Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Mei 2018

Arti Politik

*POLITIK*

Seorang anak kecil bertanya pada ayahnya:
_*Ayah..., dapatkah Ayah jelaskan apakah politik itu...?_*

Si Ayah berkata : Nak...,
Ayah akan jelaskan seperti ini...,

Ayah adalah Pencari Nafkah bagi Keluarga, Ayah dibilang KAPITALISME.

Ibumu...,
Dia adalah Pengatur Keuangan,
Kita namakan dia PEMERINTAH.

Ayah & Ibu ada disini untuk memenuhi kebutuhanmu sehingga kamu kita sebut RAKYAT.

Pembantu kita, diumpamakan sebagai BURUH.

Lalu, Adikmu yang masih Bayi, kita anggap dia MASADEPAN.

Sekarang pikirkanlah hal ini dan pertimbangkanlah apakah ini masuk akal bagimu.

Anak tersebut lalu masuk ke kamarnya dan memikirkan apa yang baru saja dikatakan Ayahnya....

Tengah malam, dia mendengar adiknya menangis, lalu dia bangun dan memeriksanya, ternyata adiknya basah kuyup dan kotor, karena adiknya pipis dan buang air besar.

Anak itu lantas pergi ke kamar orang tuanya dan melihat ibunya sedang tidur nyenyak dan mendengkur....

Karna tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar Pembantu...

Pintunya terkunci, lalu dia mengintip dari lubang kunci dan melihat Ayahnya sedang berduaan, berpelukan dengan si Pembantu....

Si Anak menyerah dan kembali ke kamarnya....

Pagi berikutnya, Anak Kecil itu berkata pada Ayahnya:
_*Kurasa sekarang aku mengerti apa itu Politik...!_*

Si Ayah menjawab : Bagus Nak...,
Ceritakan pada Ayah pendapatmu tentang Politik...!?!

Si Anak segera menjawab:
_*Ketika PEMERINTAH Tidur, KAPITALISME memanfaatkan BURUH..., sedangkan RAKYAT hanya bisa menonton dan bingung, melihat MASADEPAN berada dalam kesulitan besar..._*  😆😂🤣

Luhut B Panjaitan ttg NKRI

PERNYATAAN MENKO MARITIM LUHUT BINSAR PANJAITAN

Saya senang membaca banyak komentar di fb ini, baik yang positif maupun kadang negatif terhadap pemerintahan sekarang. Tentu semua komentar merupakan masukan yang baik untuk mendukung pemerintahan dan kemajuan NKRI yang kita cintai bersama.

Pada kesempatan ini ijinkan saya berbagi kepada Anda sekalian tentang apa yang sedang terjadi di pemerintahan. Saya berharap penjelasan ini paling tidak dapat memberikan sedikit gambaran terhadap apa yang kami lakukan.

Banyak nada-nada negatif tentang pemerintahan ini misalnya mengenai tenaga kerja asing (Tiongkok) ideologi komunisme, penguasaan sumber daya alam Indonesia, investasi Tiongkok yang berlebihan di Indonesia, serbuan orang Tiongkok yang masuk illegal di Indonesia, dsb.

Semua permasalahan tersebut kami amati dengan cermat. Saya dapat meyakinkan teman-teman sekalian karena saya telah menggunakan wewenang yang diamanahkan kepada saya, untuk memeriksa langsbbung kebenarannya di lapangan.

Sebagai Menko, saya memiliki dan menggunakan berbagai instrumen untuk melakukan pengecekan terhadap setiap analisa-analisa atau pendapat-pendapat yang beredar di masyarakat. Saya sudah mengirimkan tim khusus untuk terjun langsung ke tempat masalah. Saya juga berkomunikasi dengan beberapa Kapolda terkait, selain juga melakukan pengecekan kepada BIN. Dalam hal tertentu, bahkan saya sendiri yang melakukan pengecekan ke lapangan.

Dari semua rangkaian pemeriksaan tersebut, kami tidak menemukan bukti-bukti yang membenarkan isu-isu negatif yang saya sebutkan di bagian awal penjelasan ini. Sehingga dapat kami simpulkan bahwa sebagian besar isu-isu negatif tersebut, sangatlah tidak benar.

Saya menyadari bahwa pemerintah tentu tidak juga 100% benar dalam segala hal. Dalam memimpin dan melaksanakan proses pembangunan ini tentulah masih ada kekurangan di sana-sini. Maka dari itu, masukan dari teman-teman sekalian tetaplah kami butuhkan. Tapi tentu semua masukan dapat kita sampaikan dengan arif dan bijaksana, karena kita tumbuh dewasa dengan didikan untuk melaksanakan tugas dengan tetap menjaga kehormatan korps.

Saya sendiri bersedia menerima dan mem-fasilitasinya. Bila teman-teman sekalian menemukan hal-hal yang dirasa aneh yang terjadi diluar, maka silakan langsung menghubungi saya.

Saya juga ingin membagikan kepada teman-teman tentang Presiden Jokowi yang saya kenal sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. Saya sendiri menyaksikan bahwa Beliau tidak berubah, masih tetap dengan hidupnya yang sederhana.

🔴 Saya bisa memastikan, baik anak dan istri beliau tidak terlibat bisnis dan kedudukan apapun di pemerintahan. Beliau berani membuat keputusan dan berani bertanggung jawab. Beliau bekerja keras, mulai dari tataran makro sampai detail, dengan tetap melakukan pengecekan. Itulah yang mendorong saya untuk bekerja secara keras membantu Beliau, karena saya percaya akan membawa kebaikan untuk NKRI yang kita sama-sama impikan.

Saya mungkin salah satu perwira yang beruntung memiliki cukup banyak pengalaman di pemerintahan. Pengalaman ini membuat saya dapat membanding-bandingkan beberapa model kepemimpinan, dengan tidak maksud menjelekkan siapapun. Tetapi saya lihat pemerintahan saat ini memiliki peluang yang sangat besar membawa Indonesia menjadi negara yang maju.

Saya percaya dan senang bahwa teman-teman sampai saat ini masih memberikan perhatian yang begitu besar untuk kemajuan NKRI, yang sudah kita bela dan jaga dengan segenap jiwa dan nyawa, sejak kita dulu sebagai perwira mengucapkan sumpah kita untuk tetap setia terhadap NKRI.

Sekarang pada usia yang beranjak senja ini, saya mengajak kita semua untuk sekali-sekali menengok ke masa lalu, dimana kita beberapa puluh tahun lalu berada di lembah Tidar, mengucapkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan penuh semangat, kesadaran bahwa itu yang terbaik utk menjaga NKRI. Saya percaya, jiwa itu masih hidup di relung hati kita yang paling dalam. Karena *old soldiers never die, they just fade away!*

Sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai berjalan tampaknya negara ini sudah sangat maju dalam berdemokrasi, berbagai pihak kembali saling berjabat tangan seakan-akan menandakan rivalitas di negara ini sudah berakhir, jabat tangan antara pemerintahan baru dan pemerintahan lama merupakan penyerahan estafet pemberian tugas dari pemerintahan SBY selama 10 tahun kepada pemerintahan baru Presiden Joko Widodo.

Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa sejak awal pemerintahan Presiden Joko Widodo bergulir ada pihak-pihak yang selalu mengganggu pemerintahan ini membangun negara ini, hal ini dibuktikan dengan adanya pihak-pihak yang menjaga panasnya "bara" dihati pendukung pihak yang sakit hati.

Berbagai gangguan-gangguan itu selalu diluncurkan agar menutup mata masyarakat akan prestasi-prestasi pemerintah dalam membawa negara ini untuk lebih baik.

*Upaya-upaya pengganggu ini nyata dan bergerak senyap,* para pengganggu tampaknya sudah tidak sabar lagi untuk muncul ke permukaan dan menggulingkan pemerintahan Joko Widodo, menunggu sampai waktu 5 tahun adalah waktu yang sangat lama bagi mereka.

Nasib baik sedang berpihak pada mereka, ada jalan masuk untuk mereka untuk beraksi di dunia nyata, kasus Ahok adalah jalan mulus yang akan membawa mereka untuk merealisasikan niat-niat jahat makar, Ahok bukanlah tujuan utama mereka karena target besar mereka adalah melengserkan Joko Widodo, hal ini bisa kita lihat dengan kasat mata.

Gagal Kudeta 4 November dilanjutkan 25 November.

Sakit hati karena upaya penggulingan pada 4 November lalu membuat pihak-pihak yang sudah merencanakan makar semakin sakit hati, tak tanggung-tanggung pihak ini rela merogoh kantong lebih dalam untuk suplai dana lebih besar agar Aksi pura-pura damai bisa sukses menggulingkan pemerintahan saat ini.

🔴 Lalu Siapa Pihak Yang Berniat Melengserkan Jokowi?

*🔴 ADA 3b KELOMPOK* *yang sangat ingin menggulingkan b Joko Widodo, adapun pihak-pihak tersebut adalah:*

*🔼1. Pihak-Pihak Yang Takut Terjerat Hukum*

Seperti kita ketahui, pemerintah Jokowi melakukan bersih-bersih sembari menggencarkan pembangunan di Negara ini, dalam upaya bersih-bersih tersebut banyak orang-orang yang merasa terancam akan terjerat hukum karena mereka sudah berbuat jahat di masa lalu, mereka yang dengan rakus menghisap dana negara dengan berbagai trik untuk menumpuk kekayaan.

Manuver Jokowi membuat pihak-pihak berdosa tersebut ketar-ketir, mereka membangun koalisi jahat dan rela memberikan suplai dana besar-besaran untuk berdemo  menggulingkan pemerintahan Jokowi, hanya dengan menggulingkan Jokowi-lah yang dapat menyelamatkan mereka dari jerat-jerat hukum rapat yang dibangun Joko Widodo.

Menggulingkan Jokowi adalah pertaruhan besar oleh kelompok ini, hanya ada dua pilihan Jokowi tumbang atau mereka yang tumbang.

*🔼2. Pihak-Pihak Yang "Kekeringan" tidak bisa Korupsi*

Korupsi adalah budaya elit yang mendapatkan kedudukan bukan rahasia lagi, bukti korupsi membudaya di berbagai lini di negara ini dibuktikan dengan banyaknya para koruptor yang ditangkap oleh KPK mulai dari kelas teri sampai kelas kakap.

Para koruptor yang rela beinvestasi besar-besaran untuk mendapatkan kursi jabatan di negeri ini, investasi besar-besaran mereka terancam gagal balik modal karena pemerintahan Joko Widodo sangat ketat dalam penggunaan dan pegawasan anggaran.

Paceklik berjamaah dialami oleh kelompok ini karena aksi-aksi Jokowi menutup yang bocor, bocor dan bocor sangat efektif untuk membuat para tikus kelaparan.

Tak mau mati kelaparan, para tikus-tikus busuk ini mulai menggigit perlahan-lahan untuk merobohkan Pemerintah saat ini.

*🔼3. Orang-Orang Yang Ingin Membangun NKRI Berdasarkan Agama*

Radikalisme dan separatisme dengan alasan agama bukanlah hal baru di negeri ini, bahkan pentolan kelompok ini berani lantang tidak mengakui Pancasila yag merupakan dasar dari Negara ini.

Kelompok radikal ini sudah menunjukkan upaya-upaya mereka untuk menguasai negara ini dan membuat negara ini sesuai dengan paham mereka anut, kelompok ingin sukses menguasai negara ini seperti apa yang dilakukan oleh kelompok sejenis kelompok ini yang sukses menggulingkan pemerintahan seperti Mesir dan Turki.

Lalu Modus Apa Yang Mereka Pakai?

Kelompok-kelompok diatas memiliki satu tujuan utama dan mendesak yaitu menggulingkan presiden Joko Widodo, kesamaan misi ini membuat *ketiga kelompok tersebut bahu membahu agar target mereka tercapai*.

Berikut modus yang dipakai adalah sebagai berikut:

Membangun Konflik SARA ala Kerusuhan 98 dengan Sasaran Etnis Cina

Isu ini dianggap paling berpeluang membuat negeri ini rusuh, menciptakan kerusuhan besar-besaran adalah upaya memecah konsentrasi Polri dan TNI dalam menjaga keamanan negara ini.

Kelompok-kelompok ini berupaya mengadu domba antara masyarakat pribumi dan masyarakat keturunan dari etnis tertentu.

Berikut bukti bahwa ada kelompok yang membangun opini negatif dan menancapkan kebencian terhadap Etnis Cina, di dunia maya banyak website yang mungkin jumlahnya menyampai angka ratusan untuk menghembus propaganda adu domba menyasar Etnis Cina.

Upaya yang sangat masif ini bergulir menjadi bola salju, kebencian yang sudah tertanam tadi akan diledakkan dengan aksi penyerangan suatu kelompok kepada etnis Cina, kelompok pemicu inilah yang akan menyulut kerusuhan dalam skala besar di berbagai daerah di Indonesia, upaya tersebut sangat jelas saat kerusuhan di Penjaringan 4 November lalu, beruntung polisi dan TNI di bantu masyarakat yang pro keBhinekaan sukses memadamkan pemicu ini.

Gambar serta video di bawah ini adalah bukti kecil yang membuktikan ada gerakan dan upaya yang sangat masif dan dikerjakan dengan sangat terstruktur, berita-berita hoax yang membawa etnis-etnis Cina adalah faka nyata yang terjadi, upaya-upaya busuk tersebut terkonfirmasi dengan adanya propaganda anti Cina yang diluncurkan dengan coretan-coretan di berbagai tempat menjelang Aksi demo 4 November lalu.

_Berupaya Memancing Kudeta Militer_

Setelah operasi 4 November gagal total, kelompok-kelompok ini berusaha untuk mengadu domba antara TNI dengan Presiden, berbagai propaganda disebar mulai dari pujian setinggi langit kepada Panglima TNI Gatot Nurmantyo cocok menggantikan Joko Widodo sebagai presiden hingga menghembusan isu Panglima TNI yang akan di copot oleh Presiden karena membela umat Islam.

Pergerakan menyebarkan propaganda ini disebarkan di berbagai sosial media, bahkan banyak anggota TNI aktif sempat termakan isu penggantian Panglima ini, kekecewaan terhadap presiden terbentuk di internal TNI, kekecewaan terhadap presiden sempat diungkapkan oleh beberapa anggota TNI pada akun sosial media Facebook.

*Aksi-aksi adu domba ini sudah tercium oleh Panglima TNI,* sang Panglima sadar banyak bawahannya sudah termakan propaganda-propaganda ini, pada 8 November Panglima TNI memerintahkan melalui surat edaran kepada seluruh jajaran TNI yang dipimpinnya untuk menyaksikan acara Indonesia Lawyer Club.

Melalui acara tersebut panglima dengan cerdas mematahkan upaya adu domba berbagai pihak yang mencoba memecah belah TNI, pihak-pihak yang mengadu domba TNI dengan panglima tertinggi dalam hal ini Presiden Jokowi dan upaya-upaya mengadu domba antara TNI dengan Polri.

Dengan lantang Panglima TNI Jenderal Gatot menutup acara tersebut dengan pernyataan tegas :

_"LEBIH BAIK SAYA MENJADI TUMBAL DEMI KEBHINEKAAN DARIPADA SAYA BERNIAT MENJADI PRESIDEN"_

Pernyataan tegas inilah yang memusnahkan upaya-upaya adu domba membenturkan TNI dengan berbagai pihak, Pernyataan inilah yang membuat TNI kembali merapatkan barisan untuk mnghadapi pihak-pihak yang berniat memecah Kebhinekaan untuk kepentingan kelompok mereka.

Demikian ulasan ini kami buat, alasan utama kami membuat ulasan ini adalah untuk membuka mata kita bahwa *negara ini sedang di pecah belah oleh orang-orang dan kelompok-kelompok yang ingin mencapai keinginan mereka*.

Ayo kita bersama kita teriakkan dengan lantang! :

*Kami Masyarakat Indonesia yang di ikat dengan Bhineka Tunggal Ika TIDAK TAKUT pada kalian yang ingin merusak KeBhinekaan kami, semakin kalian berupaya merusak Kebhinekaan kami maka semakin kuat juga kami bersatu dalam KeBhinekaan ini*

Silahkan Sharing tulisan ini pada akun Sosial Media Anda, tunjukkan pada si pemecah belah bangsa ini bahwa kita ada dan tidak akan kalah dengan propaganda-

🇲🇨🇲🇨🙏😇

Senin, 30 April 2018

Tulisan Jona W Putri

Renungan pagi dan Tanggapan atas Video DragonTV berjudul “Breaking News: Perang Asia Pasifik 2020 Akan dimenangkan China..!!”

1. Tiongkok bukan negara Komunis, namun negara *sosialis dengan karakteristik Tiongkok*, dimana partai mayoritas adalah Partai Komunis, sama halnya dengan Vietnam misalnya.

2. Tiongkok dan Vietnam tidak pernah menjajah negara lain dan tidak pernah menggunakan senjata perang untuk menyerang suatu negara demi kepentingan ekonomi, sebaliknya pernah diserang atau dijajah oleh negara lain, nama negara yang menjajah sudah tercatat dalam banyak buku sejarah.

3. Untuk *neraca perdagangan* antara Tiongkok dengan Indonesia, dalam beberapa tahun ini deficit neraca perdagangan Indonesia juga sudah mulai mengalami penurunan.

4. *Ketahanan Pangan*
Data statistik menyatakan bahwa impor Tiongkok dari negara lain mengalami peningkatan. Misalnya impor Buah Naga dari dunia ke Tiongkok pada tahun 2017 sejumlah USD 389.489.338, Vietnam, Taiwan dan Thailand menjadi negara atau wilayah eksportir Buah Naga terbanyak ke Tiongkok; Impor Nanas Tiongkok dari dunia pada tahun 2017 mencapai USD 145.744.596 meningkat 33.4% dari tahun 2016, Filipina, Taiwan, Costa Rica, Taiwan, Malaysia menjadi negara atau wilayah eksportir nanas terbanyak ke Tiongkok. Sedangkan ekspor citrus orange atau jeruk mandarin dari Tiongkok ke Vietnam baru mencapai USD 182.432.570 dibanding ekspor buah naga dari vietnam ke Tiongkok yang mencapai USD 389.290.835.

Dalam hal ketahanan pangan, kalau mau menelaah lebih lanjut sebaiknya warga Indonesia khususnya pemerintah, peneliti dan generasi inovator memikirkan bersama cara meningkatkan kuantitas dan kualiatas produksi pangan, kuantitas panen lahan masih rendah dan keahlian petani juga perlu ditingkatkan.

5. *Ketahanan Energi*
Indonesia sudah banyak belajar dari kesalahan pendahulu tentang eksploitasi mineral dan energi. Khususnya kesalahan investasi perusahaan pertambangan sebuah negara yang ada di Papua, bukan hanya menguras sumber daya alam kita namun juga menciptakan budaya elit koruptif kapitalis yang sangat tidak mendidik. Sekarang pemerintah sudah banyak meratifikasi peraturan di bidang ESDM yang dapat lebih melindungi kepentingan nasional, Investasi kedepan juga akan didorong ke arah energi terbaharukan, dimana energi air, ombak, angin dan solar yang dapat dikonversikan menjadi listrik diharapkan dapat membantu kekurangan listrik yang masih banyak dibutuhkan di wilayah terpencil dan banyak pulau di Indonesia.

6. *Ketahanan Air*
Banyak desa dan wilayah di Indonesia yang belum memiliki ketersediaan air bersih. Apabila para peneliti dan pemerintah dapat mengembangkan dan menyebarluaskan teknologi atau keahlian mendapatkan air bersih secara independen, tentu itu yang terbaik. Namun apabila kita sendiri masih punya banyak keterbatasan, mungkin ada negara lain yang dapat membantu atau memberikan alih teknologi. Tidak harus Tiongkok, negara lain juga dapat berpartipasi.

Dalam hal air, sebaliknya negara di Asia Pasifik harus bersatu untuk menangani masalah sampah di air dan pencemaran laut, Tiongkok, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam menjadi penghasil sampah di laut terbesar di dunia. Sekitar 80% sampah yang ada di laut berasal dari daratan, laut adalah masa depan dunia, jadi masalah laut adalah masalah kita bersama.

7. *Gap Pemahaman*
Banyak permasalahan yang timbul antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok terjadi berakar pada gap budaya dan gap pemahaman antar masyarakat yang masih sangat kurang.

Sayangnya banyak hal juga yang digunakan sebagai instrumen politik hitam, tidak mendidik masyarakat untuk menjadi aktor politik yang intelek.

Jangankan memahami negara lain, masih banyak dari kita yang masih belum menjelajah dan memahami Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Rote. Kita mungkin bisa berbahasa asing dengan baik namun tidak bisa berbahasa daerah dengan baik, kita mungkin memahami pulau Jawa Sumatera dan/atau Kalimantan namun tidak atau kurang memahami kebutuhan saudara kita di Papua di Maluku di Nusa Tenggara atau  bahkan Jawa Selatan dan wilayah yang dulu sering kurang diperhatikan rejim terdahulu.

Saya sering bertanya kepada mahasiswa dan Pelajar Indonesia: Berapa jumlah pulau di Indonesia ? Berapa jumlah suku atau etnis di Indonesia ? Berapa jumlah bahasa dan/atau dialek di Indonesia? Berapa jam terbang dari Jakarta ke Jayapura? Berapa jam terbang dari Sabang sampai Merauke?

Berapa banyak yang dapat menjawab semua pertanyaan diatas dengan benar?
... *hampir tidak ada* ...

Salam baik,
Jona W. Putri

Rabu, 25 April 2018

Daud Yordan

TAK APA JADI CINA, ASAL BERGUNA

Petinju andalan dan kebanggaan Indonesia, Daud Yordan, berhasil membawa pulang sabuk juara tinju kelas ringan WBA Asia dan WBO Intercontinental. Dalam pertarungan di DIVS, Ekaterinburg, Rusia, Senin (23/4/2018) dini hari WIB, Daud menang KO atas lawannya dari Rusia, Pavel Malikov.

Cino adalah nama julukan pemberian yang diberikan oleh mantan pelatihnya semasa amatir, Carlos Jesus Renate Tores, asal Kuba, merujuk pada kata Chino dalam bahasa Spanyol yang berarti 'Cina', karena wajahnya yang sangat kental khas oriental (Cina).

Daud Yordan sendiri dan ayahnya, Hermanus Lay Tjun adalah orang Tionghoa-Indonesia, dan ibunya adalah orang Dayak, Nathalia.

Dia keturunan Cina, dia anak bangsa. Dia mengucurkan darahnya - bukan untuk sabuk juaranya pribadi - tapi demi Indonesia Raya yang berkumandang. Demi Merah Putih yang tertoreh dalam darah dan tulangnya.

Bahkan perilakunya sebagai anak bangsa sangat mengharukan, ketika di ujung acara ia mendatangi lawannya petinju tuan rumah yang masih terbaring kesakitan lalu memeluknya - sehingga memecah kebisuan dan mengundang tepuk tangan membahana dari penonton Rusia.

Daud ingin tiap tetesan darahmya di ring laga tak menetes sia-sia, darah 'Cina' anak bangsa itu harus menetes demi cintanya pada bunda pertiwi.

Kita tak bisa menolak dan tak pernah meminta dilahirkan sebagai Cina di negeri ini. Tapi menjadi Cina yang mengharumkan nama bangsa adalah pilihan, 100% pilihan itu di tangan kita, 100% dalam tiap tetesan darah dan peluh yang mengucur demi kebesaran bangsa.

Selamat Daud, jangan pernah lelah mencintai Indonesia.

Rabu, 18 April 2018

Kata orang Sing ...

*INDONESIA AKAN MENGATUR DUNIA*_

_*Kisah Nyata Mahasiswa Indonesia Di Australia. Suatu Pagi Kami Jemput Client, Orang Tsb Sudah Tua Bapak Ini Seorang Pengusaha Asal Singapura, Bicaranya Gaya Melayu English, Beliau Menceritakan Pengalaman Hidupnya Pd Kami:"Your Country Is So Rich! "(Negaramu Sangat Kaya) Dalam Hatiku:"Ah Biasa Banget Denger Kalimat Itu"*_

_*Tapi Tunggu, Dia Berkata:"Indonesia Doesn't Need The World, But The World Needs Indonesia, Everything Can Be Found Here In Indonesia, You Don't Need The World" (Indonesia tidaak butuh Dunia, Tapi Dunia Yg Butuh Indonesia, segalanya bisa dicari di Indonesia, Anda tidak butuh pada Dunia)*_.

_*Indonesia Paru-Paru Dunia, Tebang Saja Hutan Di Kalimantan, Dunia Akan Kacau*_.

_*Singapura Is Nothing, We Can't Be Rich Without Indonesia (Singapura tidak ada apa-apanya, kami tidak akan kaya tanpa Indonesia), 500rb Org Indonesia Berlibur Ke Singapura Tiap Bulan, Bisa Terbayang Uang Yg Masuk Ke Kami, Apartemen Terbaru Kami Yg Beli Orang Indonesia Tdk Peduli Harga Selangit, 6 Laku Keras, Lihatlah RS Kami, Isinya Hampir Indonesia Semua*_.

_*Trus, Kalian Tau Bagaimana Kalapnya Pemerintah Kami Ketika Asap Kebakaran Hutan Indonesia Masuk? Sangat Terasa, We Are Nothing! Kalian Tau Kan Kalo Kemarin Dunia Krisis Beras Termasuk Di Singapura, Malaysia? Kalian Di Indonesia Dengan Mudah Dapat Beras*_.

_*Lihatlah Negara Kalian, Air Bersih Di Mana2, Lihatlah Negara Kami, Air Bersih Pun Kami Impor Dari Malaysia*_.

_*Saya Ke Kalimantan Dlm Rangka Bisnis, Krn Pasirnya Mengandung Permata, Terlihat Glitter Kalo Ada Matahari Bersinar, Penambang Jual Cuma Rp 3rb/kg Ke Pabrik China, Si Pabrik Jual Kembali Seharga Rp 30rb/kg*_.

_*Kalian Sadar Tdk Kalau Negara Lain Selalu Takut Meng-Embargo Indonesia! Ya, Karena Negara Kalian Memiliki Segalanya Mereka Takut Kalau Kalian Menjadi Mandiri, Makanya Tdk Diembargo, Harusnya KALIANLAH YG MENG- EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI*_.

_*Belilah Pangan Dari Petani Kalian Sendiri, Belilah Tekstil Garmen Dari Pabrik Sendiri. Tdk Perlu Impor, Pakai Produk Sendiri Jika Kita Bisa Mandiri, Bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD! Indonesia Akan Mengatur Dunia*_.

_*Share Biar Sampe Ke Seluruh Komponen Bangsa Indonesia ! Terinspirasi Kisah Di Atas, Mari Kita Bersama-sama INDONESIAKAN INDONESIA*_ !

_*AYO SEMANGAT 👍💪🇮🇩*_ AKU BANGGA MENJADI ORANG INDONESIA