Tampilkan postingan dengan label ternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ternak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2015

Budidaya Lebah

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA LEBAH

Oleh  on 27 March 2013  Dilihat sebanyak : 8,518 Kali
PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA LEBAH Budidaya Petani. Dalam budidaya lebah madu yg perlu dipersiapkan yaitu: Lokasi budidaya, kandang lebahmodern (stup), pakaian kerja & peralatan Syarat yg utama yg harus yg dipenuhi dlm budidaya lebah adalah ada seekor ratu lebah & ribuan ekorlebah pekerja serta lebah jantan. dlm satu koloni tidak boleh lebih dari satu ratu karena antar ratu akan saling bunuh untuk memimpin koloni.
A. Penyiapan Sarana & Peralatan  
A. Kandang Lebah
  1. Suhu
    Perubahan suhu dlm stup hendaknya tidak terlalu cepat, oleh karena itu ketebalan dinding perlu diperhatikan untuk menjaga agar suhu dlm stup tetap stabil. yg umum digunakan adalah kayu empuk setebal 2,5 cm.
  2. Ketahanan terhadap iklim
    Bahan yg dipakai harus tahan terhadap pengaruh hujan, panas, cuaca yg selalu berubah, kokoh & tidak mudah hancur atau rusak.
  3. Konstruksi
    Konstruksi kandang tradisional dgn menggunakan gelodok dari bambu, secara modern menggunakan stup kotak yg lengkap dengan framenya.
Peralatan
  • Peralatan yg digunakan dlm budidaya lebah terdiri dari: masker, pakaian kerja & sarung tangan, pengasap, penyekat ratu, sangkar ratu, sapu & sikat, tempat makan, pondamen sarang, alat-alat kecil, peralatan berternak ratu & lain-lain.
B. Pembibitan Lebah. 
1. Pemilihan Bibit & Calon Induk 
  • Bibit lebah unggul yg di Indonesia ada dua jenis yaitu A. cerana (lokal) & A. mellifera (impor). Ratu lebah merupakan inti dari pembentukan koloni lebah, oleh karena itu pemilihan jenis unggul ini bertujuan agar dlm satu koloni lebah dapat produksi maksimal. ratu A. cerana mampubertelur 500- 900 butir per hari & ratu A. mellifera mampu bertelur 1500 butir per hari. Untuk mendapatkan bibit unggul ini sekarang tersedia tiga paket pembelian bibit lebah:
      1. paket lebah ratu terdiri dari 1 ratu dgn 5 lebah pekerja.
      2. paket lebah terdiri dari 1 ratu dgn 10.000 lebah pekerja.
      3. paket keluarga inti terdiri dari 1 ratu & 10.000 lebah pekerja lengkap dgn 3 sisiran sarang.
    1.  Lebah yg baru dibeli dirawat khusus. Satu hari setelah dibeli, ratu dikeluarkan & dimasukkan ke dlm stup yg telah disiapkan. Selama 6 hari lebah-lebah tersebut tidak dapat diganggu karena masih padamasa adaptasi sehingga lebih peka terhadap lingkungan yg tidak menguntungkan. Setelah itu baru dapat dilaksanakan untuk perawatan & pemeliharaan rutin.
    2. Sistem Pemuliabiakan lebah 
      Pemuliabiakan pada 
      Lebah adalah menciptakan ratu baru sebagai upaya pengembangan koloni. Cara yg sudah umum dilaksanakan adalah dgn pembuatan mangkokan buatan untuk calon ratu yg diletakkan dlm sisiran. Tetapi sekarang ini sudah dikembangkan inseminasi buatan pada ratu lebah untuk mendapatkan calon ratu &Lebah pekerja unggul. Pemuliabiakan lebah ini telah berhasil dikembangkan oleh KUD Batu Kabupaten Malang.
    3. Reproduksi & Perkawinan Lebah
      Dalam setiap koloni terdapat tiga jenis lebah masing-masing lebah ratu,
      Lebah pekerja & Lebah jantan. Alat reproduksi Lebah pekerja berupa kelamin betina yg tidak berkembang sehingga tidak berfungsi, sedangkan alat reproduksi berkembang lebah ratu sempurna & berfungsi untuk reproduksi. Proses Perkawinan terjadi diawali musim bunga. Ratu lebah terbang keluar sarang diikuti oleh semua pejantan yg akan mengawininya. Perkawinan terjadi di udara, setelah perkawinan pejantan akan mati & sperma akan disimpan dlm spermatheca (kantung sperma) yg terdapat pada ratu lebah kemudian ratu kembali ke sarang. Selama perkawinan lebah pekerja menyiapkan sarang untuk ratu bertelur.
    4. Proses Penetasan Lebah
      Setelah kawin, 
      Lebah ratu akan mengelilingi sarang untuk mencari sel-sel yg masih kosong dlm sisiran. Sebutir telur diletakkan di dasar sel. Tabung sel yg telah yg berisi telur akan diisi madu & tepung sari oleh lebah pekerja & setelah penuh akan ditutup lapisan tipis yg nantinya dapat ditembus oleh penghuni dewasa. Untuk mengeluarkan sebutir telur diperlukan waktu sekitar 0,5 menit, setelah mengeluarkan 30 butir telur, ratu akan istirahat 6 detik untuk makan. Jenis tabung sel dlm sisiran adalah:
      1. Sel calon ratu, berukuran paling besar, tak teratur & biasanya terletak di pinggir sarang.
      2. Sel calon pejantan, ditandai dgn tutup menonjol & terdapat titik hitam di tengahnya.
      3. Sel calon pekerja, berukuran kecil, tutup rata & paling banyak jumlahnya.
 Lebah madu merupakan serangga dgn 4 tingkatan kehidupan yaitu telur, larva, pupa & serangga dewasa. Lama dlm setiap tingkatan punya perbedaan waktu yg bervariasi. Rata-rata waktu perkembangan lebah:
  1. Lebah ratu: menetas 3 hari, larva 5 hari, terbentuk benang penutup 1hari, iatirahat 2 hari, Perubahan larva jadi pupa 1 hari, Pupa/kepompong 3 hari, total waktu jadi lebah 15 hari.
  2. Lebah pekerja: menetas 3 hari, larva 5 hari, terbentuk benang penutup2 hari, iatirahat 3 hari, Perubahan larva jadi pupa 1 hari, Pupa/kepompong 7 hari, total waktu jadi lebah 21 hari.
  3. Lebah pejantan: menetas 3 hari, larva 6 hari, terbentuk benang penutup 3 hari, iatirahat 4 hari, Perubahan larva jadi pupa 1 hari, Pupa/kepompong 7 hari, total waktu jadi lebah 24 hari. Selama dlm periode larva, larva-larva dlm tabung akan makan madu & tepung sari sebanyak-banyaknya. Periode ini disebut masa aktif, kemudian larvamenjadi kepompong (pupa). Pada masa kepompong lebah tidak makan & minum, di masa ini terjadi perubahan dlm tubuh pupa untuk menjadilebah sempurna. Setelah sempurna lebah akan keluar sel menjadilebah muda sesuai asal selnya.
    1. Sanitasi, Tindakan Preventif & Perawatan Lebah
      Pada pengelolaan 
      Lebah secara modern lebah ditempatkan pada kandang berupa kotak yg biasa disebut stup. Di dlm stup terdapat ruang untuk beberapa frame atau sisiran. dgn sistem ini peternak dapat harus rajin memeriksa, menjaga & membersihkan bagian-bagian stup seperti membersihkan dasar stup dari kotoran yg ada, mencegah semut/serangga masuk dgn memberi tatakan air di kaki stup & mencegah masuknya binatang pengganggu.
    2. Pengontrolan Penyakit
      Pengontrolan ini meliputi menyingkirkan 
      Lebah & sisiran sarang abnormal serta menjaga kebersihan stup.
    3. Pemberian Pakan
      Cara pemberian pakan 
      Lebah adalah dgn menggembala Lebah ke tempat di mana banyak bunga. Jadi disesuaikan dgn musim bunga yg ada. dlm penggembalaan yg perlu diperhatikan adalah :
      1. Perpindahan lokasi dilakukan malam hari saat lebah tidak aktif.
      2. Bila jarak jauh perlu makanan tambahan (buatan).
      3. Jarak antar lokasi penggembalaan minimum 3 km.
      4. Luas areal, jenis tanaman yg berbunga & waktu musim bunga.
Tujuan utama dari penggembalaan ini adalah untuk menjaga kesinambungan produksi agar tidak menurun secara drastis. Pemberian pakan tambahan di luar pakan pokok bertujuan untuk mengatasi kekurangan pakan akibat musim paceklik/saat melakukan pemindahan stup saat penggeembalaan. Pakan tambahan tidak dapat meningkatkan produksi, tetapi hanya berfungsi untuk mempertahankan kehidupan Lebah. Pakan tambahan dapat dibuat dari bahangula & air dgn perbandingan 1:1 & adonan tepung dari campuran bahan ragi, tepung kedelai & susu kering dgn perbandingan 1:3:1 ditambah madu secukupnya.

Minggu, 04 Januari 2015

Ternak Lebah di Pekarangan

Cara Ternak Lebah Madu di Pekarangan Rumah


 
Cara Ternak Lebah Madu di Pekarangan Rumah - Bagi teman teman yang ingin memelihara lebah madu sebenarnya tidak sulit dan tidak memakan waktu yang lama. namun lebah ini tergantung dari kondisi lingkungan yang memadai. ternak lebah madu yang di jalani oleh kakak saya sudah berjalan sekitar 10 tahun lebih, lebah lebah yang tinggal di kotak kotak kecil di sandingkan berjejer di samping rumah di bawah pohon kopi coklat. kotak kotak yang berisi satu kerajaan lebah ini jika kita biarkan saja di akan semakin banyak dan kita harus rutin untuk melihat sudah banyak atau belum kah anakan anakan lebah yang ada di dalamnya. setiap kotak lebah mempunyai satu ratu yang memimpin lebah satu kotak tersebut, jika ratunya ada dua dia akan berpisah menjadi dua kubu. kotak kotak yang ada di samping rumah saya seperti di bawah ini :


Cara Ternak Lebah Madu di Pekarangan Rumah

Kotak kotak seperti ini di buat dengan papan papan dari pohon waru kalau ada, selain waru pohon sengon juga bagus, karena kotak sangat mempengaruhi kenyamanan lebah yang tinggal di dalamnya. dan suhu lingkungan harus di perhatikan karena lebah tidak suka dengan tempat yang panas dan banyak asap. ternak lebah madu ini tidak mengeluarkan biaya untuk makanan sehari harinya. kita cukup menanam bunga bunga di sekitaran ternak ini, lebih bagus lagai kalau pekarang rumah kita dekat dengan kebun kebun yang banyak menghasilkan bunga, seperti kebun kopi dan lain sebagainya, karena itu sangat mempengaruhi madu yang akan di hasilkan. hasil madu dari setiap kotak lebah tidak bisa di targetkan karena lebah sangat tergantung dengan musim yang sedang terjadi dan bunga bunga yang ada di sekitarnya. walaupun lebah ini sangat luas jangkaunya untuk mencari makananya. bunga bunga yang disukai oleh lebah madu adalah :

  • bunga kopi,
  • bunga randu
  • bunga kaliandra
  • kelapa sawit
  • kayu sono
  • kayu puspa
  • mangga
  • bunga kangkung
  • bunga tembakau
  • bunga karet
  • bunga rambutan
  • bunga marenggo
  • bunga akasia
  • bunga klengkeng
  • bunga mangga  dan lainnya yang memiliki nektar ataupun pollen seperti bunga jagung,dan bunga palm

Ada banyak cara untuk ternak lebah madu sebenarnya, kalau cara yang ada di atas adalah cara
cara yang sangat alamiah dan tidak ada tekniknya sama sekali. di bawah ini akan di uraikan tentang bagaimana cara mengembangkan lebah dari pemilihan bibit lebah yang bagus, penggembalaan lebah madu. cara cara ternak lebah madu di bawah ini saya ambil dari sahabat blogger yang sudah menjelaskan banyak sekali rule rule yang harus di lalui.


Ternak Lebah Madu


    Demikianlah ulasan tentang cara ternak lebah madu yang bisa kita mulai dari sekarang.


    1. Persiapkan kotaknya terlebih dahulu.
    2. Kotak bagian atas terbuka.
    3. Tutup kotak terbuat dari kayu,tidak di paku.
    4. Ambil tutup kotak.Taruh di bagian atas dari koloni lebah.
    5. Tempelkan telapak tangan untuk menggiring perlahan, shg koloni berpindah dan menggantung ke tutup kotak.
    6. Sambil meggiring, cari lebah ratu. Bentuknya paling besar dan paling panjang.berwarna kuning muda seperti lebah yang baru menetas.
    7. Ambil ratu dan potong sayapnya shg sulit terbang,jika ratu terbang akan di ikuti oleh semua lebah yang ada.
    8. Setelah sayap dipotong,jangan sampai ratu tsb jatuh ke tanah karena disamping takut terinjak atau di mangsa hewan lain, lebah pekerja tak akan ikut ratu yang berada di permukaan tanah. Bahkan ratu akan di tinggal.Lalu akan membuat ratu baru.
    9. Jangan takut di sengat ratu lebah.karena semua lebah akan mati setelah menyengat.Makanya ratu tak akan menyengat. Dan ratu pasti tak ingin mati, karena hanya ratu saja yang mempunyai tugas bertelur terus dan tak mati setelahnya. Lebah pekerja bisa bertelur, tapi setelah satu kali bertelur ia akan mati, maka lebah pekerja pasti tak akan berani bertelur jika tak terpaksa.misalnya ratu mati.
    10. Cari terus sampai ratu benar2 didapatkan.posisikan koloni berada di atas untuk mempermudah mencari ratu.
    11. Pindah kekotak setelah ratu sudah aman.bila perlu ratu di ikat dg benang kecil atau buatkan kurungan sebesar kotak korek api dengan kawat nyamuk.
    12. Hiraukan sementara lebah yang beterbangan kesana kemari.setelah salah satu lebah mengetahui posisi ratunya, maka tak berapa lama lebah2 akan mengumpul mengerumuni ratu.
    Demikianlah ulasan tentang bagaimana cara ternak lebah madu, semoga bermanfaat  dan selamat mencobanya... (^_'