetapi selalu diingat.

Ingat berbaju tebal ketika dingin.
Minum teh, susu dikurangi. 
Jangan makan roti baru dipanggang.  
Jauhkan diri dr sumber listrik pengisi Baterei. 
Minum 2-4 liter air,  (sesuai kemampuan) air murni sepanjang hari. Malam minum sedikit. 
Sehari jangan minum lebih dari 2 cangkir kopi.
Kurangi makanan yang berlemak. 
Tidur terbaik dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi.
Setelah jam 5 sore tidak makan berlebihan. 
Minum arak tidak lebih dari secangkir sehari.
Jangan makan kapsul dengan air dingin. 
1/2 jam setelah minum obat langsung tidur.
Kurang tidur 8 jam akan membuat Anda jadi bodoh. 
Kebiasaan tidur siang tidak mudah jadi tua.
Jangan menelpon bila baterai ponsel Anda sisa 1 strip, karena radiasi sel akan menjadi 1000 kali.
Terima telepon pakai telinga kiri, kerena dengan telinga kanan akan langsung merusak otak.

Pesan penting, Utamakan kesehatan.

DUA HAL DASAR :
1) Ketemu masalah santai saja, 
2) Melihat peristiwa dunia tenang saja.

TIGA LUPA :
1) Lupakan usia Anda
2) Lupakan masa lalu
3) Llupakan dendam

EMPAT MEMILIKI :
Tak peduli seberapa lemah atau kuat Anda, harus ada :
1) Miliki orang yang benar2 mencintaimu
2) Miliki teman karib
3) Miliki karir yang terus ke atas,
4) Miliki rumah huni yang hangat.

LIMA UNTUK :
1) Bernyanyi
2) Berolah raga
3) Bersyukur
4) Bersuka cita dan 
5) Berbagi

ENAM JANGAN :
1) Jangan tunggu lapar baru makan,
2) Jangan tunggu haus baru minum,
3) Jangan tunggu ngantuk baru tidur,
4) Jangan tunggu lelah baru istirahat,  
5)  *Jangan tunggu sakit baru periksa dokter* 
6) Jangan tunggu tua baru menyesal.

Setelah membaca ini, kirimlah ke teman Anda yang Anda sayangi. Tuhan memberkati kita semua...!🙏

25 year ago

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*,

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴇᴠᴇʀʏᴏɴᴇ ᴡᴀɴᴛᴇᴅ ᴛᴏ ʜᴀᴠᴇ ᴄʜɪʟᴅʀᴇɴ. ᴛᴏᴅᴀʏ ᴍᴀɴʏ ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ᴀʀᴇ ᴀғʀᴀɪᴅ ᴏғ ʜᴀᴠɪɴɢ ᴄʜɪʟᴅʀᴇɴ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴄʜɪʟᴅʀᴇɴ ʀᴇsᴘᴇᴄᴛᴇᴅ ᴛʜᴇɪʀ ᴘᴀʀᴇɴᴛs. ɴᴏᴡ ᴘᴀʀᴇɴᴛs ʜᴀᴠᴇ ᴛᴏ ʀᴇsᴘᴇᴄᴛ ᴛʜᴇɪʀ ᴄʜɪʟᴅʀᴇɴ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴍᴀʀʀɪᴀɢᴇ ᴡᴀs ᴇᴀsʏ ʙᴜᴛ ᴅɪᴠᴏʀᴄᴇ ᴡᴀs ᴅɪғғɪᴄᴜʟᴛ. ɴᴏᴡᴀᴅᴀʏs ɪᴛ ɪs ᴅɪғғɪᴄᴜʟᴛ ᴛᴏ ɢᴇᴛ ᴍᴀʀʀɪᴇᴅ ʙᴜᴛ ᴅɪᴠᴏʀᴄᴇ ɪs sᴏ ᴇᴀsʏ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴡᴇ ɢᴏᴛ ᴛᴏ ᴋɴᴏᴡ ᴀʟʟ ᴛʜᴇ ɴᴇɪɢʜʙᴏʀs. ɴᴏᴡ ᴡᴇ ᴀʀᴇ sᴛʀᴀɴɢᴇʀs ᴛᴏ ᴏᴜʀ ɴᴇɪɢʜʙᴏʀs.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ʜᴀᴅ ᴛᴏ ᴇᴀᴛ ᴀ ʟᴏᴛ ʙᴇᴄᴀᴜsᴇ ᴛʜᴇʏ ɴᴇᴇᴅᴇᴅ ᴛʜᴇ ᴇɴᴇʀɢʏ ᴛᴏ ᴡᴏʀᴋ ʜᴀʀᴅ. ɴᴏᴡ ᴡᴇ ᴀʀᴇ ᴀғʀᴀɪᴅ ᴛᴏ ᴇᴀᴛ ғᴀᴛᴛʏ ғᴏᴏᴅs ғᴏʀ ғᴇᴀʀ ᴏғ ᴛʜᴇ ᴄʜᴏʟᴇsᴛᴇʀᴏʟ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴠɪʟʟᴀɢᴇʀs ᴡᴇʀᴇ ғʟᴏᴄᴋɪɴɢ ᴛᴏ ᴛʜᴇ ᴄɪᴛʏ ᴛᴏ ғɪɴᴅ ᴊᴏʙs. ɴᴏᴡ ᴛʜᴇ ᴛᴏᴡɴ ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ᴀʀᴇ ғʟᴇᴇɪɴɢ ғʀᴏᴍ ᴛʜᴇ sᴛʀᴇss ᴛᴏ ғɪɴᴅ ᴘᴇᴀᴄᴇ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴇᴠᴇʀʏᴏɴᴇ ᴡᴀɴᴛᴇᴅ ᴛᴏ ʙᴇ ғᴀᴛ ᴛᴏ ʟᴏᴏᴋ ʜᴀᴘᴘʏ ... ɴᴏᴡᴀᴅᴀʏs ᴇᴠᴇʀʏᴏɴᴇ ᴅɪᴇᴛs ᴛᴏ ʟᴏᴏᴋ ʜᴇᴀʟᴛʜʏ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ʀɪᴄʜ ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ᴘʀᴇᴛᴇɴᴅᴇᴅ ᴛᴏ ʙᴇ ᴘᴏᴏʀ. ɴᴏᴡ ᴛʜᴇ ᴘᴏᴏʀ ᴀʀᴇ ᴘʀᴇᴛᴇɴᴅɪɴɢ ᴛᴏ ʙᴇ ʀɪᴄʜ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴏɴʟʏ ᴏɴᴇ ᴘᴇʀsᴏɴ ᴡᴏʀᴋᴇᴅ ᴛᴏ sᴜᴘᴘᴏʀᴛ ᴛʜᴇ ᴡʜᴏʟᴇ ғᴀᴍɪʟʏ. ɴᴏᴡ ᴀʟʟ ʜᴀᴠᴇ ᴛᴏ ᴡᴏʀᴋ ᴛᴏ sᴜᴘᴘᴏʀᴛ ᴏɴᴇ ᴄʜɪʟᴅ.

*25 ʏᴇᴀʀs ᴀɢᴏ*, ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ʟᴏᴠᴇᴅ ᴛᴏ sᴛᴜᴅʏ ᴀɴᴅ ʀᴇᴀᴅ ʙᴏᴏᴋs ... ɴᴏᴡ ᴘᴇᴏᴘʟᴇ ʟᴏᴠᴇ ᴛᴏ ᴜᴘᴅᴀᴛᴇ ғᴀᴄᴇʙᴏᴏᴋ ᴀɴᴅ ʀᴇᴀᴅ ᴛʜᴇɪʀ ᴡʜᴀᴛsᴀᴘᴘ ᴍᴇssᴀɢᴇs.

ɪ ʀᴇᴄᴇɪᴠᴇᴅ ᴛʜɪs ʀᴇᴀʟɪsᴛɪᴄ ᴍᴇssᴀɢᴇ ғʀᴏᴍ ᴏɴᴇ ᴏғ ᴍʏ ғʀɪᴇɴᴅ ᴀɴᴅ ᴏɴ ʀᴇᴀʟɪᴢɪɴɢ ᴛʜᴀᴛ ɪᴛ's ʜᴀʀᴅ ғᴀᴄᴛ ғᴏʀ ᴛᴏᴅᴀʏ's ʟɪғᴇ ɪ ᴀᴍ ғᴏʀᴡᴀʀᴅɪɴɢ ᴛᴏ ᴀʟʟ ᴍʏ ғʀɪᴇɴᴅs.

Rabu, 12 Februari 2020

teori hidup sehat

W A J I B   B A C A

ELIZABETH HOSPITAL HONG KONG, CLINICAL ONCOLOGY*, Dr. Tang Zhi Cong menulis :

Manusia jika selama Limpa, Hati, Usus, Ginjal, ke-4 nya sehat fungsional, anda tidak pernah bisa kena Kanker, Diabetes, penyakit Jantung &  Tekanan darah tinggi. 

Limpa, harus sehat. Jika sakit, Anda harus mengembalikan fungsi Limpa dengan diet total. 
Makan 3x sehari harus mengkonsumsi yang mengandung biji2an lebih dari 50%. 

Biji-bijian adalah : 
Kacang Merah, Kedelai, 
Kacang Hijau, 
Barley (kacang jali) & 
Biji teratai. 
Ini adalah kategori biji2an. 
Dengan cara makan seperti ini, maka hati & Limpa akan menjadi sehat.

Limpa membentuk darah. 
Ada 2 waktu penting : 
pk.24:00 tengah & 
pk.12.00 siang. 
Anda harus beristirahat dengan benar.

Zaman sekarang banyak orang punya Hati yang sakit. 
Mengapa?
*Karena tidur larut malam. 
*Makan makanan gorengan. Temperamen buruk. Ketiganya adalah pembunuh utama HATI. 
Hati yang terbungkus lemak, apakah Anda makan yang berminyak? 
Minyak membungkus Hati. Fungsi Hati benar2 hilang. 
Kita tidak boleh makan yang terlalu berminyak.

Ketika kita merasa tidak enak badan, maka segera harus diperbaiki. Tubuh memberikan signal dengan rasa sakit.
Karena ada rasa sakit, maka kita harus segera mengubah gaya hidup.

Setiap pagi, apakah Anda merasa sangat sulit di toilet?
Asupan serat dalam tubuh Anda sama sekali tidak memadai.
Asal mula semua penyakit dimulai dari Usus besar Anda yangg tidak ekstraksi secara normal.
Jika Usus Anda sangat baik, maka Anda pasti dibangunkan dengan gerakan Usus besar. Mobilitas Usus akan membangunkan Anda, mengapa?
Karena Usus besar paling aktif antara pk. 5-7 pagi. Itulah mengapa kita mengatakan kepada pasien Kanker utk tidur pk. 9 malam. Karena Usus Anda akan alami peristaltik pada pk.6-7 pagi & akan membangunkan Anda untuk segera ke toilet.
Berapa kalikah Anda ke toilet setiap hari? 

Ingat : 
Jika 4 atau 5 hari sekali ke toilet, itu disebut Sembelit parah. 
Jika 2 atau 3 hari sekali ke toilet, ini disebut Sembelit moderat. 
Jika tiap hari ke toilet disebut Sembelit ringan.

Makanan masuk ke dalam tubuh 12 jam dan tidak keluar akan membentuk racun. 
Karena racun tidak dibuang, maka Usus besar kita akan menyerap racun. Setelah penyerapan melalui pembuluh darah, racun dikirim ke Hati. Buruk! Menyebabkan Hati jadi rusak, masalah menjadi serius.
Hati yang buruk ada hubungan langsung dengan Usus besar. Asalkan Usus besar berfungsi baik, maka hati juga akan baik. Juga diikuti pemulihan sistem kekebalan tubuh, & darah mengalir ke Jantung menjadi bersih. Jadi penyakit apapun tidak mudah mengganggu.

Ketika seseorang merasa mudah lelah setiap hari, maka menandakan Anda memiliki masalah dengan fungsi Hati, & darah tidak memiliki cara yang baik mengalir kembali ke Hati!

Kesehatan Anda tergantung pada apa?
Waktu tidur, Limpa mengumpulkan darah ke Hati untuk detoksifikasi. Setelah detoksifikasi, darah bersih dikirim ke Jantung. Kemudian dari jantung mengalir ke seluruh tubuh. Anda bisa mendapatkan nutrisi dan menjadi sehat.

Sayangnya, Limpa manusia modern banyak timbul masalah. Limpa itu sendiri tidak mengumpulkan darah. 
Hanya 1 cara yang paling menyehatkan Limpa, yaitu mengkonsumsi  biji2an. Tetapi mengapa tubuh manusia modern begitu buruk? 
Tubuh banyak menimbulkan penyakit? Karena tidak makan biji2an lagi, malahan makan 
Hamburger, 
Ayam goreng, 
Steak, 
Kentang goreng & NASI PUTIH. Seharusnya Anda makan makanan yang asli Tuhan ciptakan. Pastikan untuk makan biji2an asli, misalnya BERAS MERAH.

Pemulihan atas keempat fungsi, maka penderitaan jauh dari kita.
Rajin membacanya beberapa kali! 
Jaga diri.

Minggu ini adalah minggu pertemanan sedunia. Jika Anda bersedia, silakan sebarkan informasi ini ke semua teman Anda termasuk saya.

Pada waktu sebagian besar orang yang cuma memperhatikan kesuksesan Anda, tapi ada sebagian kecil orang yang peduli akan kondisi kesehatan anda.  
Itulah persahabatan yang baik.
Tak peduli seberapa sibuk harus tetap bisa mengurus diri sendiri,

Hidup persahabatan dunia !
Teman2, meskipun tidak sering kontak, tetapi selalu diingat.

Ingat berbaju tebal ketika dingin.
Minum teh, susu dikurangi. 
Jangan makan roti baru dipanggang.  
Jauhkan diri dr sumber listrik pengisi Baterei. 
Minum 2-4 liter air,  (sesuai kemampuan) air murni sepanjang hari. Malam minum sedikit. 
Sehari jangan minum lebih dari 2 cangkir kopi.
Kurangi makanan yang berlemak. 
Tidur terbaik dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi.
Setelah jam 5 sore tidak makan berlebihan. 
Minum arak tidak lebih dari secangkir sehari.
Jangan makan kapsul dengan air dingin. 
1/2 jam setelah minum obat langsung tidur.
Kurang tidur 8 jam akan membuat Anda jadi bodoh. 
Kebiasaan tidur siang tidak mudah jadi tua.
Jangan menelpon bila baterai ponsel Anda sisa 1 strip, karena radiasi sel akan menjadi 1000 kali.
Terima telepon pakai telinga kiri, kerena dengan telinga kanan akan langsung merusak otak.

Pesan penting, Utamakan kesehatan.

DUA HAL DASAR :
1) Ketemu masalah santai saja, 
2) Melihat peristiwa dunia tenang saja.

TIGA LUPA :
1) Lupakan usia Anda
2) Lupakan masa lalu
3) Llupakan dendam

EMPAT MEMILIKI :
Tak peduli seberapa lemah atau kuat Anda, harus ada :
1) Miliki orang yang benar2 mencintaimu
2) Miliki teman karib
3) Miliki karir yang terus ke atas,
4) Miliki rumah huni yang hangat.

LIMA UNTUK :
1) Bernyanyi
2) Berolah raga
3) Bersyukur
4) Bersuka cita dan 
5) Berbagi

ENAM JANGAN :
1) Jangan tunggu lapar baru makan,
2) Jangan tunggu haus baru minum,
3) Jangan tunggu ngantuk baru tidur,
4) Jangan tunggu lelah baru istirahat,  
5)  *Jangan tunggu sakit baru periksa dokter* 
6) Jangan tunggu tua baru menyesal.

Setelah membaca ini, kirimlah ke teman Anda yang Anda sayangi. Tuhan memberkati kita semua...!🙏

Kamis, 06 Februari 2020

馳援

馳援

屈頴妍
2020-02-06 

  最近學了一個新詞,叫做「馳援」。

  有留意疫情的人,會發現內地抗疫消息常常提到這個字,如「全國大學最好的醫療專家馳援武漢……」。過去好多天災人禍,用的都是「支援」、「救援」、「支持」等字眼,但這次,卻幾乎眾口一致地「馳援」,到底,這中間差了點甚麼?

  馳援,有種風馳電掣、星夜救援的逼切感覺,更有點古裝片對白:「軍情緊急,八百里加急快馬」的戰爭意味。這個近年內地流行的潮語「馳援」,本來出現在金融市場,指的是國有資本大力出手接盤這動作,今次在新型冠狀病毒疫情中用上這字,或多或少,是反映這不但是一個救援行為,還是一場國家級的戰事。

  馳援,有奔赴救援的動感,有「前線已彈盡援絕,急需後方馳援」的含意,無論支援還是救援,都要更緊逼、更快速,甚至有更深遠的戰略意義,是一種國家行為。於是,許多人馳援去武漢醫院、馳援去研發解藥、馳援去建隔離醫院、馳援去做速遞小哥、馳援去當義載車隊……馳援,是四方八面的,也是中國制度優越的精采演繹。

  因為這種馳援精神,各地短短五日就派出六千多名醫護馳援武漢抗疫,短短一星期馳援武漢的技工就建成隔離病者的「火神山醫院」……當今世上,看來只有中國的制度,能成功號召全國集中力量辦大事,那個馳援行動,上下一心,眾志成城,環顧世界,我相信沒一個西方國家辦得到。

  常說,要揚名立萬,就要一個厲害對手,需要一個高難度戰場。當年「華為」如果不是遇上特朗普、不是苦了孟晚舟,世界都不知道,原來「華為」這麼厲害,原來中國的5G科技已經走在最前。同樣,如果武漢不是遇上新病毒,世界未必看到,原來中國這制度運行起來,是這麼高效、這麼厲害。當英國人在驚歎我們七天建成一間醫院,他們可能要七年才決定建一間醫院的時候,大家心底一定會反思,行之已久的西方制度,有需要重新審視嗎?

https://hd.stheadline.com/news/columns/398/20200206/832029/專欄-人生馬拉松-馳援

Rabu, 05 Februari 2020

virus Corona dan Bisnis

Virus Corona dan Bisnis MULTITRILIUN
(Essay Minggu)
By Babo EJB
Saya orang bisnis yang terbiasa berpikir praktis dan langsung ke pokok persoalan. Contoh kalau omzet menurun, semua direksi bisa saja punya sudut pandang berbeda. Direktur keuangan bilang karena bagian marketing tidak efektif melaksanakan anggaran promosi. 
Direktur marketing bilang, oh itu karena anggaran promosi terlalu kecil. Direktur SDM bilang, itu karena tenaga sales tidak qualified menghadapi tantangan akibat kompetisi. Kalau saya mendengar semua mereka yang bicara, saya tidak akan bisa membuat keputusan yang benar. 
Itu sama dengan Abunawas bersama keledainya.  Ditunggangi salah, engga ditunggangi lebih salah. Semua salah. Saya focus kepada 4 P ( price, product, promotion, place). Dari keempat itu saya bisa tahu dari mana asalnya omzet turun. Karenanya saya butuh data riset lengkap, bukan data persepsi 
Ternyata kerja para ahli virus (virologi), juga sama. Mereka tidak bisa menentukan vaksin yang tepat kalau mereka tidak tahu sejarah virus tersebut. Dari mana asalnya. Gimana lahirnya. Bagaimana proses kelahiran virus itu. Bagaiaman proses penyebarannya. 
Seperti halnya virus corona. Itu ada beragam jenis virus, seperti kita manusia beragam suku bangsa. Setiap kasus orang terinfeksi virus dipelajari dengan seksama jenis gen nya. Hebatnya pada 10 Januari, para ilmuwan di Cina sudah mampu mempetakan secara detail dan mengurutkan genom virus. 
Itu  hanya sebulan setelah laporan 8 Desember dari kasus pneumonia pertama dari virus yang tidak dikenal di Wuhan. Itu berkat biotekhnologi yang semakin maju di abad 21 ini.
Kecepatan China mengurutkan genom virus ini, sama hebatnya dengan kecepatan China membangun rumah sakit khusus korban virus corona. Tidak ada satupun negara yang bisa tandingi ilmuwan china soal ini. 
Saya yakin, setelah kasus ini mendunia, dan China berhasil mengantisipai virus ini, maka China akan menjadi raksasa di bidang tekhonologi Pharmasi. Ini akan menjadi pergeseran cepat penguasaan pharmasi dari dunia Barat ke China. Wabah ini menjadi promosi dahsat China di panggung dunia tentang kehebatan mereka dalam riset biotekkhnologi. 
Dunia boleh resesi tetapi tidak ada negara yang mengurangi anggaran kesehatan. Tidak ada embargo produk kesehatan. Tidak ada manusia berpikir takut keluar uang kalau sakit. Apapun dikorbankan. Di sinilah business multi triliiun dollar.
Kembali kepada cerita awal. Setelah mengetahui secara detail semua hal tentang Viruscorona, Ilmuwan China bisa mengetahui cara bagaimana Virus itu masuk kedalam tubuh manusia. Darimana pintu mereka masuk?. Ternyata , virus corona memasuki sel manusia menggunakan pintu yang sama dengan dilakukan oleh virus SARS. 
Apa itu? Disebut angiotensin converting enzyme 2 (ACE2). Pintu tersebut adalah reseptor yang pertama kali ditempati oleh "spike protein" pada permukaan virus dan kemudian memungkinkan virus untuk berfusi dengan sel inang. Nah China temukan obat memblokir pintu masuk virus itu. Sudah diuji coba kepada beberapa pasien. Terbukti kini, banyak yang kena virus  corona banyak pula yang sudah sembuh. 
Kalau wabah virus corona ini sudah bisa diatasi. Maka para ilmuwan China akan punya proyek yang berkesinambungan untuk terus menambahkan urutan genom 2019-nCoV. Ya namanya virus itu punya kemampuan bermutasi dari waktu ke waktu, dan mungkin lebih berbahaya dari sebelumnya. 
Dan dari situlah industri pharmasi terus tumbuh mendulang laba tak terbilang. Siapa yang di garis depan dalam riset bidang bio tekhnologi maka dialah sebagai penguasa dunia sebenarnya. Karena semua orang takut mati dan ingin sehat. Ini market demand, yang tak lekang oleh resesi apapun. 
Ketika China  melihat wabah sebagai peluang dalam scale of economy, sementara negara lain sibuk dengan rasis sebagai solusi. Itulah beda warrior dengan loser.

Sabtu, 01 Februari 2020

dr Grace Natalie

*Bagus niih Renungan hidup..*
Dari : Grace Natalie.

Saya sangat dekat dengan papi, dimanapun papi berada maka saya akan usahakan berada didekatnya, makan, duduk2, ngopi2 keluar, makan bubur, kemana saja papi pergi pasti saya akan temani namun setelah saya hampir 20 tahun di Jakarta saya sudah jarang ngobrol dan bersama2 dengan papi

Kehidupan saya sebagai dokter banyak terinspirasi dari papi. Saya ingat jaman saya kecil dulu ( SD/ SMP) saya sering menemukan banyak hasil ladang seperti salak 2 karung/ rambutan/ ikan Mas hidup2 dalam 1 plastik gede banget, beras berkarung2, sayuran  berbagai macam dan lainnya di dapur. Saya lalu nanya ke mami...dari mana ini mi? Jawab mami dari pasien papi yg ga sanggup bayar jadi ini ucapan terimakasih mereka, hasil sawah dan ladangnya dikirim ke sini.....waktu itu saya belum mengerti jadi saya hanya manggut2 saja

Suatu hari saat saya sedang duduk2 ( tahun 2014)  depan TV dengan papi, telp berbunyi dari perawat RS, saya dengar papi menjawab " ya sudah,naikkan saja, bilang sama admin dr TH tanggung jawab"  saya lalu nanya kenapa pi?" Ada pasien mau operasi, sudah ditunggu2 ambil uang katanya di kampung tapi sampai sekarang  ga ada uang sepeserpun untuk DP jadi papi bilang aja papi yg tanggung jawab DP nya supaya bisa dia sekarang dinaikkan ke kamar operasi, bentar lagi papi pergi ya operasi katanya.."

Saya tanya lagi " kalau ga ada uangnya bayar DP gimana? Uang operasi gimana?"  "Udah..mau gimana lagi gratislah....kata papi dengan entengnya.berarti Tuhan suruh papi yg bayar" kata papi santai.....saya dengarnya diam aja tapi saya KESEL BANGET mendengarnya...masa orang kerja ga dihargai???? Pikiran saya waktu itu...

Ga berapa lama telp berbunyi lagi, dari perawat ruangan  yg lain mengatakan bahwa pasien ada yg ga bisa pulang dan nangis2 karena ga mampu bayar biaya operasi dan RS. Papi lalu menjawab" gratiskan aja honor saya ya..kalau honor saya gratis cukup uangnya bayar biaya RS ? "  
Ga lama papi menutup telp.

Saya yg kesel makin kesel dengernya...saya langsung bilang " itulah papi...papi ini dimanfaatkan orang...sering kali papi gratisin orang...gampang banget bilang gratis....papi tau ini MODUS ya pi, jadi orang2 tinggal Acting aja didepan papi..nangis2, pura2 ga ada uang dan dengan entengnya papi bilang gratis...enak aja mereka....entah dikampung kaya nya mereka..punya sawah atau ladang...didunia ini pipis aja bayar pi.....masa uang operasi berapa juta papi sering banget gratisin orang???? Jutaaan lohh pi bukan ratusan ribuuu!!!!  

Saya sangat emosi saat itu karena sepulangnya saya dari Jakarta saya sudah sering mendengar dari perawat tentang papi " kalau miskin ga mampu bayar operasi datang aja ke dr TH...nangis2 aja dan sedih...langsung di gratiskan dan bahkan di kasi ongkos untuk pulang"  saya yg dengernya kesel banget dan menganggap papi itu dimanfaatkan orang...sehingga saya sering banget protes akan tindakan papi itu

Dengan entengnya papi jawab " kalau dia bilang dia miskin dan ga sanggup bayar mau kita apain?? Masa kita suruh dia jual rumah untuk bayar operasi?? Abis operasi dia ke kolong jembatan?? Atau ga makan gara2 operasi?? Atau berantam dia sama istrinya gara2 ga mampu bayar uang operasi??

Kalau dia pura2 pi?? Bilang miskin padahal bohong?? Jawab papi..." maka terjadilah sesuai imannya....dia akan jadi miskin beneran"  saya langsung TERDIAM mendengarnya...

Papi melanjutkan " ga apa2 Grace kita dibohongi orang...Tuhan tau kok,Tuhan ga bodoh...kalau dia bohong itu tanggung jawab dia sama Tuhan tapi tanggung jawab papi sama Tuhan sebagai dokter selesai"  dan lanjutnya " kalian kan ga minta2 kan? Kalian cukup kan hidup? Kalian semua sekolah kan?? Kalian masih bisa makan kan? Kalian ga kekurangan kan? Jangan kita menjadi sindrom air laut kata papi

Apa sindrom air laut? Tanyaku " Itu adalah sindrom orang kaya, semakin seseorang itu kaya maka dia akan haus akan kekuasaan dan jabatan sehingga berapa.banyakpun uangnya dia tidak akan merasa cukup" coba kalau kamu haus kamu minum air laut, maka kamu akan tetap haus...tidak akan pernah puas rasa hausmu sehingga kita pengen minum dan minum lagi ....itu lah namanya sindrom air laut" 

sindom air laut juga sering terjadi pada orang kaya yang pelit.....pernah lihat orang kaya tapi pelit?? Iya pi sering jawabku.. makanya aku heran kok kaya tapi pelit?? Yah itu...karna sindrom itu..semakin kaya dia merasa semakin ga punya duit jadi dia terobsesi mengumpulkan nilai uangnya sehingga semakin dia kepalkan tangannya untuk memberi dengan harapan tumpukan hartanya akan semakin banyak dan akan memberi kepuasan pada dia.....harapannya kekayaannya akan memberi kepuasan batin dan kebahagiaan pada dia padahal sekalipun dia menjadi orang terkaya di dunia....yang memberi dia kepuasan dalam hidup hanya 1 yaitu TUHAN jadi ga guna Grace kita banyak duit tapi ga pernah berbagi kata papi....

Pernah kamu lihat sungai yg airnya ga mengalir??? Gimana airnya?? Kotor pi banyak sampah kataku dan bau...
Itulah hidup kita kalau ga pernah berbagi, kotor dan bau....karena kita hanya pandai menerima aliran dari setiap sungai namun kita tumpuk di kita...akhirnya semua sampah/ kotoran akan nempel di kita seperti sungai yang tidak mengalir itu...

Papi operasi dulu yaa.. katanya sambil pergi di jam 10 malam....saya diam dan merenung...betapa.ikhlasnya papi melakukan operasi di jam 10 malam yang dia tau dia tidak akan dibayar malam itu....

Setelah kepergian papi ke Surga, saya baru sadar ternyata Tuhan ganti semua kebaikan papi terhadap orang-orang tsb dengan berkat kepada saya sehingga pada waktu saya pertama kali ke kota Siantar dan praktek pertama kalinya begitu banyak orang yang langsung mengenal saya dan cocok berobat pada saya.... ternyata itu karena papi dan Tuhan...

Hukum tabur papi, dituai oleh kami anak- anaknya.... dari situ saya belajar bagaimana menjadi dokter dan bagaimana menghadapi hidup.. 
Prinsip saya berusahalah berbuat baik walau itu sulit, walau ga buahnya kamu yg makan maka nanti kelak anakmu yg akan menikmatinya seperti kami sekarang, menikmati buah-buah yang dulu papi tabur dimana-mana.

Salam
Grace Natalia
Morning all.... 
☕👍👍👍

Minggu, 26 Januari 2020

dr Handrawan Nafsuku 2020

_*HOAX mengenai KESEHATAN  MERUPAKAN HOAX no 1 DI DUNIA MAYA*_
jadi Jangan Terus Membohongi Pasien dengan berita *HOAX Kesehatan* 

_*Oleh dr Handrawan Nadesul*_

Baru-baru ini pihak Departemen Kesehatan mulai tergugah menertibkan peredaran iklan-iklan kesehatan yang merugikan masyarakat karena terbukti tidak benar, atau pembohongan. 

Setiap kali memberi seminar, pertanyaan ihwal pengobatan alternatif selalu muncul dalam pertanyaan. Dan itu semua yang selama ini bikin saya prihatin.

Makin subur terapi alternatif apa saja, makin tersesat pasien dalam berobat. Dan itu terjadi di sini. Hampir tiap hari beredar broadcast di media sosial ihwal terapi yang tidak jelas. 

Bawang putih dicampur jahe dan kismis direndam anggur merah bisa merontokkan tumpukan lemak pembuluh jantung. 

Untuk tujuan yang sama bisa dilakukan dengan minum air kelapa porsi besar selama dua minggu. 

Jamur kuping menurunkan kolesterol. 

Buah atep menyembuhkan penyakit lutut, kalung menyembuhkan stroke, gelang mengobati encok, banyak lagi yang tidak masuk nalar medis, dan ini terbilang dark number. 

Tidak tercatat berapa pasien yang sudah menjadi korban.

Mengapa semua itu bohong?

Medis belum menemukan obat atau cara yang mampu meluruhkan tumpukan lemak (plaque) yang melekat erat pada pembuluh darah, selain dengan cara dikerok. Cara mengerok pun belum ditemukan. 

Juga belum ada bukti ilmiah racikan di atas dan jamur kuping menurunkan kolesterol. 

Penyakit lutut lebih dari satu, buah atep belum punya bukti ilmiah, dan buah atep untuk penyakit lutut yang mana? 

Untuk bisa sembuh dari stroke, sel otak yang mati akibat serangan stroke harus bisa dihidupkan kembali. 

Lalu bagaimana hebatnya kalung berkhasiat terhadap kondisi sel otak yang sudah mati, ketika medis belum menemukan obat dan caranya. 

Encok sendiri ada bermacam-macam, bagaimana penjelasan medisnya gelang berkhasiat bisa menyembuhkan, misalnya encok sebab asam urat, atau encok sebab kelainan darah yang seturut medis hanya bisa dilawan dengan obat.

Melihat tak sedikit pasien kita tersesat dalam berobat, konon disinyalir, makin banyak pasien kanker kita gagal ditolong medis hanya lantaran ia mampir-mampir dulu di orang pinter, atau memilih terapi entah apa. 

Ketika kanker masih stadium awal, mestinya dengan mudah medis menyembuhkan. 

Namun karena mampir dulu di orang pinter, bertahun-tahun dengan ongkos yang belum tentu kecil, lalu tidak sembuh, baru beralih ke dokter. Dokter angkat tangan karena kankernya sudah telanjur lanjut.

Belajar Skeptik Terhadap Pengobatan

Masyarakat perlu belajar skeptis terhadap apa pun tawaran pengobatan nonmedis yang beredar semarak di iklan media massa, selain program yang masih tayang di sejumlah televisi. 

Alih-alih menyembuhkan, malah justru merugikan, kalau bukan pasien telanjur kehilangan nyawa. Kalaupun ada yang sembuh, di mata medis tidak sahih, karena yang tidak sembuh umumnya jauh lebih banyak.

Pasien diabetik berharap sembuh dari sandal berduri di iklan televisi, namun setelah dipakai gula darahnya terus melonjak, berujung komplikasi ginjal, lalu meninggal akibat gagal ginjal, hanya lantaran keliru memilih alamat berobat. 

Sayangnya tidak ada yang memberi tahu masyarakat agar jangan lekas percaya pada iklan berobat.

Sejatinya tidak sederhana dalam hal mengobati. 

Dunia medis perlu puluhan tahun untuk menemukan obat. Tak cukup hanya terbukti berkhasiat. 

Berkhasiat saja tapi tidak aman, belum boleh menjadi obat. 

Tidak demikian halnya terapi alternatif. Bahan berkhasiat, jamu, herbal, atau cara entah apa hanya dilihat sisi berkhasiatnya semata.

Kasus harus cangkok ginjal sehabis bulanan minum obat cina untuk encok, membuktikan bahwa kendati memakai bahan alami, obat cina itu belum tentu aman bagi tubuh. Banyak herbal di Thailand dan Jepang ditarik karena terbukti tidak aman. Bahan berkhasiat jahe hutan (aristolochiaceae) yang banyak dipakai dalam ramuan cina, bertabiat merusak ginjal selain mencetuskan kanker.

Waspadai pula cara terapi atau penyembuhan nonmedis dengan alat yang kini banyak ditawarkan. Tubuh kita ada listriknya. 

Pastikan apakah peralatan nonmedis dengan memanfaatkan listrik atau magnet yang digunakan tidak berpengaruh buruk terhadap listrik tubuh. 

Apalagi kalau cara terapi sampai memasukkan sesuatu zat ke dalam tubuh (invasive), adakah izin menggunakannya?

Demi melindungi pasien, kita mengacu pada Badan Pengawasan Obat (FDA). 

Bukan sedikit pasien kita tertipu oleh kursi berlistrik untuk mengobati penyakit apa saja, dan belakangan baru ketahuan kalau ternyata itu bohong. 

Logika medisnya, makin banyak klaim penyakit yang bisa disembuhkan, makin banyak bohongnya.

Nalar medisnya begini. Tidak ada satu obat atau cara untuk segala penyakit. Klaim terapi alternatif atau sejenisnya cenderung menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit apa saja. 

Nalar medisnya tidak mungkin bisa demikian.

Setiap penyakit punya mekanisme terjadinya masing-masing. Tensi darah meninggi berbeda mekanismenya dengan kejadian tensi darah yang rendah. 

Mana mungkin satu bahan berkhasiat bisa mengatasi tensi tinggi sekaligus bisa pula untuk tensi rendah. 

Begitu pula halnya kasus keputihan, ada tiga penyebabnya. Mana mungkin hanya sebuah ramuan bisa untuk menyembuhkan ketiganya.

Masyarakat perlu terbiasa bernalar medis seperti itu. Termasuk mampu skeptis menyanggah klaim alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan, padahal dunia medik belum menemukan obatnya. 

Nalar kita, kalau benar bisa menyembuhkan yang dunia medis belum punya obatnya, seharusnya sudahm mendapat Hadiah Nobel. Nyatanya kan tidak.

Perlu Bukti Ilmiah

Apapun bahan berkhasiat, ramuan, herbal, atau cara terapi yang mengklaim bisa menyembuhkan, perlu ditagih bukti ilmiah (evidence based) apakah benar berkhasiat. 

Benar berkhasiat saja namun tidak aman, tetap tidak boleh diterima sebagai obat. 

Tidak sedikit bahan yang mengaku berkhasiat yang beredar di pasar, sudah terbukti berkhasiat.

Kita mengenal bahan berkhasiat masih kasar (raw material) yang belum teruji khasiatnya, kemudian baru naik kelas menjadi herbal setelah uji khasiat dan uji hewan, dan lalu naik kelas lagi menjadi phytopharmaca setelah menempuh protokoler uji lengkap, sebelum kemudian diterima menjadi obat. 

Logika medisnya hanya phytopharmaca yang baru terbilang obat.

Bawang putih diterima karena ada zat berkhasiatnya. Di balik zat berkhasiat bawang putih, terkandung pula zat yang tidak berkhasiat, yang bersifat merugikan tubuh. Kita perlu membuang zat yang merugikan supaya aman bagi tubuh. Untuk menyaripatikan hanya zat berkhasiat, perlu teknologi. Untuk teknologi itulah kita membayar lebih mahal kapsul bawang putih yang sudah hilang bau dan hilang pula zat yang merangsang lambung. Itu berarti tidak benar bahwa satu siung bawang putih tunggal-lanang sama khasiatnya dengan satu kapsul bawang putih murni yang untuk membuatnya satu dosis, perlu beberapa siung.

Buah pace diterima punya khasiat. Perlu buah pace dengan derajat kematangan tertentu, pemanasan tertentu, selain dari spesies tertentu untuk memberikan khasiat mengkudu optimal. Maka ekstrak buah Noni jauh lebih mahal dari hanya sekadar buah mengkudu yang dipetik dari pohon. Jadi memang tidak sesederhana itu memanfaatkan khasiat buah pace. Soal apakah zat berkhasiat dalam bawang putih dan buah pace bisa untuk menyembuhkan penyakit apa saja, itulah yang salah kaprah.

Ikan gabus sekarang jadi mahal hanya karena kandungan albuminnya tinggi. Karena albumin dibutuhkan oleh kasus gagal ginjal, maka diklaim semua kasus ginjal apa saja bisa disembuhkan dengan ikan gabus. Bahkan diklaim bisa membersihkan ginjal, padahal sejatinya ginjal tidak perlu dibersihkan.

Terapi Alternatif Dijadikan Industri

Pihak industri memanfaatkan isu zat berkhasiat dalam suatu bahan alam sebagai bisnis. Hanya karena suatu bahan alam mengandung zat antioxidan, misalnya, dan penyebab kanker antara lain kekurangan antioxidan, maka dianggap bahwa mengonsumsi antioxidan bisa menyembuhkan kanker. Logika medisnya tidak demikian.

Banyak tawaran terapi alternatif yang tidak nalar di mata medis. Kasus tidak punya anak, lebih sepuluh penyebabnya, baik pada suami maupun pada istri. Bagaimana sebuah cara, atau suatu ramuan, bisa mengatasi semua penyebabnya, tentu tak mungkin. Diabetes hanya bisa dikendalikan, untuk sembuh total perlu teknologi stem-cell. Jadi bohong kalau ada obat atau cara alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan kencing manis.

Dunia medis bukan menafikan terapi alternatif. 

Ada sekelompok terapi atau healing alternatif yang diterima medik sebagai complementary alternative medicine, termasuk acupuncture, acupressure, homeopathy, chiropractic, untuk menyebut beberapa. Namun tidak setiap alternatif serta merta bisa diterima karena belum tentu masuk akal medis.

Berobat yang sudah pasti sajalah. Kalau dunia medis punya obat dan caranya, kenapa bersusah payah mencari alamat berobat lain yang belum jelas.

Susahnya, masyarakat kita kebanjiran iming-iming berobat yang tak jelas, yang masih bebas beredar di banyak iklan media massa, selain tayangan televisi.

Masih ada stasiun televisi kita yang menayangkan pengobatan dan penyembuhan yang tidak jelas. 

Ini catatan buat Departemen Kesehatan.

Di mana-mana negara, orang bukan dokter yang sekadar menganjurkan obat tertentu pada pasien, ada regulasinya. 
Di negeri kita, orang bukan dokter bisa dengan bebas menawarkan program diet, program terapi, bahkan sampai yang bersifat invasive kepada masyarakat luas, tanpa ada pasal hukumnya. 

Bahkan sekalipun disinyalir sudah ada korbannya, siapa saja di negara kita masih bisa bertindak seperti profesi dokter. 

Ini catatan lain buat Ikatan Dokter Indonesia juga.

Senin, 20 Januari 2020

dr Handrawan Nafsuku 2020

_*HOAX mengenai KESEHATAN  MERUPAKAN HOAX no 1 DI DUNIA MAYA*_
jadi Jangan Terus Membohongi Pasien dengan berita *HOAX Kesehatan* 

_*Oleh dr Handrawan Nadesul*_

Baru-baru ini pihak Departemen Kesehatan mulai tergugah menertibkan peredaran iklan-iklan kesehatan yang merugikan masyarakat karena terbukti tidak benar, atau pembohongan. 

Setiap kali memberi seminar, pertanyaan ihwal pengobatan alternatif selalu muncul dalam pertanyaan. Dan itu semua yang selama ini bikin saya prihatin.

Makin subur terapi alternatif apa saja, makin tersesat pasien dalam berobat. Dan itu terjadi di sini. Hampir tiap hari beredar broadcast di media sosial ihwal terapi yang tidak jelas. 

Bawang putih dicampur jahe dan kismis direndam anggur merah bisa merontokkan tumpukan lemak pembuluh jantung. 

Untuk tujuan yang sama bisa dilakukan dengan minum air kelapa porsi besar selama dua minggu. 

Jamur kuping menurunkan kolesterol. 

Buah atep menyembuhkan penyakit lutut, kalung menyembuhkan stroke, gelang mengobati encok, banyak lagi yang tidak masuk nalar medis, dan ini terbilang dark number. 

Tidak tercatat berapa pasien yang sudah menjadi korban.

Mengapa semua itu bohong?

Medis belum menemukan obat atau cara yang mampu meluruhkan tumpukan lemak (plaque) yang melekat erat pada pembuluh darah, selain dengan cara dikerok. Cara mengerok pun belum ditemukan. 

Juga belum ada bukti ilmiah racikan di atas dan jamur kuping menurunkan kolesterol. 

Penyakit lutut lebih dari satu, buah atep belum punya bukti ilmiah, dan buah atep untuk penyakit lutut yang mana? 

Untuk bisa sembuh dari stroke, sel otak yang mati akibat serangan stroke harus bisa dihidupkan kembali. 

Lalu bagaimana hebatnya kalung berkhasiat terhadap kondisi sel otak yang sudah mati, ketika medis belum menemukan obat dan caranya. 

Encok sendiri ada bermacam-macam, bagaimana penjelasan medisnya gelang berkhasiat bisa menyembuhkan, misalnya encok sebab asam urat, atau encok sebab kelainan darah yang seturut medis hanya bisa dilawan dengan obat.

Melihat tak sedikit pasien kita tersesat dalam berobat, konon disinyalir, makin banyak pasien kanker kita gagal ditolong medis hanya lantaran ia mampir-mampir dulu di orang pinter, atau memilih terapi entah apa. 

Ketika kanker masih stadium awal, mestinya dengan mudah medis menyembuhkan. 

Namun karena mampir dulu di orang pinter, bertahun-tahun dengan ongkos yang belum tentu kecil, lalu tidak sembuh, baru beralih ke dokter. Dokter angkat tangan karena kankernya sudah telanjur lanjut.

Belajar Skeptik Terhadap Pengobatan

Masyarakat perlu belajar skeptis terhadap apa pun tawaran pengobatan nonmedis yang beredar semarak di iklan media massa, selain program yang masih tayang di sejumlah televisi. 

Alih-alih menyembuhkan, malah justru merugikan, kalau bukan pasien telanjur kehilangan nyawa. Kalaupun ada yang sembuh, di mata medis tidak sahih, karena yang tidak sembuh umumnya jauh lebih banyak.

Pasien diabetik berharap sembuh dari sandal berduri di iklan televisi, namun setelah dipakai gula darahnya terus melonjak, berujung komplikasi ginjal, lalu meninggal akibat gagal ginjal, hanya lantaran keliru memilih alamat berobat. 

Sayangnya tidak ada yang memberi tahu masyarakat agar jangan lekas percaya pada iklan berobat.

Sejatinya tidak sederhana dalam hal mengobati. 

Dunia medis perlu puluhan tahun untuk menemukan obat. Tak cukup hanya terbukti berkhasiat. 

Berkhasiat saja tapi tidak aman, belum boleh menjadi obat. 

Tidak demikian halnya terapi alternatif. Bahan berkhasiat, jamu, herbal, atau cara entah apa hanya dilihat sisi berkhasiatnya semata.

Kasus harus cangkok ginjal sehabis bulanan minum obat cina untuk encok, membuktikan bahwa kendati memakai bahan alami, obat cina itu belum tentu aman bagi tubuh. Banyak herbal di Thailand dan Jepang ditarik karena terbukti tidak aman. Bahan berkhasiat jahe hutan (aristolochiaceae) yang banyak dipakai dalam ramuan cina, bertabiat merusak ginjal selain mencetuskan kanker.

Waspadai pula cara terapi atau penyembuhan nonmedis dengan alat yang kini banyak ditawarkan. Tubuh kita ada listriknya. 

Pastikan apakah peralatan nonmedis dengan memanfaatkan listrik atau magnet yang digunakan tidak berpengaruh buruk terhadap listrik tubuh. 

Apalagi kalau cara terapi sampai memasukkan sesuatu zat ke dalam tubuh (invasive), adakah izin menggunakannya?

Demi melindungi pasien, kita mengacu pada Badan Pengawasan Obat (FDA). 

Bukan sedikit pasien kita tertipu oleh kursi berlistrik untuk mengobati penyakit apa saja, dan belakangan baru ketahuan kalau ternyata itu bohong. 

Logika medisnya, makin banyak klaim penyakit yang bisa disembuhkan, makin banyak bohongnya.

Nalar medisnya begini. Tidak ada satu obat atau cara untuk segala penyakit. Klaim terapi alternatif atau sejenisnya cenderung menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit apa saja. 

Nalar medisnya tidak mungkin bisa demikian.

Setiap penyakit punya mekanisme terjadinya masing-masing. Tensi darah meninggi berbeda mekanismenya dengan kejadian tensi darah yang rendah. 

Mana mungkin satu bahan berkhasiat bisa mengatasi tensi tinggi sekaligus bisa pula untuk tensi rendah. 

Begitu pula halnya kasus keputihan, ada tiga penyebabnya. Mana mungkin hanya sebuah ramuan bisa untuk menyembuhkan ketiganya.

Masyarakat perlu terbiasa bernalar medis seperti itu. Termasuk mampu skeptis menyanggah klaim alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan, padahal dunia medik belum menemukan obatnya. 

Nalar kita, kalau benar bisa menyembuhkan yang dunia medis belum punya obatnya, seharusnya sudahm mendapat Hadiah Nobel. Nyatanya kan tidak.

Perlu Bukti Ilmiah

Apapun bahan berkhasiat, ramuan, herbal, atau cara terapi yang mengklaim bisa menyembuhkan, perlu ditagih bukti ilmiah (evidence based) apakah benar berkhasiat. 

Benar berkhasiat saja namun tidak aman, tetap tidak boleh diterima sebagai obat. 

Tidak sedikit bahan yang mengaku berkhasiat yang beredar di pasar, sudah terbukti berkhasiat.

Kita mengenal bahan berkhasiat masih kasar (raw material) yang belum teruji khasiatnya, kemudian baru naik kelas menjadi herbal setelah uji khasiat dan uji hewan, dan lalu naik kelas lagi menjadi phytopharmaca setelah menempuh protokoler uji lengkap, sebelum kemudian diterima menjadi obat. 

Logika medisnya hanya phytopharmaca yang baru terbilang obat.

Bawang putih diterima karena ada zat berkhasiatnya. Di balik zat berkhasiat bawang putih, terkandung pula zat yang tidak berkhasiat, yang bersifat merugikan tubuh. Kita perlu membuang zat yang merugikan supaya aman bagi tubuh. Untuk menyaripatikan hanya zat berkhasiat, perlu teknologi. Untuk teknologi itulah kita membayar lebih mahal kapsul bawang putih yang sudah hilang bau dan hilang pula zat yang merangsang lambung. Itu berarti tidak benar bahwa satu siung bawang putih tunggal-lanang sama khasiatnya dengan satu kapsul bawang putih murni yang untuk membuatnya satu dosis, perlu beberapa siung.

Buah pace diterima punya khasiat. Perlu buah pace dengan derajat kematangan tertentu, pemanasan tertentu, selain dari spesies tertentu untuk memberikan khasiat mengkudu optimal. Maka ekstrak buah Noni jauh lebih mahal dari hanya sekadar buah mengkudu yang dipetik dari pohon. Jadi memang tidak sesederhana itu memanfaatkan khasiat buah pace. Soal apakah zat berkhasiat dalam bawang putih dan buah pace bisa untuk menyembuhkan penyakit apa saja, itulah yang salah kaprah.

Ikan gabus sekarang jadi mahal hanya karena kandungan albuminnya tinggi. Karena albumin dibutuhkan oleh kasus gagal ginjal, maka diklaim semua kasus ginjal apa saja bisa disembuhkan dengan ikan gabus. Bahkan diklaim bisa membersihkan ginjal, padahal sejatinya ginjal tidak perlu dibersihkan.

Terapi Alternatif Dijadikan Industri

Pihak industri memanfaatkan isu zat berkhasiat dalam suatu bahan alam sebagai bisnis. Hanya karena suatu bahan alam mengandung zat antioxidan, misalnya, dan penyebab kanker antara lain kekurangan antioxidan, maka dianggap bahwa mengonsumsi antioxidan bisa menyembuhkan kanker. Logika medisnya tidak demikian.

Banyak tawaran terapi alternatif yang tidak nalar di mata medis. Kasus tidak punya anak, lebih sepuluh penyebabnya, baik pada suami maupun pada istri. Bagaimana sebuah cara, atau suatu ramuan, bisa mengatasi semua penyebabnya, tentu tak mungkin. Diabetes hanya bisa dikendalikan, untuk sembuh total perlu teknologi stem-cell. Jadi bohong kalau ada obat atau cara alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan kencing manis.

Dunia medis bukan menafikan terapi alternatif. 

Ada sekelompok terapi atau healing alternatif yang diterima medik sebagai complementary alternative medicine, termasuk acupuncture, acupressure, homeopathy, chiropractic, untuk menyebut beberapa. Namun tidak setiap alternatif serta merta bisa diterima karena belum tentu masuk akal medis.

Berobat yang sudah pasti sajalah. Kalau dunia medis punya obat dan caranya, kenapa bersusah payah mencari alamat berobat lain yang belum jelas.

Susahnya, masyarakat kita kebanjiran iming-iming berobat yang tak jelas, yang masih bebas beredar di banyak iklan media massa, selain tayangan televisi.

Masih ada stasiun televisi kita yang menayangkan pengobatan dan penyembuhan yang tidak jelas. 

Ini catatan buat Departemen Kesehatan.

Di mana-mana negara, orang bukan dokter yang sekadar menganjurkan obat tertentu pada pasien, ada regulasinya. 
Di negeri kita, orang bukan dokter bisa dengan bebas menawarkan program diet, program terapi, bahkan sampai yang bersifat invasive kepada masyarakat luas, tanpa ada pasal hukumnya. 

Bahkan sekalipun disinyalir sudah ada korbannya, siapa saja di negara kita masih bisa bertindak seperti profesi dokter. 

Ini catatan lain buat Ikatan Dokter Indonesia juga.

Senin, 23 Desember 2019

kisah para Dr Lansia

*untuk yang masih muda yg sudah terlanjur tua boleh tahu juga, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, inga2 yang masih muda, jaga kebugaran tubuhnya*




*PATUT DIRENUNGKAN KOMENTAR PARA DOKTER USIA SEPUH DARI UI (Universitas Indonesia)*

 Sejak dini, *kesehatan di usia senja ternyata harus benar-benar dikejar.*.

Tepat 50 tahun menjalani profesi sebagai dokter, para dokter sepuh alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia angkatan tahun 1968 ini memendam keprihatinan tersendiri. Ketika alumni kedokteran
berkumpul, mereka terkejut karena, dari sekitar *120 dokter angkatan 1968, hanya tersisa separuhnya*  ”Tinggal 60 yang masih di atas tanah. Itu pun *tidak semuanya 100 persen sehat*. 

Ada yang *tidak bisa jalan, setengah lumpuh, atau pikun,*” kata internis-nefrologis Prof Dr Jose Roesma PhD (75).

Jose yang menjadi Ketua Panitia Reuni Alumni 50 Tahun Angkatan 1968 FKUI bersama dengan rekan-rekannya, seperti :

Ketua Alumni Angkatan 1968 FKUI Dr Hermansyur Kartowisastro SpBKBD (77), Dr Asril Bahar (75), dan Dr Doddy Pramodo Partomihardjo (74), lantas rutin bertemu hampir setiap pekan hingga puncak acara reuni yang menurut rencana akan digelar pada Desember mendatang. Dalam setiap pertemuan, mereka serius *memperbincangkan sumbangsih apa yang harus mereka lakukan bagi terciptanya lansia yang berkualitas*.

Mereka sibuk membahas buku yang akan diterbitkan bagi kaum dokter dan buku panduan bagi generasi muda demi *menggapai usia tua yang berkualitas*. ”Dari kami berempat ini yang sehat hanya dokter Hermansyur. Akhir Juni lalu, saya pasang cincin di jantung. *_Dulu, usia 30-an enggak pernah berpikir tentang kesehatan di masa tua_*, hanya menjalani hidup dan *TERUS MAKAN ENAK.* 

Terlambat sudah karena enggak ada senior yang kasih tahu,” kata Asril yang merupakan dokter ahli penyakit dalam, konsultan pulmonologi, dan geriatri

Hermansyur, yang anggota tim dokter kepresidenan dari tahun 1987 dan disebut-sebut paling sehat pun, ternyata mengaku *_tak pernah sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini demi kehidupan masa tua yang berkualitas_*. ”Hidup saya cukup sehat secara tidak sadar. Baru sekarang tahu dan menyadari. Keluarga berperan penting mendorong gaya hidup sehat. Nantinya, saya ingin mati di lingkungan keluarga dan tak menderita sakit. Rumah jompo momok bagi saya,” ujar Hermansyur.

*Persiapan dini*

Keprihatinan semakin mendalam karena mereka yang berprofesi sebagai dokter seharusnya lebih paham terhadap upaya pencegahan dan pengobatan penyakit. Namun, kenyataannya berbeda. Kondisi kesehatan mereka di usia tua sama saja dengan masyarakat awam yang *tidak dibekali pengetahuan mendalam tentang kesehatan*. Hal ini terutama karena pola hidup yang tidak sesuai dengan teori gaya hidup sehat. Mereka pun *tidak mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi masa tua*.

Dengan ilmu dan pengalaman 50 tahun menjadi dokter, Jose dan rekan-rekannya lantas berusaha berbuat sesuatu agar generasi milenial tidak mengikuti pola hidup seniornya.
*_Agar tak menjadi tua yang renta_*, generasi milenial harus sudah mulai sadar *_untuk mengelola kesehatan dengan perubahan pola hidup yang lebih sehat_*. Tak sekadar membuat buku, para dokter sepuh ini berupaya menyumbangkan ide dan mendorong pemerintah untuk melindungi generasi baru dengan gerakan yang berorientasi pada lansia. 
*”Pola hidup salah sehingga berakibat penyakit.* Ini menjadi concern (kepedulian) kami,” kata Jose.

Menurut Asril, proses menjadi tua terjadi karena menghilangnya secara pelan-pelan kemampuan jaringan tubuh manusia untuk memperbaiki dirinya dan mempertahankan fungsi dan struktur normalnya. Apabila sudah terkena penyakit, lanjut Asril, pasien geriatri biasanya akan mengonsumsi banyak obat, lambat respons terapinya, dan sering gagal pulih kembali dari sakitnya.
*_Penurunan fungsi semua organ tubuh semakin memperberat kondisi sakit para lansia_*, sehingga sebisa mungkin harus dicegah.

Agar tetap berdaya nantinya di usia senja, generasi muda diajak, antara lain, untuk *mengurangi berat badan, makan gizi seimbang, menggerakkan tubuh secara teratur, dan mengawasi kesehatan dengan cek kesehatan berkala* . Selain perilaku hidup sehat sejak dini, setiap lansia juga harus tetap beraktivitas kerja sehari-hari. ”Kalau saya satu minggu enggak keluar rumah dan beraktivitas, bisa sangat terganggu pikiran saya. Paling-paling cukup pergi ke rumah cucu setir mobil sendiri,” kata Toni Hartono (79) yang pernah menjabat Ketua 2 Komisi Nasional Lansia.

Ditemui secara terpisah di acara kumpul Komunitas Sahabat Lansia Tangguh pada Kamis (9/8), Toni mengatakan bahwa para lansia yang tinggalbersama keluarga dan terpisah dari komunitas sesama lansia biasanya akan mengalami keterasingan. Keterasingan di tengah keluarga bisa saja terjadi karena adanya jurang antargenerasi yang memisahkannya dengan anak dan cucu.

”Anak cucu main gadget. Ngobrol enggak saling 
ngerti. Di meja makan enggak berkomunikasi. _Pressure_ (tekanan) lebih tinggi yang tinggal sendiri. Masalah psikologis juga jadi hambatan yang luar biasa,” tuturnya menambahkan.

Psikolog Prof (Em) Dr Saparinah Sadli (90) menyebut bahwa kesehatan pada lansia meliputi tak hanya kesehatan fisik, tetapi juga emosional dan sosial. ”Lansia tangguh adalah mereka yang sehat seluruhnya. Orang tua pasti punya penyakit meski sakit harus mandiri. Tetapi tetap menyesuaikan diri dengan kondisi fisiknya,” kata Saparinah.

*Negara terhormat*
Prof Dr dr Siti Setiati SpPD -KGER MEpid FINASI dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia menyebutkan, dari 25-30 juta warga lansia (berusia minimal 60 tahun), hanya *13,2 persen lansia yang sehat,*
25 persen lansia renta, dan 61,6 persen kondisinya prarenta. ”Yang namanya *sehat di masa tua sangat bergantung pada MASA MUDANYA*. Kesehatan pada lansia ibarat _life cycle_ (siklus hidup) dimulai sejak kanak-kanak,” kata Setiati.
*Usia panjang tidaklah akan ada artinya apabila kemudian menjadi tidak berguna dan tidak bahagia*.