Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Februari 2022

Kunci Kaya Miskin

RENUNGAN PAGI :

*BELAJAR DARI PEMBANTU*

Saat itu saya masih mahasiswa, antara 1975 - 1980. Menjelang hari raya, pembantu yu Reni kakak saya yang dipanggil mbok, pamit pulang ke kampung.
Dia menitipkan perhiasan emasnya ke kakak saya.
Kakak saya menanyakan mengapa perhiasannya tidak dipakai selama lebaran di kampung ? Bukankah itu akan membuat mbok bangga. 

Jawaban mbok luar biasa, dan selanjutnya saya pakai sebagai pedoman hidup saya. Dia menjawab dengan bahasa jawa, tetapi bahasa Indonesianya begini :"Kalau saya yang memakai, meskipun emas asli, akan dianggap imitasi. Sebaliknya kalau jeng yang pakai (beliau memanggil kakak saya jeng), imitasipun akan dianggap sebagai asli".

Kalimat itu terus mengiang di telinga dan semakin lama semakin terbukti kebenarannya. Bukan apa yang dipakai tetapi siapa yang memakai itu yang paling penting.  Jack Ma bahkan mengatakan :"Kalau kamu tidak punya uang, kata kata motivasimu akan terdengar seperti kentut. Kalau kamu memiliki banyak uang, kentutmu bahkan bisa memotivasi".

 Saat menjadi dokter umum di Puskesmas Kerek, saya sudah dianggap paling kaya oleh teman teman, karena pasien saya memang sangat banyak. kalau hari Senin sekitar 100 orang, hari lain 50 an. Suatu saat kacamata saya tertinggal di Dinas Kesehatan Tuban (saat itu masih menjadi satu dengan Rumah Sakit). Saya sendiri sudah lupa dengan kacamata itu karena itu kacamata murahan, 10 ribu dapat 3.  Ketika saya berkunjung lagi ke sana, kepala kantor pak Eko menemui saya membawa sebuah bungkusan. Rupanya ada karyawan yang menemukan kacamata itu dan tahu itu milik saya. Pak Eko mengatakan kepada stafnya kalau milik pak Sigit pasti mahal, jadi mereka simpan dengan hati hati. Ketika saya katakan bahwa ini kacamata 10.000 dapat tiga, beliau tidak percaya dan menganggap saya bergurau.

Begitulah kehidupan saya, tidak pernah aneh aneh. Baju dan celana juga yang murah murah. Celana pendek untuk di rumah sama dengan yang dipakai sopir mertua. Ibu mertua saya yang suka sewot kalau saya memakai celana atau kaos yang sama dengan yang dipakai sopir. 😊

Sampai menjadi spesialispun, kacamata baca masih saya beli di pinggir jalan. Semua menganggap itu mahal, kecuali orang yang ahli tentunya. Suatu saat, ketika kontrol pasca melahirkan, pasien saya yang pemilik toko kacamata memberi saya hadiah kacamata baca. Dengan serius beliau mengatakan :"Dok, saya yang malu melihat dokter pakai kacamata 10 ribuan".  Rupanya beliau tahu nilai kacamata saya. Saya yang pakai, dia yang malu. Yang salah siapa ya ?

Bu Wati lebih gila lagi. Sewaktu di Batu, beliau biasa saja naik angkot maupun ojek. Suatu hari naik angkot turun di depan Klinik saya. Kondektur teriak rumah sakit dokter Sigit dan mengira isteri saya akan periksa. Padahal dialah pemiliknya. 

Bagitulah, kami beranggapan bahwa apapun yang kami pakai akan nampak mahal, meskipun sebenarnya murah. Itulah perasaan kaya yang sesungguhnya. Tidak perlu harus mengada adakan supaya dianggap kaya.  Karena percuma saja, bawah sadar kita akan memvibrasikan kondisi kita yang sebenarnya. 

Secara keuangan, orang kaya hidup dibawah standard kemampuannya, sehingga bertambah kaya. Sedang orang miskin hidup diatas kemampuannya sehingga bertambah miskin. 

SELAMAT siang...GBU.😀😀😄

Minggu, 22 September 2019

*BACA TERUS*

睡前阅读  9.22
One needs 3 things to be truly happy living in the world: some thing to do, some one to love, some thing to hope for.

要得到真正的快乐,我们只需拥有三样东西:有想做的事,有值得爱的人,有美丽的梦。

Minggu, 13 Januari 2019

Kisah Seada

Kisah Inspiratif

30 tahun yg lalu, seorg istri pengusaha di Washington tak sengaja kehilangan tasnya di dalam Rumah Sakit di malam musim dingin.

Sang pengusaha tampak sangat gelisah, lalu berusaha mencarinya pada malam itu juga. Karena di dalam tasnya tidak hanya berisi 100.000 ribu Dolar AS (sekitar Rp.1.3 miliar), tapi juga ada informasi pasar yg sangat rahasia.

Ketika Anderson, si pengusaha tersebut, tiba di Rumah Sakit, dia melihat seorg bocah perempuan kurus sedang berjongkok.

Bocah itu tampak menggigil di sudut koridor Rumah Sakit yg sunyi sambil mendekap sebuah tas.

Si pengusaha langsung mengenali itu adalah tas isterinya yg jatuh.

Ternyata bocah bernama Seada ini, ke Rumah Sakit menemani ibunya yg sakit keras.

Ibu & anak yg miskin ini, telah menjual semua barang2 yg bisa dijual.

Uang yg terkumpul juga hanya cukup utk biaya pengobatan semalam.

Apabila tidak ada uang, maka besok akan didepak dari Rumah Sakit.

Malam itu, Seada yg tak berdaya mondar-mandir di koridor Rumah Sakit.

Dia menatap ke atas & memohon kepadaNya, bertemu dg seseorang yg baik hati untuk menyelamatkan ibunya.

Tiba2, tas yg terselip di bawah ketiak seorang wanita yg turun ter-buru2 dari loteng, jatuh tanpa disadarinya ketika melewati koridor rumah sakit.

Mungkin ia merasa masih ada sesuatu di bawah ketiaknya, sampai2 tidak sadar tasnya jatuh.

Saat itu hanya ada Seada sendiri di koridor.

Dia berjalan mengambil tas itu, kemudian bergegas berlari ke pintu.

Sayangnya wanita itu telah naik ke sebuah mobil & berlalu dari hadapannya.

Seada kembali ke kamar pasien tempat ibunya dirawat.

Ketika dia membuka tas itu, ibu & anak ini pun tercengang melihat tumpukan uang tunai di dalamnya.

Detik itu juga, terlintas dalam benak mereka kalau uang itu mungkin bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit ibunya.

Namun, ibu Seada menyuruh putrinya mengembalikan tas itu ke koridor, menunggu pemiliknya datang mengambilnya.

Orang yg kehilangan uang itu pasti sangat cemas.

“Seyogianya yg harus kita lakukan dalam hidup ini adalah membantu org lain, kita juga seyogianya ikut cemas dg apa yg dicemaskan org lain & hal yg paling tidak patut kita lakukan adalah serakah dg harta yg tak jelas asal usulnya,” kata ibu Seada.

Anderson pun mendapatkan kembali tasnya. Dia terharu dg perilaku bocah itu.

Anderson berupaya membantu perawatan ibu bocah itu.

Sayangnya meskipun Anderson sudah berusaha semaksimal mungkin, ibu Seada tak terselamatkan.

Dia meninggalkan anak perempuannya menjadi sebatang kara di dunia.

Anderson kemudian mengadopsi Seada, merawat & menyekolahkannya.

Setelah mendapatkan tasnya, Anderson bukan saja mendapatkan kembali 100.000 Dollar AS miliknya, tapi yg terpenting adalah informasi pasar yg hilang itu akhirnya didapatkan kembali.

Itu membuat bisnis pengusaha itu seketika melonjak & menjadi milyuner.

Seada yg telah diadopsi oleh Anderson sejak ibunya meninggal ketika itu, telah menamatkan kuliahnya & membantu bisnis sang milyuner.

Meski Anderson belum memberikan tugas sebenarnya, namun dalam praktik jangka panjangnya, kecerdasan & pengalaman Anderson telah mempengaruhi Seada secara tidak langsung.

Hal itu menjadikan Seada sebagai sosok org yg matang.

Saat memasuki usia senjanya, Anderson selalu meminta pendapat Seada mengenai pandangannya.

Detik2 menjelang masa kritisnya, Anderson meninggalkan sebuah surat wasiat yg mengejutkan. Begini bunyi surat itu.

_"Sy sudah kaya sebelum mengenal ibu Seada. Namun, ketika sy berdiri di depan ibu & anak yg miskin & sedang sakit yg tidak tergoda dg setumpuk uang yg dipungutnya itu, apalagi saat itu mereka sedang membutuhkan uang, sy merasa mereka bahkan jauh lebih kaya dari sy, karena mereka memegang teguh prinsip hidup yg mulia. Itu adalah prinsip yg sangat minim dimiliki pengusaha"_

_"Harta yg sy dapatkan semuanya ini hampir berasal dari berbagai trik & intrik.
Adalah mereka yg membuat sy sadar bahwa modal hidup terbesar dalam hidup seseorang adalah perilaku"_

_"Sy mengadopsi Seada bukan untuk balas budi, juga bukan karena simpati.
Tapi sy mengundang sesosok tauladan. Dg adanya dia di sisi sy, sy bisa mengingat hal mana yg pantas atau tidak dilakukan dalam bisnis. Inilah alasan pokok sy belakangan yg membuat usaha sy terus berkembang makmur & sy menjadi milyuner"_

_"Setelah kematian sy, seluruh harta & aset sy wariskan pada Seada sebagai penerusnya. Ini bukan hadiah, tapi demi agar usaha sy bisa lebih gemilang, sy yakin putra sy yg pintar bisa mengerti dg pertimbangan matang sy selaku ayahnya"_.

Ketika putra Anderson pulang dari luar negeri, dia membaca dg seksama surat wasiat ayahnya.

Dia segera tanpa ragu sedikit pun menandatangani persetujuan tentang surat warisan terkait harta termaksud.

_“Saya setuju Seada mewarisi seluruh aset ayah saya. Saya hanya meminta Seada menjadi isteri saya,”_ katanya.

Melihat putra Anderson menandatangani surat persetujuan warisan tersebut, Seada merenung sejenak, lalu membubuhkan tandatangan.

_“Saya terima seluruh harta maupun aset dari Anderson – Termasuk putranya.”_

*Sekarang, apakah anda telah menyadari dg dalil sederhana di atas?*

Jika anda bersikap dingin pada org lain, maka org lain juga akan bersikap seperti itu.

Jika anda sering mengkritik org lain, anda juga akan mendapatkan banyak kritik.

Jika anda selalu memasang muka cemberut, org lain juga akan membalasnya seperti itu.

Semua yg anda berikan, akan kembali kepada anda.

Selama anda selalu bersikap baik, anda telah menang, singkatnya seperti yg dikatakan penyair, “Apabila anda membenci atau berperilaku buruk/jahat pada org lain, maka dg sendirinya anda juga akan mendapatkan balasan yg sama bahkan mungkin lebih dari itu.”

Sama seperti pribahasa yg berbunyi, “Apa yg kamu tanam itulah yg kamu tuai.”

Segala sesuatu yg anda lakukan pada org lain itulah yg anda lakukan pada diri anda sendiri.

Jadi jika anda ingin mendapatkan sesuatu, maka anda harus membiarkan org lain mendapatkannya dulu.

Jika anda ingin berteman dg seorg teman yg tulus, anda harus bersikap/berteman tulus dulu padanya.

Jika anda ingin bahagia, maka bawalah sukacita pada org lain.

Hal terbaik yg bisa kita lakukan untuk diri sendiri adalah berbuat lebih banyak sesuatu yg baik untuk org lain.

Membantu org lain sama dg memberi sebuah jalan pada kita sendiri.
🙏🏼🙏🏼🙏🏼💪🏻💪🏻💪🏻

Sabtu, 30 Juni 2018

Belajar dari negara maju

📜     *KULIAH  TUJUH  MENIT*                                               

_Perbedaan antara negara miskin dan kaya bukanlah dari umur sebuah bangsa._

Terbukti dari negara-negara tua seperti India dan Mesir, yang berusia lebih dari
2000 tahun dan masih merupakan negara miskin.

Di sisi lain, Kanada, Australia dan Selandia Baru yang baru berusia 150 tahun lalu hari ini adalah negara kaya.

Perbedaan antara negara miskin dan kaya tidak juga tergantung pada sumber daya alam yang tersedia.

Jepang memiliki wilayah yang terbatas, 80% pegunungan, tidak cocok untuk pertanian atau pertanian, tetapi menjadi nomor dua dalam ekonomi dunia. Negara ini seperti pabrik terapung yang sangat besar, mengimpor bahan mentah dari seluruh dunia dan mengekspor produk manufaktur.

Contoh lain adalah Swiss, ia tidak menanam coklat tetapi menghasilkan cokelat terbaik di dunia. Di wilayahnya yang kecil dia memelihara hewan dan mengolah tanah hanya selama empat bulan dalam setahun, namun memproduksi produk susu terbaik. Sebuah negara kecil yang memiliki citra keamanan dan menjadikannya sebagai bank terkuat di dunia.

Para eksekutif atau pemimpin dari negara-negara kaya yang berinteraksi dengan rekan-rekan mereka dari negara-negara miskin tidak menunjukkan perbedaan intelektual yang signifikan.

Faktor-faktor warna kulit juga tidak begitu penting, para migran yang bermalas-malasan di negara asal mereka sangat produktif di negara-negara Eropa yang kaya.

Lalu apa bedanya?

Perbedaannya adalah perilaku dari manusianya, yang dibentuk selama bertahun-tahun oleh pendidikan dan kebudayaan.

Ketika kita menganalisa perilaku orang-orang dari negara-negara kaya dan maju, diamati bahwa mayoritas mereka mematuhi prinsip-prinsip kehidupan berikut:

1. Etika, punya rasa malu.
2. Integritas/tdk gila jabatan.
3. Tanggung jawab.
4. Taat Hukum dan Aturan.
5. Mencintai profesinya.
6. Senang menabung dan berinvestasi
7. Positif thinking.
8. Menghargai dan tepat waktu.
9. Selalu produktif.

Di negara-negara miskin, hanya sedikit yang mengikuti dan menjalankan prinsip-prinsip dasar ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Mereka tidak miskin karena kekurangan sumber daya alam atau karena alam yang sangat kejam.

Mereka miskin karena tidak memiliki perilaku yang positif. Mereka tidak memiliki kemauan untuk mengikuti dan mengajarkan prinsip-prinsip kerja masyarakat dengan peradaban yang maju.

MEREKA MENJADI NEGARA MISKIN KARENA *MANUSIANYA HANYA SIBUK MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ORANG LAIN*.
 
APABILA KITA HANYA SENANG MEMIKIRKAN DIRI KITA SENDIRI MAKA KITA TIDAK AKAN DAPAT MEMPERBAIKI NEGARA INI.

BELAJARLAH MEMPERBAIKI PERILAKU KITA AGAR SESUAI DENGAN PRINSIP-PRINSIP KEHIDUPAN.

Jika Anda tidak meneruskan pesan ini, tidak akan terjadi apa2 pada Anda. Anda tidak akan mengalami nasib sial, tidak akan dipecat dari pekerjaan, tidak akan kelaparan atau mengalami kesulitan.

Tetapi, jika Anda mencintai NEGARA ANDA,
cobalah dilaksanakan dan sebarkan pesan ini, biar makin banyak orang yg dapat merenungkannya.

Tunjukkan rasa hormat dan tetaplah rendah hati sebesar apapun kita..  👍🏽

Rabu, 20 Juni 2018

Mitos bangsa Tionghoa

Universitas Harvard adalah universitas klas 1 di dunia,
contohnya profesor yg menjelaskan tentang masalah argumentasi keyakinan  dan kepercayaan negara kita,  benar2 sangat menyeluruh dan tuntas.

Menurut profesor Harvard: orang Tiongkok sendiri yg tidak mengetahui khas negaranya, tapi malah bisa berdiri tegak sampai saat ini.

Profesor di Akademi Teologi di Universitas Harvard, USA, David Chapman, dalam suatu ceramah, yg dihadiri oleh hampir 1000 mahasiswa di bawah panggung, berbagi, membaca dan mengartikan mitos/legenda Tiongkok, bahkan tidak kurang dari 10x, dengan nada yg semangat menyimpulkan intisari dari mitos/legenda Tiongkok yaitu:  ciri khas bangsa Tiongkok.

Dibawah dorongan perasaannya, suasananya selalu antusias dengan semangat yg menggelora. Katanya: "di dalam mitos kita, api adalah anugerah dari Tuhan;  dalam mitos Yunani, api adalah hasil curian PROMETHEUS;  dan dalam  mitos Tiongkok, api dibuat dan diperoleh dengan cara menggosok sebatang kayu pada kayu yg lain, tanpa pantang menyerah! Inilah perbedaannya, dengan cerita ini mereka mengingatkan generasi berikutnya agar tabah,  teguh dan berjuang keras melawan alam!!
(钻木取火/zuanmuquhuo)"
"Dalam menghadapi air bah raksasa pada zaman Nuh,kami bersembunyi di bahtera Nuh, tapi dalam mitos Tiongkok, leluhur mereka telah mengalahkan, dan menaklukan air bah, lihatlah, tetap berjuang keras  melawan alam, berjuang keras melawan bencana!" (大禹治水/dayuzhishui/Yu Agung Mengendalikan Air Bah )"
"Bila anda membaca dongeng bangsa Tiongkok, anda akan merasakan bahwa cerita mereka tidak bisa dibayangkan dan dimengerti, di luar isi ceritanya, setelah menemukan intisari kebudayaan yg diungkapkan dalam dongeng tsb, anda akan mengetahui hanya ada 2 kata: berusaha keras dan berjuang keras!
Bila ada gunung yg menghalangi di depan pintu anda, anda akan memilih pindah rumah atau menggali terowongan? Jelas, pindah rumah adalah pilihan yg terbaik. Tapi dalam cerita Tiongkok, mereka malah memindahkan gunung (愚公移山/yugong yishan/Kakek Bodoh Memindahkan Gunung)! Sayangnya, inti semangat yg demikian ini tidak pernah ada dalam mitos kita, mitos kita adalah mendengar apa yg diatur oleh para dewa."

"Setiap negara pasti memiliki dongeng Dewa Matahari/Apollo, pada jaman ke suku an, Dewa Matahari memiliki wewenang yg absolut, yg mutlak, yg sepenuhnya, dengan melayangkan dan melepaskan pandangan jauh dan luas terhadap mitos Dewa Matahari, anda akan menemukan bahwa hanya dalam mitos Tiongkok ada cerita  yg berani menantang Dewa Matahari: ada seseorang karena matahari bersinar terlalu panas, lalu mengejar matahari, mau memetik nya (夸父追日/kuafuzhuiri/Kuafu Mengejar Matahari). Sudah pasti dia akhirnya mati kelelahan-----saya mendengar banyak yg menertawakan, ini sungguh disayangkan,  karena kalian menertawakan orang yg tidak tahu diri ini, tapi ini malah membuktikan kalian tidak memiliki kesadaran untuk menantang kesulitan. Tapi dalam mitos Tiongkok, orang menganggap dan memperlakukannya seperti pahlawan, tersebar luas dan menjadi buah bibir, karena dia berani melawan  tenaga yg kelihatannya sulit dimenangkan.

Dalam cerita lainnya, mereka akhirnya berhasil memanah matahari (后异射日/houyisheri/Houyi Memanah Matahari), para leluhur Tiongkok menggunakan cerita ini untuk memberitahukan generasi berikutnya: boleh kalah, tapi jangan pernah menyerah. Orang Tiongkok menjadi dewasa karena mendengar mitos seperti ini, semangat berani berjuang keras sudah menjadi warisan gen, kesadaran mereka tidak ada, tapi mereka bisa seperti leluhurnya kuat dan kokoh.
Karena itu kalau saat ini anda berpikir orang Tiongkok memiliki semangat yg tidak mau mundur dan tidak mau mengalah, itu sangat mudah dipahami dan dimengerti, itulah sebabnya mereka bisa berdiri tegak, kuat dan kokoh sampai saat ini.

Setelah video ceramah Prof David tersebar di situs kontak sosial, timbul banyak diskusi hangat para netizen di dalam maupun di luar.

"Seorang anak gadis mati tenggelam di laut, dia hidup kembali menjadi burung, ingin mengisi dan meratakan laut---
inilah yg dinamakan berusaha keras dan  berjuang keras!" (精卫填海/jingweitianhai/Burung Jingwei Mengisi Laut)

"Seseorang dipenggal kepalanya karena telah menantang kekuatan tak terkalahkan Dewa Surga, tapi dia tidak mati, malah mengayunkan kapaknya sambil terus berusaha dan berjuang keras!" (刑天/xingtian/Raksasa Tanpa Kepala yg Hidup Sebelum Dinasti Qin).

Harus dikatakan, sudut pandang Prof David Chapman dalam menjelaskan dan menguraikan mitos Tiongkok sangatlah inovatif dan luar biasa, pun sangat memuaskan.
Kita sering mengatakan ribuan tahun lamanya bangsa Tiongkok, karena mengandalkan berjuang keras melawan alam, melawan bencana, melawan keadaan yg terus menerus baru bisa bertahan eksis dan lanjut sampai sekarang, tapi ada berapa orang kah yg terpikir, semangat juangnya  orang Tiongkok yg berlangsung selama ribuan tahun ini bagaimana bisa bertahan terus?

Dalam setiap mitos suatu bangsa, pasti ada tanda selarnya(cap) tersendiri, tapi apakah anda pernah melihat mitos bangsa mana yg memiliki sedemikian banyak cerita perjuangan melawan dan memerangi alam seperti bangsa Tiongkok?
老子/laozi/ahli filsafat, ahli sejarah, ahli sastra, pemikir (pendiri Taoisme) dalam bukunya 道德经/Daodejing (The Classic of the Virtue of the Dao) bab 5, tertulis 天地不仁, 以万物为刍狗/tiandiburen, yiwanwuweichugou, yg artinya adalah bila ingin bertahan hidup, harus mengandalkan diri sendiri, jangan bergantung pada langit biru. 
Ini kedengarannya lebih kejam dari " 神爱世人“/shenaishiren/
Dewa menyayangi orang awam, tapi memang demikian lah kenyataan nya.

Kita mendengar cerita mitos ini dari kecil sampai dewasa,  dari mulut ke mulut,  dan diteruskan ke generasi berikutnya, yg diwujudkan  bukan semata-mata pada ceritanya yg sederhana.
Setiap kebudayaan pada masa permulaan semuanya memiliki diskusi tentang dewanya, tapi hanya kebudayaan kita yg tidak takut pada dewa, dan mungkin karena kita sangat memahami secara mendalam perkataan LaoZi tsb, maka itu leluhur kita selamanya tidak pernah menitipkan harapan bertahan hidup pada perhatian dewa,dan karena itulah, banyak orang yg mengatakan bahwa orang Tiongkok tidak memiliki keyakinan, tidak memiliki kepercayaan.  Hahaha, apakah bangsa yg tidak memiliki keyakinan dan kepercayaan bisa bertahan terus dan eksis sampai 5000 tahun lamanya?

Sesungguhnya, berani berusaha keras  dan berjuang keras, 
tidak takut kalah, malahan tidak mau menyerah, adalah semangat bangsa kita, dan itu adalah juga keyakinan dan kepercayaan kita.

==========================

Jumat, 27 April 2018

JANGAN BURU BURU MENGHAKIMI DAN BERBURUK SANGKA

*_STORY_*:
Ada sepasang Suami Isteri ter-gesa² berlari menuju ke Helikopter di Puncak Gedung Hotel untuk menyelamatkan diri, pada saat terjadi *_kebakaran._*
Tetapi saat sampai di atas sana, mereka menyadari bahwa *_hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa._*

Dengan segera *_sang Suami melompat mendahului Istrinya_* untuk mendapatkan tempat itu, sementara *_sang Istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat_* sebelum Helikopter menjauh.

Dan kejadian Berikutnya....

Api itu semakin membesar dan menghanguskan seluruh bangunan (termasuk sang Istri)

*_DIALOG_* :
Dosen yang menceritakan kisah ini bertanya pada mahasiswa²nya,
*_"Menurut kalian, apa yang sang Istri itu teriakkan?._*

Sebagian besar Mahasiswa dan Mahasiswi itu menjawab :
- Kamu *_Jahat_*
- Aku *_Benci_*
- *_Kurang Ajar_*
- Kamu *_Egois_*
- *_Tidak Tanggung Jawab_*
- *_Tidak Tahu Malu_*

Tapi ada seorang Mahasiswi yang hanya diam saja, dan Dosen itu meminta Mahasiswi yang diam itu menjawab.
Kata si Mahasiswi, saya yakin si Istri pasti berteriak...
*_"Tolong jaga anak kita baik2"_*

Dosen itu terkejut dan bertanya,
"Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?".

 Mahasiswi itu menggeleng,
" Belum, tapi itu yang dikatakan oleh Ibu saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis ".

Dosen itu menatap seluruh kelas dan berkata, *_"Jawaban ini benar_* ......".

*_HOTEL itu kemudian benar² terbakar habis_*... dan...sang Suami harus kembali ke kota kecil nya dengan air mata yang terus menetes harus *_menjemput anak anak mereka yang masih TK dan BALITA_* .....dan *_mengasuh anak anak mereka sendirian,_* dan Kisah Tragedi tersebut di simpan Rapat- rapat....tanpa pernah dibahas lagi.

Dan ber-tahun² kemudian,
Anak anak itu sudah menjadi Dewasa....
Ada yang menjadi Pengusaha...
Ada yang menjadi Dokter....
dan 1 lagi masih bekerja sambil kuliah,

Pada suatu hari ketika Anak Bungsu nya membersihkan kamar sang Ayah......Anak itu menemukan *_Buku Harian Ayahnya,_*

Dia menemukan kenyataan bahwa saat orang tuanya ke Hotel itu, mereka sedang berobat jalan karena sang Ibu menderita Penyakit Kanker ganas dan akan segera meninggal.

Karena itulah, di saat darurat itu, Ayahnya memutuskan mengambil satu²nya kesempatan untuk bertahan hidup.
 
Dan dia menulis di buku harian itu,
*_"Betapa aku berharap yang naik ke Helicopter itu Isteriku sayang,......tapi demi Anak-anak kita, terpaksa dengan hati menangis membiarkan dirimu terbakar sendirian"._*

Si Anak Bungsu kemudian menceritakan  kepada kedua Kakak nya....dan mereka bertiga segera menyusul sang Ayah di kampus......mereka sujud mencium kaki sang Ayah bergantian.....(mengucap syukur atas perjuangan sang Ayah membesarkan mereka semua....sekalipun dengan beban mental yang demikian berat)

Cerita itu selesai, ....dan seluruh kelas pun terdiam.

*_PENUTUP :_*

Dosen itu kemudian berkata :
"Siapakah sang Ayah ?"....
Sang Ayah itu saat ini lah yang ada di hadapan kalian
Mahasiswa dan mahasiswi nya segera berlarian memeluk sang Dosen.
Mereka sekarang mengerti Hikmah dari cerita nyata tsb,

* Bahwa *_kebaikan dan kejahatan_* di dunia ini tidak sesederhana yang kita pikirkan,
ada berbagai macam komplikasi dan alasan dibaliknya yang kadang sulit dimengerti.

* Karena itulah *_jangan pernah melihat hanya luarnya saja_* dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa².

* Mereka yang sering membayar untuk orang lain bukan berarti kaya, tapi karena *_lebih menghargai hubungan_* daripada uang.

* Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh bukan karena bodoh, tapi karena *_lebih menghargai konsep tanggung jawab._*

* Mereka yang *_meminta maaf_* duluan setelah bertengkar bukan karena bersalah, tapi karena lebih menghargai orang lain.

* Mereka yang *_mengulurkan tangan_* untuk menolongmu bukan karena merasa berhutang, tapi karena menganggap kita adalah sahabat.

* Mereka yang *_sering mengontakmu_* bukan karena tidak punya kesibukan, tapi karena kita ada di *_dalam hatinya._*

🍃 *_JANGAN MUDAH MENGAMBIL KESIMPULAN KARENA ASUMSI._*
💕💕💕

Sabtu, 21 April 2018

Iwan Ong. Kartono


*K A R T O N O*
---------------------
_(dalam rangka menyambut Hari Kartini)._

🍃🕊🍃🕊🍃🕊

_Kartono ....._
_nama lengkapnya ..._*RM. Panji Sosrokartono ...*

_Lahir tahun 1877._

_Kakak kandung  *... RA. Kartini ...*😳_

_1898 ... Kartono orang pribumi pertama  ... yang kuliah di luar Hindia - Belanda .... 🙂_

_Karena kecerdasannya ... beliau menjadi kesayangan para dosennya .... 😊_

_Beliau bisa menguasai ... 27 bahasa asing ... & 10 bahasa Nusantara ... 😳_

_Pangeran ganteng ini pinter bergaul, ... anak orang kaya, terkenal, ... & merakyat ..... 😇_

_Banyak cewek² Eropa nyebut si_ *Sosrokartono,  ... "De Mooie Sos."* _(artinya ... Sos yang ngganteng).😱_

_Bule Eropa & Amerika  ... sebut beliau dengan hormat ..._  *'De Javanese Prins' (artinya ... Pangeran Jawa)*... _akan tetapi orang sesama pribumi memanggil ... Kartono ... saja. 😞_

_1917 ... beliau menjadi wartawan perang dunia 1 ... koran Amerika yakni ...  The New York Herald ... cabang di Eropa .... 😳_

_Beliau memadatkan artikel bahasa ... Perancis sejumlah 30 kata dalam 4 bahasa (yakni ... Inggris, Spanyol, Rusia, Perancis) ..._

_Sebagai wartawan perang, beliau diberi pangkat ... Mayor ... oleh Sekutu, ... tapi menolak membawa senjata ... kata beliau :_

_*"Saya tidak menyerang orang,  ... oleh karena itu saya pun tidak akan diserang. Jadi apa perlunya membawa senjata ?"*_

_Beliau ... ahli diplomasi yang hebat ... 😳_

_Beliau sempat gemparkan Eropa - America ... dengan artikelnya tentang perundingan Jerman & Perancis yang rahasia serta sangat tertutup, ... yakni diselenggarakan di dalam salah satu gerbong kereta api, ... yang berhenti di tengah hutan, ...bahkan mendapat penjagaan yang sangat super ketat dari semua wartawan yang sedang mencari informasi dan berita ...  Eeeeeh !! koran New York Herald  ... telah memuat hasil perundingan tersebut .... !! 😱_

_1919 ... beliau jadi penterjemah tunggal .... di Liga Bangsa Bangsa ... 🙂_

_1921 ... LBB dirubahnya  menjadi PBB ..._ 😁

_Ia ketua penterjemah utk segala bahasa kalah kan  .... para poliglot bule Eropa - Amerika ... 😁_

_1925  ... Pangeran Sos. pulang ke tanah air ... Ki Hajar Dewantara angkat dia jadi  .... kepala sekolah menengah ... di Bandung  😱_

_Rakyat berjejal temui si pintar ini, ... untuk minta air & doa darinya ...  Anehnya banyak yang sembuh  🤔 ...  maka antrian pun makin banyak termasuk bule² Eropa ...  akhirnya beliau dirikan klinik bernama ... *Darussalam* ... 😇_

_Beliau pernah sembuhkan seorang anak Eropa hanya di sentuh-sentuh (... tuk sebanyak 3 kali ) dihadapan para dokter yang sudah angkat angkat tangan untuk berusaha menyembuhkan penyakit si anak tersebut ..._

_Anak tersebut ... sembuh ... dalam hitungan detik  ... 🤔_

_Beliau juga pernah memotret kawah gunung dari udara. hebatnya tanpa ... pesawat ... 😳(?)_

_Soekarno muda ... sering diskusi dengannya ... 🙂_

_Bung Hatta sebut beliau orang ... jenius ... 😊_

_Rumahnya berkibar bendera merah putih 🇮🇩 ... tetapi Belanda 🇳🇱, Jepang 🇯🇵, dan sekutu seolah tak peduli ... 😳_

_1951  ..... beliau wafat 😭 di Bandung  ...  dikebumikan di makam Sedo Mukti, Desa Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah di samping makam kedua orang tuanya_ *Nyai Ngasirah dan RMA Sosroningrat*. 😢😢

_Beliau ketika meninggal ... dalam kondisi tidak punya apa², ... rumah pun beliau hanya mengontrak .... padahal sebagai putera bangsawan & cendekiawan ia bisa hidup mewah ... 😇_

_Orang² tidak temukan pusaka dan jimat di rumahnya. hartanya ... hanya selembar kain bersulam huruf ... *ALIF* ... 😇_

_Pada batu nisan makamnya tertulis :_

         *SUGIH TANPO BONDO.*
         *DIGDAYA TANPO AJI².*

_Beliau  ... seorang wartawan hebat ...  tapi *PWI* .... tidak pernah singgung namanya._

_Beliau ... tokoh pendidikan ... tapi para guru seolah lupa namanya._

_*Sang Alif ....*_
_*Alif sak jeroning Alif ...*_

🍃🕊🍃🕊🍃🕊

10 kekuatan manusia 诸葛亮

Dahsyatnya 10 Kekuatan Manusia....(Rugi Gak Dibaca).

Selama menjadi penasehat, Zhuge Liang (Tokoh Genius & Hebat di Zaman Sam Kok / Tiga Kerajaan) pernah menulis sebuah surat kepada anaknya. Isi surat yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak lekang oleh waktu dan perubahan, diantaranya berisi tentang 10 kekuatan manusia, yaitu :

1. Kekuatan Keheningan

Keheningan membantu kita menenangkan diri untuk menjernihkan pikiran. Ia menjelaskan bahwa suasana hening membantu kita melakukan introspeksi diri, mengevaluasi segala tindakan, dan menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri. Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam belajar adalah keheningan, sebab dalam keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya visi dan misi hidup kita.

2. Kekuatan Hidup Hemat

Zhuge Liang memberikan petunjuk bahwa hidup bersahaja akan menyelamatkan diri kita agar tidak diperbudak oleh materi. Hidup sederhana menurut sang penasehat ini membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih bermoral. Jangan terseret dalam pola hidup boros, sebab pola hidup boros suatu saat dapat mengubur kita kedalam tumpukan hutang dan puing-puing kehancuran.

3. Kekuatan Membuat Perencanaan

Dalam surat-surat itu Zhuge Liang menegaskan tentang pentingnya merencanakan hidup. Fail to plan means plan to fail – Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal. Dengan melakukan perencanaan yang baik, maka kita akan dapat menempatkan prioritas dengan baik pula. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang baik akan selalu membuat kita gagal menyelesaikan apapun yang kita kerjakan.

4. Kekuatan Belajar

Zhuge Liang dalam suratnya menyebutkan bahwa keheningan memaksimalkan pencapaian hasil dari tujuan belajar. Ia meyakini bahwa kemampuan manusia bukan berasal dari pembawaan sejak lahir, melainkan merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan dengan konsisten. Oleh sebab itu ia menyarankan agar kita tak pernah berhenti belajar sampai kapanpun. Sementara dalam proses pembelajaran, kerendahan hati akan sangat membantu kita menyerap dengan mudah ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.

5. Kekuatan Nilai Tambah

Nasehatnya ini menekankan kita agar lebih banyak memberi, karena hal itu akan membuat kita lebih banyak menerima. Oleh sebab itu kita harus berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik untuk orang lain, diantaranya kepada keluarga, kerabat, teman, konsumen, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Bila kita mampu memberikan sesuatu yang ekstra atau nilai tambah terhadap apa yang dibutuhkan orang lain, tentu saja mereka akan senang, merasa tersanjung dan terpesona. Tak heran jika selanjutnya mereka ingin selalu menjalin hubungan yang menguntungkan bagi Anda.

6. Kekuatan Kecepatan

Beliau menesehat anaknya agar tidak menunda-nunda pekerjaan karena penundaan artinya menghambat usaha kita mencapai visi dan misi secepat mungkin. Ia menandaskan agar kita menjalankan segala sesuatu dengan efektif dan efisien waktu. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu. Jika perlu, satu hal dilakukan bersama-sama dengan tim agar lebih cepat terselesaikan, “Alone we can do so little; together we can do so much. – Sendiri kita menyelesaikan sedikit pekerjaan; bersama kita kerjakan sangat banyak pekerjaan,” kata Hellen Keller.

7. Kekuatan Karakter

Zhuge Liang menasehati anaknya agar membiasakan diri tidak bersikap tergesa-gesa, sebab segala sesuatu memerlukan proses. Kehati-hatian dalam bersikap dapat membentuk sebuah karakter yang utuh. Dalam pepatah bangsa Tionghoa dikatakan, “Diperlukan waktu hanya sepuluh tahun untuk menanam dan memelihara sebatang pohon, tapi memerlukan waktu paling sedikit 100 tahun untuk membentuk sebuah watak yang utuh.”

8. Kekuatan Waktu

Dalam suratnya Zhuge Liang menginginkan anaknya menghargai waktu. Sebab waktu berlalu sangat cepat, tak jarang ikut mengikis semangat dan cita-cita kita. Oleh sebab itu manajemen waktu dengan baik, jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat.

9. Kekuatan Imaginasi

Zhuge Liang memberikan nasehat supaya kita berpikir jauh ke depan, agar kita tidak tertinggal oleh jaman yang terus berkembang. Imajinasi tentang masa depan dikatakannya lebih kuat dari pengetahuan. Hal ini juga pernah diucapkan oleh Albert Einstein, “Imagination is everything. It is the preview of life’s coming attractions. – Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik realitas yang akan datang.”

10. Kekuatan Kesederhanaan

Sang penasehat ini mencontohkan kekuatan kesederhanaan dalam setiap surat-suratnya yang singkat dan mudah dimengerti tetapi sarat tuntunan hidup positif. Tidak ada teori atau tuntunan hidup yang muluk-muluk, melainkan kebijaksanaan hidup yang sederhana. Begitupun jika kita ingin menghasilkan prestasi hidup yang luar biasa, tak perlu menggunakan teori yang rumit. Sekalipun tindakan atau langkah-langkah yang kita lakukan sederhana tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka kita akan mudah meraih visi dan misi. “

Selamat pagi , happy weekend all

Rabu, 18 April 2018

Masalah

*KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari*

Seorang murid bertanya pada gurunya :

"Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?"

Guru : "Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmu yang bermasalah...?" 

"Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja. Itulah sebenarnya akar masalahnya"

Murid : "Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku"

Guru : "Ya itu karena pikiranmu bermasalah". Setiap kejadian dalam hidup itu sifatnya netral, pikiranmu yang menilai itu "bermasalah" atau "menguntungkan"

Murid : "Maksudnya?"

Guru : "Misalnya apakah hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan"

Murid : "Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup"

Guru :  "Lantas kalau hujan bagi tukang bakso dan tukang payung, apakah itu bermasalah?"

Murid : "Tentu saja tidak", bagi mereka malah menguntungkan

Guru : "yang jadi masalah hujannya atau orangnya...?"

*Ingatlah selalu ketika kita  berprasangka baik maka hal-hal baik yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita*

*Dan ketika kita selalu berprasangka buruk maka hal-hal buruk yang akan selalu kita jumpai setiap hari*

*Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita*

*Karena kita dan pikiran kita sendiri penyebabnya*

*Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Tuhan sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah*

1. Melihat rekan kerjanya naik jabatan
*Orang positif :*
Saya akan belajar dari dia
*Orang negatif :*
Pasti dia pintar banget cari muka

2. Melihat orang pergi liburan ke luar negeri?
*Orang positif :*
Ya Allah semoga kelak aku bisa seperti dia
*Orang negatif :*
Fotonya paling cuma buat pamer-pamer doang

3. Membaca status di WA/FB
*Orang positif :*
Terima kasih untuk infonya, izin share ya
*Orang negatif :*
Ah infonya basi saya sudah pernah baca kok

4. Membaca status humor di WA/FB
*Orang positif :*
Terima kasih telah bisa membuat saya tersenyum hari ini
*Orang negatif :*
Garing!!! Gak lucu!!!

5. Turun Hujan
*Orang positif :* Alhamdulillah udaranya jadi sejuk
*Orang negatif :*
Ah kalo pas lagi perlu terang, malah hujan, Dasar Sial!!!

6. Dapat Gaji
*Orang positif :* Alhamdulillah bisa buat sedekah dan bayar-bayar kebutuhan
*Orang negatif :* Percuma gajian juga gak cukup buat sedekah dan bayar-bayar kebutuhan

7. Punya suami baik
*Orang positif :* Alhamdulillah meskipun gajinya tidak besar tapi suamiku baik dan penuh perhatian
*Orang negatif :* Percuma punya suami baik, kalo gak bisa cukupin kebutuhan rumah tangga

8. Melihat orang berpakaian sederhana
*Orang positif :*
Duh...dia orang yang sederhana sekali ya, meskipun pejabat
*Orang negatif :*
Pejabat tinggi tapi penampilannya kok kampungan gitu sih

9. Punya Motor
*Orang positif :* Alhamdulillah punya motor, enaknya naik motor itu kalau pas panas gak kehujanan dan kalau pas hujan gak kepanasan
*Orang negatif :*
Begini nih kalau naik motor, kalau pas hujan basah kuyup, gak seperti orang yang punya mobil

10. Membaca postingan ini
*Orang positif :*
Terima kasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya, biar tambah manfaat bagi yang lain
*Orang negatif :* 
"Gak mau baca" karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar

*Tipe yang manakah kita...?*
*Mau ubah nasib ?*
*Segera ubah cara berpikir kita dan komentar kita setiap hari*

Selasa, 17 April 2018

Cerita Islam

WEJANGAN IMAM SYAFI'I KEPADA MURIDNYA

Diriwayatkan bahwa Yunus bin Abdi Al-'Ala, berselisih pendapat dengan sang guru, yaitu Al-Imam Muhammad bin Idris As-Syafi'i (Imam Asy Syafi'i) saat beliau mengajar di Masjid. Hal ini membuat Yunus bangkit dan meninggalkan majelis itu dalam keadaan marah..

Kala malam menjelang, Yunus mendengar pintu rumahnya diketuk ... Ia berkata : "Siapa di pintu..?"
Orang yang mengetuk menjawab : "Muhammad bin Idris."
Seketika Yunus berusaha untuk mengingat semua orang yang ia kenal dengan nama itu, hingga ia yakin tidak ada siapapun yang bernama Muhammad bin Idris yang ia kenal, kecuali Imam Asy Syafi'i..
Saat ia membuka pintu, ia sangat terkejut dengan kedatangan sang guru besar, yaitu Imam Syafi'i..

Imam Syafi'i berkata : "Wahai Yunus, selama ini kita disatukan dalam ratusan masalah, apakah karena satu masalah saja kita harus berpisah..?
Janganlah engkau berusaha untuk menjadi pemenang dalam setiap perbedaan pendapat... Terkadang, meraih hati orang lain itu lebih utama daripada meraih kemenangan atasnya..
Jangan pula engkau hancurkan jembatan yang telah kau bangun dan kau lewati di atasnya berulang kali, karena boleh jadi, kelak satu hari nanti engkau akan membutuhkannya kembali.."
"Berusahalah dalam hidup ini agar engkau selalu membenci perilaku orang yang salah, tetapi jangan pernah engkau membeci orang yang melakukan kesalahan itu..
Engkau harus marah saat melihat kemaksiatan, tapi berlapang dadalah atas para pelaku kemaksiatan..
Engkau boleh mengkritik pendapat yang berbeda, namun tetap menghormati terhadap orang yang berbeda pendapat..
Karena tugas kita dalam kehidupan ini adalah menghilangkan penyakit, dan bukan membunuh orang yang sakit.."

Maka apabila ada orang yang datang meminta maaf kepadamu, maka segera maafkan...
Apabila ada orang yang tertimpa kesedihan, maka dengarkanlah keluhannya...
Apabila datang orang yang membutuhkan, maka penuhilah kebutuhannya sesuai dengan apa yang Allah berikan kepadamu

Minggu, 15 April 2018

Cara Bahagia

Banyak orang _mengeluh_ atas hidupnya setelah melihat orang lain _lebih_ *SUKSES* dari dirinya.

Seorang _pengendara_ *motor* _mengeluh_ mengendarai *motor* tuanya kalo melihat *mobil* _mewah_ melintas di depannya.
Sebuah keluarga *IRI* saat melihat tetangganya *liburan* keluar negeri.
Keluhan _terlontar_ karena kita _terus menerus_ berupaya *membandingkan* diri dengan orang lain.

Ketika seseorang tidak dapat *mensyukuri* apa yg *ADA* didalam hidupnya,
ia tidak akan dapat _menciptakan_ *kebahagiaannya*.
*Kebahagiaan* tidak _terletak_ pada *kondisi* kita,
tapi pada apa yg kita *ciptakan* dalam *pikiran*.
Jika _keluhan_, _protes_ & tidak _bersyukur_ yg selalu *muncul* didalam *pikiran* kita,
apapun *kondisi* kita,
pasti kita tidak akan merasa *BERBAHAGIA*.

Mengapa orang yg *hidup sederhana* bisa *bahagia* ?
Mengapa orang yg hidupnya *berkelimpahan* masih tidak *bahagia* ?

Karena mereka *menciptakan* pola pikir yg *salah* di pikiran masing”
*Berbahagialah* orang-orang yang selalu *MENOLONG* org lain n selalu *BERSYUKUR*, serta selalu menebar *KEBAIKAN* sekitarnya
*Kebahagiaan* bukan karena _situasi_ atau _kondisi_ kita saat ini,
*Kebahagiaan* adalah Apa yg kita *ciptakan* di pikiran kita !!

Bila di perhatikan *SUNGAI* yang aliran airnya *TIDAK LANCAR*, kita akan mendapati beberapa *PENYEBABNYA* yaitu adanya :

*SAMPAH*
Kadang kita tidak bisa mengalirkan *HAL²* yang *BΑÍK*, karena *HIDUP* kita mengalirkan *SAMPAH²*.

*SAMPAH* berbicara tentang sesuatu yang di masukkan ke dalam diri kita, seperti : *GOSSIP*, *PIKIRAN NEGATIF*, *KEBENCIAN*, *IRI HATI*, *KEMARAHAN*, dsb.

Saat membiarkan diri kita *TERMAKAN* oleh *GOSSIP* / *OMONGAN NEGATIF* orang lain, rasa *KESAL*, *MARAH* dan *KECEWA* akan memenuhi *HATI* kita.

Belajarlah *MENGUASAI PIKIRAN*, karena kita tidak bisa *MELARANG* orang lain *MEMBICARAKAN* kita, namun kita bisa *MENJAGA* *PIKIRAN* kita untuk tetap *TENANG*.

*BATU*
Di sini *BATU* berbicara tentang *KEKERASAN HATI*.
Tidak jarang perbuatan orang lain membuat kita *SAKIT HATI*, lalu *MENDENDAM*.
Biasanya kita akan di hadapkan dengan 2 PILIHAN : *MAU MEMAAFKAN* ?
atau *TETAP MENDENDAM* kepada orang tsb?

Sebaiknya adalah kita belajar untuk memaafkan orang tersebut, karena kalau kita *MENDENDAM* kepada seseorang sama dengan kita *MENYAKITI* diri kita sendiri.

*LUMPUR*
Di sini *LUMPUR* berbicara tentang *MASA LALU*.
Mungkin kita memiliki *MASA LALU* yang *BURUK* , yang belum di selesaikan.
Karena itu, penting bagi kita untuk melupakan *MASA LALU* agar dapat menjadi *SUNGAI* yang mengalirkan *KEHIDUPAN BARU*.

*SUNGAI* tak bisa mengalirkan *KEHIDUPAN BARU* kalau masih ada *SAMPAH*, *BATU* dan *LUMPUR*.

Demikian juga hidup kita, Mari kita *BERSIHKAN* aliran *SUNGAI KEHIDUPAN* yang ada dalam diri kita masing2.

Senin, 26 Maret 2018

Prinsip Hidup

: Harus kita Ingat Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali:
* 1. Waktu *
* 2. Ucapan *
* 3. Kesempatan *
Jagalah itu, jangan sampai semua menyesal dikemudian hari..
: Harus kita Ingat Ada 3 hal yang bisa menghancurkan hidup seseorang:
* 1. Amarah *
* 2. Keangkuhan *
* 3. Dendam *
Hindarilah semua ini , Kita Harus bisa berubah demi kebaikan kita ..
: Harus kita Ingat Ada 3 hal yang tidak boleh hilang:
* 1. Harapan *
* 2. Keikhlasan *
* 3. Kejujuran *
Peliharalah Pribadi kita dengan baik jalankan  ketiganya dengan
Sungguh2..
: Harus kita Ingat Ada 3 hal yang paling berharga:
* 1. Kasih Sayang
* 2. Cinta *
* 3. Kebaikan *
Pupuklah/ Tanamkan kebaikan kita semua kepada sesama..
: Harus kita Ingat Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:
* 1. Kekayaan *
* 2. Kejayaan *
* 3. Mimpi *
Jangan terobsesi dan Jangan Menghayal, Tapi Lengkapi , Kerja keras yang baik n Benar,
TUHAN
akan berikan Mujizat pada kita..
:Harus kita Ingat Ada 3 hal yang bisa membentuk watak seseorang:
* 1. Komitmen *
* 2. Ketulusan *
* 3. Kerja Keras *
Upayakanlah dan Usahakan  sekuatnya  Tenaga kita untuk Mrncapainya..
:Harus kita Ingat Ada 3 hal yang membuat kita sukses:
* 1. Tekad *
* 2. Kemauan *
* 3. Fokus *
Usahakan dengan sungguh-sungguh Semuanya akan datang pada waktunya yang baik ..
: Harus kita Ingat Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu:
* 1. Rejeki *
* 2. Umur *
* 3. Jodoh *
DOA Mintalah pada
TUHAN
dan Kerja Keras yang baik dan Benar..
Harus kita Ingat ada 3 hal dalam hidup yang PASTI:
* 1. Tua *
* 2. Sakit *
* 3. Kematian *
* Persiapkanlah dengan sebaik baiknya dan Hadapilah apabila waktunya sudah Tiba ........

Minggu, 01 Februari 2015

PIKIRAN KECIL, SEDANG DAN BESAR

Menarik mengamati perkataan dari Eleanor Roosevelt, mantan Presiden USA yang mengatakan :

"Small Minds discuss people, Average Minds discuss events, Great Minds discuss ideas".

“Pikiran Kecil membicarakan orang. Pikiran Sedang membicarakan peristiwa. Pikiran Besar membicarakan gagasan”.

Maka sebagai akibatnya ...
PIKIRAN KECIL akan menghasilkan GOSIP.

PIKIRAN SEDANG akan menghasilkan PENGETAHUAN.

PIKIRAN BESAR akan menghasilkan SOLUSI.

Ketiga jenis pikiran ini ada di dalam setiap otak kita. Pikiran mana yang lebih mendominasi kita, begitulah apa yang dihasilkannya.

Kalau setiap saat otak kita dipenuhi oleh Pikiran Kecil, maka kita akan selalu asyik dengan urusan orang lain, namun tidak menghasilkan apa-apa, kecuali perseteruan. Tetapi bila Pikiran Besar yang mendominasi, maka ia akan aktif menemukan terobosan baru.

PIKIRAN KECIL senang menggunakan kata tanya “SIAPA”,
PIKIRAN SEDANG senang menggunakan kata: “ADA APA”, sedangkan
PIKIRAN BESAR selalu memanfaatkan kata tanya: “MENGAPA” dan “BAGAIMANA”.

Dalam melihat satu peristiwa yang sama, misalnya jatuhnya buah apel dari pohonnya, akan cenderung ditanggapi berbeda.

Si PIKIRAN KECIL akan tertarik dengan pertanyaan : “SIAPA SIH YANG KEMARIN KEJATUHAN BUAH APEL?”

Si Pikiran Sedang akan bertanya: “APAKAH SEKARANG BERARTI SUDAH MULAI MUSIM PANEN BUAH APEL ?”

Sedangkan Si PIKIRAN BESAR : “MENGAPA BUAH APEL ITU JATUH KE BAWAH, BUKANNYA KE ATAS?”.
Dan pikiran yang terakhir itulah yang konon mengisnpirasi SIR ISAAC NEWTON menemukan TEORI GRAVITASInya yang terkenal.

Tidak ada satupun prestasi atau karya di dunia ini yang dihasilkan oleh Pikiran Kecil.

Di samping itu, ketiga jenis pikiran ini juga mempunyai ‘MAKANAN’ FAVORIT yang berbeda.

Si PIKIRAN KECIL biasanya senang melahap TABLOID, INFOTAINMENT, KORAN MERAH

si PIKIRAN SEDANG amat berselera dengan KORAN BERITA,

si PIKIRAN BESAR memilih BUKU-BUKU/ ARTIKEL yang membangkitkan INSPIRASI.

Rabu, 21 Januari 2015

7 Cara Melatih Diri Menjadi Pemimpin Besar yang Lebih Baik


Memimpin sebuah perusahaan baik besar maupun kecil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak yang harus dipelajari dan dilakukan untuk menjadi pemimpin baik yang mampu membawa perusahaan menjadi sukses. Mencapai dan melebihi target dalam sebuah bisnis memang dinilai menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pemimpin. Karena ketika itu terjadi, pemimpin tersebut dinilai mampu memimpin dengan benar dan tepat, sehingga mampu membawa bisnis mencapai sukses. Terlihat rumit dan berat saat difikir untuk dijalani. Tapi menjadi seorang pemimpin yang baik dan besar bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Kita bisa melatih diri kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya. Ini dia caranya:

1. Jangan takut akan kegagalan besar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak ada yang berjalan tanpa satu hambatan sekecil apapun itu. Akan ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi dan dilewati dengan kekuatan sebagai seorang pemimpin. Bukan tanpa alasan, karena ketika seorang pemimpin memiliki sikap kuat, tegar dan pantang menyerah terhadap apa yang dihadapinya, ini akan jelas berpengaruh terhadap perkembangan anak buah dan juga perusahaannya. Jangan takut akan suatu kegagalan, sekalipun itu termasuk kegagalan yang menurut kita besar. Saat kita mampu menghadapi dan bangkit, itulah saat dimana kita sudah melewati satu bagian untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

2. Usir keraguan terhadap diri sendiri

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.

3. Jangan puas dengan solusi standar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar, kita dituntut untuk mampu menerima dan memberikan solusi yang terbaik atas apa yang sedang terjadi. Saat dalam diskusipun, jangan puas dengan solusi yang dirasa standar. Jika memang ada anak buah Anda yang memiliki solusi lebih baik, jangan malu untuk mengakuinya, dan jangan paksakan solusi yang standar itu untuk muncul dan mendominasi, karena Anda adalah seorang pemimpin. Menjadi bijaksana terhadap masalah dan solusinya, adalah salah satu kunci menjadi pemimpin yang baik.

4. Fokus pada hasil, bukan gaya

Hasil lebih diutamakan daripada hanya sebuah gaya dalam memimpin suatu perusahaan. Pastikan Anda dikenal oleh banyak orang karena hasil kepemimpinan Anda yang sangat baik, bukan hanya karena gaya kepemimpinan. Disini gaya dalam kepemimpinan memang terkesan mempengaruhi hasil dari apa yang dipimpin. Namun jangan biarkan hasil kepemimpinan Anda lebih buruk atau tidak terlihat hanya karena terlalu banyak gaya yang digunakan dalam memimpin.

5. Menjaga yang sudah terbentuk

Pastikan untuk lebih memantapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik, Anda harus mampu menjaga apa yang sudah terbentuk sebelumnya. Jangan mudah terpengaruh dengan arus yang membawa Anda merubah apa yang sudah ada. Lakukan dan pastikan setiap perubahan Anda lakukan untuk menuju menjadi yang lebih baik, bukan hanya dengan alasan mengikuti perkembangan zaman yang sedang trend. Ini akan menjadi buruk, saat Anda mudah tergoyah dan merusak segalanya.

6. Bagi seorang introvert, belajarlah bertindak sebagai ekstrovert

Entah apa yang Anda miliki, introvert ataupun ekstrovert, namun semua itu merupakan anugerah yang pasti Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang besar. Kita tahu bahwa introvert bukanlah tipe pemimpin yang dibayangkan oleh orang banyak, tapi dunia membuktikan bahwa banyak pemimpin besar yang berawal dari sebuah introvert. Nah, untuk kita yang merasakan diri sebagai seorang introvert, jangan berkecil hati. Kita bisa menjadi seorang pemimpin besar, salah satu caranya yaitu dengan kemampuan untuk bertindak seperti seorang ekstrovert. Mungkin terlihat seperti berpura – pura dan tidak menjadi diri sendiri. Tapi terkadang pura – pura diperlukan saat kita belajar untuk menjadi seorang pemimpin besar.

7. Tetap murah hati

Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik dari sebelumnya.

5 Cara Untuk Melatih Anda jadi Pemimpin yang Lebih Baik

Anda dilahirkan untuk menjadi pemimpin. Tinggal soal bagaimana anda dapat memposisikan diri dengan tepat pada keadaan-keadaan tertentu. Masalahnya, hal seperti ini membutuhkan kebiasaan-kebiasaan yang perlu dilatih. Ada sejumlah aturan tidak tertulis jika kita bicara soal bagaimana melatih kebiasaan kita sebagai pemimpin yang baik. Nah, berikut kami tulis 5 di antaranya:

1. Selalu menepati janji.

Jangan pernah membuat janji yang Anda sendiri tidak yakin dapat ditepati. Sebab tidak ada yang sanggup membunuh sebuah kredibilitas dengan cepat dibandingkan janji yang dilanggar atau harapan yang tidak terpenuhi. Kadang-kadang menepati sebuah janji memang menantang. Namun, jika anda dapat terus melatih komitmen anda, maka disiplin dan integritas anda akan ikut berkembang.

2. Berpakaian untuk mempengaruhi.

Jangan berpakaian untuk mengesankan, namun berpakaianlah untuk mempengaruhi. Artinya penampilan sehari-hari anda harus konsisten dengan citra personal maupun profesional anda.

3. Perlakukan tim sebagaimana Anda inginkan mereka memperlakukan pelanggan.

Menjadi pemimpin bukan berarti sebuah free pass agar anda dapat berlaku seenaknya. Cara Anda memperlakukan tim anda akan jadi barometer bagi pelayanan mereka. Maka jika anda ingin tim Anda sopan kepada pelanggan, dukung tim anda dengan penuh kesopanan.

4. Tampilkan komitmen untuk tumbuh.

Ketika Anda dan tim Anda bisa tumbuh dengan baik, begitu pula dengan tingkat pelayanan, efisiensi operasional dan segala sesuatu yang lainnya. Contohnya seperti yang diterapkan pada Suncoast Coffee Service & Vending. Sang founder senantiasa menyuplai karyawannya dengan buku-buku yang dapat memberi nilai tambah pada kehidupan pribadi dan profesional mereka. Karyawannya diberi $50 untuk setiap buku yang selesai dibacanya. Di akhir bulan, karyawan bertemu untuk membahas buku-buku motivasi. Inilah yang disebut komitmen untuk berkembang.

5. Haus Feedback.

Beberapa orang yang antipati terhadap feedback / umpan balik, menganggap setiap umpan balik yang mereka terima sebagai kritik, akan melewatkan kesempatan untuk belajar dari umpan balik tersebut. Padahal umpan balik tidak selalu datang setiap saat. Maka, daripada menunggu karyawan anda, anda dapat berinisiatif untuk memulai percakapan dengan pertanyaan, “Menurutmu, apa yang bisa kulakukan untuk menjadi pemimpin yang lebih baik?”
Jadi, Manakah tindakan yang sudah anda lakukan?
“Pemimpin” adalah mereka yang senantiasa punya inisiatif untuk menantang diri mereka agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Sedangkan “memimpin” berkaitan erat dengan apa yang Anda perbuat, bukan apa yang anda ketahui. Maka jika anda ingin memimpin dengan baik, gunakan pengetahuan yang telah anda dapatkan dari menantang diri anda ke dalam tindakan yang nyata.

10 Hal yang Harus Dilakukan oleh Seorang Pemimpin

Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, tapi bukan pula menjadi hal yang sulit untuk dipelajari. Banyak pemimpin perusahaan besar yang berasal dari orang biasa dan tidak ada apa – apanya. Namun karena ketekunan, kegigihan dan kejelian mereka memimpin, mereka mampu menjadi seorang pemimpin yang disegani banyak orang. Lalu apa saja sebenarnya yang pemimpin itu lakukan untuk bisa menjadi seorang pemimpin yang sukses? Ini dia:

1. Memimpin

Siapa yang akan menyangkal hal yang satu ini. Seorang pemimpin memang harus dan wajib bisa memimpin. Baik memimpin orang lain ataupun dirinya sendiri. Seni dari sebuah kemampuan memimpin adalah saat dimana mereka mampu memimpin dan mengarahkan pengikutnya yang memiliki banyak karakter yang berbeda dan itu tidak mudah untuk disatukan. Namun seorang pemimpin harus memiliki kemampuan akan hal yang satu ini.

2. Mengelola

Seorang pemimping juga harus memiliki kemampuan mengelola perusahaan baik dari sistem yang ada, hubungan karyawan, hingga mengelola modal saat masih baru menjadi seorang pemimpin perusahaan baru. Mengelola disini juga harus bisa dalam hal mengelola organisasi perusahaan yang sudah ada dan sudah dijalankan. Seorang pemimpin juga harus bisa mengelola waktu yang ada untuk bisa menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi mereka.

3. Menyusun strategi

Inovasi, ide ataupun strategi dalam sebuah bisnis akan terus muncul dan mewarnai berjalannya sebuah bisnis. Seorang pemimpin harus bisa menciptakan sebuah inovasi, ide dan strategi yang dibutuhkan dalam bisnis. Sekalipun suatu waktu kita pasti membutuhkan ide dan inovasi yang berbeda dari orang lain. Namun keputusan akhir tetap berada pada seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus mau mengambil resiko dari setiap keputusan yang ia ambil dalam hal strategi dan proses bisnis yang dijalankan.

4. Menciptakan budaya perusahaan

Sebuah perusahaan tidak akan besar tanpa adanya sebuah budaya yang menopangnya untuk maju. Sebuah perusahaan membutuhkan yang namanya budaya perusahaan, salah satu alasannya adalah untuk bisa mengimbangi setiap kemajuan yang muncul di masyarakat. Disini seorang pemimpin harus bisa membuat sebuah budaya perusahaan bagi perusahaan yang ia dirikan. Dan sebelum memerintahkan karyawan untuk melakukan setiap budaya tersebut, ia terlebih dahulu harus paham dan sudah mengamalkan apa yang ada di dalam budaya perusahaan itu.

5. Menginspirasi

Terkadang di dalam sebuah kegiatan bisnis seorang atau banyak karyawan yang merasa lelah dan menyerah atas apa yang ia kerjakan. Ia merasa tidak bisa dan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Nah, disinilah pemimpin harus mampu berperan aktif dan memberikan sebuah motivasi dan menginspirasi karyawan tersebut. Dalam keadaan apapun, seorang pemimpin yang baik harus selalu mampu menginspirasi karyawannya untuk tampil dan memberikan yang terbaik bagi dirinya sendiri dan juga perusahaan.

6. Bisa memprioritaskan waktu

Membangun sebuah bisnis tentu membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Akan ada banyak waktu yang dikorbankan untuk membangun sebuah perusahaan dan menjadi seornag pemimpin yang baik. Waktu untuk pribadi tentu akan dikorbankan banyak dalam hal ini. Untuk itu seorang pemimpin harus tahu mana yang menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang ia kerjakan saat itu. Ia harus tahu apa yang harus dan wajib dikerjakan terlebih dahulu dan mana yang bisa dikerjakan pada waktu santai. Ini penting dilakukan pada seorang pemimpin baru di perusahaan baru.

7. Multitasking

Jika Anda sedang dalam masa mendirikan dan mengembangkan bisnis baru, tentu Anda adalah pemimpin sekaligus karyawan didalamnya. Ini tidak salah, karena seorang pemimpin memang harus bisa multitasking dalam beberapa pekerjaan sekaligus. Terlebih bagi sebuah bisnis baru. Namun tidak baik jika itu terus dilakukan. Pemimpin hanya harus bisa bukan harus selalu menjadi multitasking. Karena ini membuat Anda sulit fokus mengerjakan satu pekerjaan. Anda membutuhkan partner yang bisa membantu Anda menyelesaikan semuanya. Anda membutuhkan relasi yang dapat membantu Anda mencari jalan keluar masalah Anda, dan lain sebagainya.

8. Merencanakan, Melaksanakan, Beradaptasi

Menjadi pemimpin memang tidak bisa tinggal diam, dari mulai membuat perencanaan bisnis, melakukan setiap proses bisnis, sampai dengan harus mampu beradaptasi dengan setiap perubahan di dalam proses bisnis yang terjadi. Pemimpin harus mampu menjalankan itu semua dengan jiwa kepemimpinan yang bijak dan tidak egois. Seorang pemimpin juga harus mau mendengar dan melihat apa yang dibutuhkan dan diinginkan karyawannya. Ini bertujuan untuk menciptakan rasa nyaman bagi setiap karyawan dalam proses kerja mereka.

9. Membuat keputusan cerdas

Yang satu ini tentu harus dikerjakan oleh semua pemimpin. Pemimpin baik bisnis maupun pemimpin di suatu pemerintahan harus mampu membuat sebuah keputusan dengan cerdas dan tegas. Setelah mendengar dan melihat apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh sekitarnya, ia juga harus mampu melihat apa yang kira – kira terjadi di masa mendatang jika ia mengambil suatu keputusan tersebut. Ia harus tahu baik buruk, untung dan ruginya dari setiap keputusan yang ia ambil.

10. Menang

Dan yang terakhir adalah Menang. Siapa yang tidak ingin menjadi seorang pemenang, semua orang tentu menginginkan menjadi seorang pemenang. Setiap pemimpin juga harus selalu menanamkan kemenangan di dalam fikiran dan hati karyawannya. Namun tetap menang dengan jalan yang benar. Tidak jarang penilaian masyarakat akan keberhasilan seorang pemimpin adalah ketika pemimpin atau kelompok mereka mencapai suatu kemenangan. Kemampuan pemimpin akan diuji disini, dari sebuah perencanaan hingga menggapai sebuah keberhasilan.

Ini dia 7 Kebiasaan Pemimpin Produktif yang Wajib Anda Tiru


Tidak mudah menjadi seorang pemimpin. Dibebani dengan tanggungjawab atas dirinya sendiri dan orang lain tentu bukan hal mudah. Terdapat tidak banyak pemimpin yang lebih baik atau lebih produktif dari pada lainnya. Sekalipun mereka mempercayai bahwa mereka terlahir untuk menjadi seorang pemimpin besar, tapi itu sangat kecil kemungkinan untuk bisa tercapai. Karena siapapun bisa belajar dan mencoba menjadi seorang pemimpin yang baik dan produktif. Berikut ini 7 kebiasaan yang dilakukan oleh pemimin produktif.

1. Menetapkan tujuan dan harapan yang jelas

Semua jenis pekerjaan selalu dimulai dengan menetapkan tujuan dan harapan yang jelas. Setiap karyawan perlu tahu apa yang perusahaan harapkan, begitu juga dengan perusahaan. Gol terbaiknya adalah dengan jumlah karyawan yang sedikit, fokus kerja yang lebih maksimal dan tujuan yang jelas dapat mendorong mereka mencapai hasil atau target yang sudah ditetapkan. Tidak terlalu mudah, tidak terlalu sulit, tapi semua cara ini berada diantara keduanya.

2. Libatkan tim Anda dalam proses pengambilan keputusan

Pemimpin memang memiliki peranan penting dalam setiap masalah dan pengambilan keputusan. Tapi apa jadinya seorang pemimpin ketika mereka hanya mencoba memecahkan masalah itu sendiri tanpa mau melibatkan anggota timnya? Semua yang diharapkan tidak mampu tercapai. Setidaknya setiap kali ada masalah, kita melibatkan anggota tim dalam berdiskusi, memusyawarahkan dan dalam pengambilan suatu keputusan. Karena keputusan diambil juga bukan untuk diri pemimpin sendiri, tapi juga untuk semuanya.

3. Berinteraksi positif dengan anggota tim

Tapi sebelum mulai untuk berdiskusi dengan anggota tim, ada baiknya kita terus memelihara dan menciptakan kehangatan hubungan dan interaksi dengan sesama anggota tim. Tidak mudah untuk berdiskusi ketika suasana di dalam anggota kelompok tidak nyaman. Selesaikan segera masalah internal diantara anggota tim, baru kita bisa menyelesaikan masalah tim yang jauh lebih besar. Ada banyak yang mengatakan, bahwa hal terbaik di dalam sebuah perusahaan adalah ketika anggota tim atau karyawan dapat berinteraksi dengan atasan mereka, seperti manajer, team leader dan bahkan jajaran direksi.

4. Memberikan visibilitas kepada manajemen senior

Sekalipun interaksi positif harus dibangun antara karyawan dengan manajer, supervisor, dan lain sebagainya, mereka juga harus menjalin hubungan baik dengan manajer senior dalam organisasi juga memiliki dampak yang sangat signifikan. Menurt Bill Emersoin, CEO Quicken Loans, ketika tim senior sebuah perusahaan berkomitmen untuk karyawan, karyawan perusahaan akan menanggapi mereka dengan baik. Itu artinya kita tidak perlu takut untuk hanya sekali menyapa atau berbincang – bincang, selagi masih dalam batas sopan santun.

5. Memfasilitasi interaksi dengan rekan kerja

Selain membangun hubungan baik dengan atasan, interaksi dengan sesama rekan kerja dan anggota tim juga dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap keterlibatan seorang karyawan dalam mencapai target perusahaan. Seseorang yang sulit berinteraksi dengan sesama rekan kerja atau anggota tim lain akan kesulitan berkomunikasi dengan atasan mereka. Dan ini akan membawa dampak buruk untuk proses kinerja yang membutuhkan keterlibatan banyak orang. Bahkan keterlibatan satu orang dengan yang lain akan menular kepada yang lainnya. Semkain mereka ingin berbagi kreativitas mereka dan ide – ide mereka dengan orang lain dalam organisasi.

6. Menghidupkan nilai inti

Setiap proses bisnis dalam perusahaan selalu memiliki nilai – nilai inti. Anda harus tahu apa yang Anda lakukan? Anda harus tahu apa yang ingin Anda capai dalam jangka waktu tertentu. Nilai – nilai inti ini bisa berupa tradisi & inovasi, semangat dari setiap karyawan, Lingkungan, etika, keuntungan & kerugian, keunggulan & kecepatan, dan lain sebagainya.

7. Berkomunikasi dan memberikan umpan balik

Untuk mencapai aktivitas yang produktif, Anda perlu tahu apa harapan Anda untuk mereka pada setiap pekerjaan, dan bagaimana mereka melakukannya. Anda perlu menjaga setiap karyawan dalam lingkaran informasi perusahaan. Anda harus mampu berkomunikasi dengan baik kepada setiap anggota kelompok, termasuk pemimpin senior, karyawan dan pelanggan. Anda juga harus bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Tapi Anda terlebih dahulu harus mendengarkan mereka dengan baik. Bahkan seorang pemimpin tidak boleh sungkan untuk menghampiri anggota tim yang sedang bekerja, untuk hanya sekedar bertanya kabar dan kelancaran pekerjaan mereka. Ini demi menjaga komunikasi dan memberikan feedback bagi mereka.

Ingin Jadi Produktif? Ini 10 Tips Melatihnya


Setiap dari kita yang memiliki kesibukan atau sedang fokus mengejar sesuatu, waktu adalah hal yang penting. Kita akan merasa salah, gagal atau menyesal ketika kita kehilangan waktu sekalipun hanya 1 jam saja. Produktif adalah salah satu hal yang harus kita miliki untuk bisa memaksimalkan waktu yang kita punya. Menjadi lebih produktif dari biasanya memang tidak mudah. Karena kita pasti merasa bahwa kita sudah menjadi produktif tapi belum mencapai hasil yang diharapkan. Untuk itu, perlu kita cari tahu hal – hal yang membuat kita jauh lebih produktif dari biasanya. Dan ini 18 trik untuk kamu yang ingin lebih produktif:

1. Buat peringkat prioritas kepentingan kamu, dan alokasikan waktu yang sesuai

Logo Beon-Prioritas to do list
Kita pasti memiliki banyak tugas untuk dikerjakan dalam satu harinya. Dan terkadang tugas – tugas itu masuk dalam jajaran prioritas yang harus kita kerjakan terlebih dahulu. Tapi tentu kita akan bingung saat kita hanya punya 8 – 9 jam setiap harinya dan harus mengalokasikan masing – masing waktu untuk menyelesaikan itu semua. Bisa – bisa yang namanya waktu istirahat itu tidak ada lagi. Tentu saja kita tidak menginginkan hal itu bukan?
Tuliskan setiap tugas yang kamu dapatkan dan harus kamu selesaikan. Atur setiap dari mereka dalam waktu  yang berbeda, tentu saja disesuaikan dengan target yang harus dicapai. Bisa harian, mingguan, bulanan, tahunan atau target jangka panjang karir kamu.
Lalu buat peringkat untuk setiap tugas dengan kepentingan relatif, artinya bisa kamu kesampingkan. Dalam skenario produktif kerja kamu, yang harus kamu lakukan adalah menghabiskan banyak waktu pada pekerjaan dengan prioritas tertinggi dan sedikit waktu untuk tugas yang lebih rendah peringkatnya.

2. Kamu harus tahu hasil yang kamu inginkan, dan segerakan untuk mencapainya

Logo Beon-Memahami tujuan
Jumlah jam kerja yang kamu miliki terkadang menjadi masalah ketika kamu dituntut untuk bisa memberikan hasil kerja yang terbaik. Jika kamu bisa membayangkan hasil terbaik yang akan kamu capai seperti apa, itu akan membantu kamu untuk bisa membuat rencana yang lebih efisien untuk mencapainya. Jika kamu bekerja sendiri atau secara individu, selalu pastikan bahwa kamu tetap berada di jalur rencana yang tepat. Dan jika kamu bekerja dengan orang lain, coba untuk mengkoordinasikan setiap tugas dengan lebih baik.

3. Paksa diri kamu untuk mengabaikan 80% email yang masuk di siang hari

Logo Beon-fokus bekerja
Jumlah waktu yang kita curahkan dalam sebuah proyek kerja harus bisa bervariasi, tergantung dari seberapa pentingnya proyek tersebut. Ada saat dimana kita harus meninggalkan hal yang kurang penting untuk sekedar membuat waktu kita bisa digunakan dengan maksimal. Kita bahkan bisa mengabaikan setidaknya 80% dari email yang kita terima di siang hari. Produktivitas kita sudah pasti terpecah saat harus mengecek, membaca dan membalas berkali – kali email yang masuk. Atur waktu dimana kamu harus memperhatikan email yang masuk.

4. Sekalipun jadwal kamu padat, jangan isi setiap jam yang kamu punya dengan semua jadwal

Logo Beon-People busy
Kita tahu bahwa jadwal yang kita miliki bahkan jauh lebih padat dari yang kita bayangkan. Hampir setiap jam kita akan berkutat dengan target dan waktu penyelesaian tugas yang sebentar. Cobalah untuk tidak mengisi setiap jam dalam jadwal kita dengan jadwal yang tiba – tiba muncul atau tidak terduga. Ini akan memecah jadwal yang sudah kita buat dan atur sebelumnya. Pastikan untuk mengatur apa dan kapan tugas itu akan dikerjakan dan diselesaikan. Jangan mengisi semua waktu yang kamu miliki dengan hal – hal yang mendadak dan tanpa rencana.

5. Buat kamu yang akan melakukan perjalanan dinas, jangan lupa untuk membuat to do list selama perjalanan. Manfaatkan waktu sebaik mungkin

Logo Beon-perjalanan kerja
Tidak jarang kita akan dikirim ke luar kota atau luar negeri untuk melaksanakan tugas. Yang terpenting dari setiap perjalan dinas adalah tidak membuat waktu yang kita miliki terbuang sia – sia. Kita coba untuk membuat daftar atau to do list yang dapat membantu kita mengatur waktu di perjalanan. Kita juga harus tahu tujuan dari perjalan kita, sehingga kita bisa memastikan bahwa tidak ada waktu yang terbuang percuma sebelum kita menyelesaikan perjalanan itu.

6. Rapat itu untuk benar – benar bicara serius, jangan membicarakan hal yang tidak penting

meeting efektif
Kadang kita terjebak dalam rapat yang tidak produktif sama sekali. Hanya untuk mengisi keharusan mengadakan rapat setiap minggu atau bulan. Tanpa tahu apa dan harus bagaimana mengawali dan mengakhiri topik. Rapat sudah mengambil hampir 35% dari hari kerja kita. Jadi bisa dipastikan bahwa berapa banyak waktu yang terbuang untuk menyelesaikan tugas penting kita dan hanya menjalankan rapat yang belum tentu menghasilkan.
Cobalah untuk membatasi sebuah pertemuan baik dengan klien ataupun rekan kerja. Kita hanya harus mengadakan rapat saat memang penting dan mendesak, yang tidak dapat tergantikan dengan diskusi via email atau telepon. Kita bisa mengoptimalkan waktu dengan menggunakan video conference, docs, dan teknologi berbagi lainnya.

7. Hilangkan setiap penundaan dengan membuat tenggat waktu yang lebih

Logo Beon-Menunda pekerjaan
Jika atasan kamu memberikan waktu 2 minggu untuk menyelesaikan tugas, maka bisa dipastikan akan ada banyak penundaan yang kita buat. Karena terkadang kita merasa bisa dan mampu mengerjakan di waktu yang sedikit. Cobalah untukmembuat tenggat waktu yang lebih untuk setiap tugas dengan jangka waktu atau target yang panjang. Ini hanya memastikan bahwa kita menghindari penundaan dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Kerjakan tugas di awal waktu, selesaikan dengan baik dan waktu lebih akan kita miliki di akhir.

8. Coba deh untuk membaca kesimpulan terlebih dahulu saat mau membaca apapun

Logo Beon-Membaca cerdas
Untuk membaca bacaan apapun itu, kita juga harus tahu apa tujuannya. Tanyakan pada diri kamu sendiri, kenapa kamu ingin dan harus membaca itu? Itu akan membuat kita tahu apa yang ingin kita cari sebenarnya ketika membaca, baik itu berita, tips, saran atau informasi yang relevan dengan pekerjaan kamu. Bahkan kamu bisa membaca kesimpulan terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja yang akan dibahas dalam bacaan tersebut. Sesuai atau tidak dengan yang kamu inginkan.

9. Gunakan kalimat yang ringkas, dan selalu koreksi setiap penulisan yang besar

Logo Beon-Write email
Keterampilan kita dalam menulis juga harus diperhatkan. Karena seperti saat kita menulis email dengan berbelit – belit, itu sama saja dengan mengambil tempat panggilan telepon. Ketika kita ingin menulis informasi yang panjang, cobalah untuk membuat ringkasannya terlebih dahulu. Agar pembaca bisa mengetahui garis besarnya terlebih dahulu.
Pastika untuk menggunakan bahasa yang efektif, seperti kalimat pendek dan hubungan yang jelas dengan klausa, dan selalu pastikan untuk mengoreksi terlebih dahulu lebih dari sekali.

10. Kunci agar menjadi pembicara hebat di depan umum adalah persiapan dan kesanggupan membuat penonton tertarik

public speaking
Produktif bukan hanya berlaku untuk kita yang bekerja di depan meja kerja dan harus menyelesaikan tugas dalam 1 waktu. Tapi saat kita harus berbicara atau persentasi di depan banyak orang, kita juga harus produktif. Artinya menggunakan waktu yang dimiliki dengan baik sehingga segala informasi bisa tersampaikan dengan tepat. Kunci dari sebuah persentasi di depan umum adalah persiapan dan kesanggupan membuat penonton mendengarkan kita. Caranya?
  1. Kenali audiens kamu:  siapa mereka, mengapa mereka menghadiri dan apa yang mereka inginkan.
  2. Struktur pidato kamu: menulis garis besar dari persentasi kamu, dan pastikan argumen kamu tersampaikan dengan jelas.
  3. Berlatih pidato: berlatih akan membuat kamu nyaman dan tampil percaya diri ketika tiba waktunya.