Jangan melihat pada ekspresi-ekspresi wajah.
Jangan dengarkan apa yang dikatakan lidah.
Jangan biarkan air mata menghanyutkanmu.
Itu semua hanyalah produk dari kulit luar manusia saja,
yang mana selalu berubah setiap harinya.
Tapi lihatlah pada apa yang ada dibalik itu.
Bukan pula pada hatinya, karena hati selalu berfluktuasi.
Bukan pula pada pikirannya,
karena pikiran selalu mengubah sudut pandangnya kapanpun, perspektifnya berubah.
Apalagi, pikiran itu bisa saja menerima suatu keadaan sekarang yang dulunya ia tolak.
Bahkan para ilmuwan pun mengubah teori mereka.
Tidak anakku !
Jika kamu ingin memahami manusia, maka lihatlah tindakannya pada saat ia memiliki kebebasan untuk memilih.
Hanya pada saat itulah kamu akan sangat terkejut ketika melihat ada seorang ahli ibadah yang melacurkan diri,
dan seorang pelacur yang justru beribadah !
Kamu bisa juga menemukan seorang ahli fisika meminum racun,
dan kamu bisa terkaget-kaget karena menemukaan seorang teman yang menikammu dari belakang sedangkan musuhmu justru menyelamatkanmu !
Kamu pun mungkin akan melihat seorang pelayan yang bertindak semulia majikan,
dan seorang majikan yang berbuat serendah perbuatan pelayan yang terburuk !
Kamu mungkin pula akan melihat para Raja mengambil suap, dan para Pengemis memberikan sedekah !
Lihatlah hakikat manusia disaat dia tidak punya rasa takut yang dapat menghentikannya;
disaat kewaspadaannya tertidur; hawa nafsunya terpuaskan, dan semua penghalang telah dirobohkan.
Hanya pada saat itulah kamu bisa melihat realitas dari manusia:
apakah dia berjalan dengn empat kaki seperti binatang,
atau justru ia terbang layaknya seorang malaikat,
atau ia merayap bagaikan seekor ular,
atau bahkan memakan lumpur seumpama cacing tanah !
Senin, 2 Juli 2012 04:40 WIB
MANDI bisa menjadi pengalaman penyembuhan nyata ketika Anda menggunakan aromaterapi dengan hidroterapi. Salah satunya dengan membuat garam mandi. Saat badan terasa lelah dan otot tegang, garam mandi mampu memberi efek pijatan, dan relaksasi pada tubuh. Anda dapat membuat garam mandi dengan hanya beberapa bahan di rumah. Anda hanya perlu mencampur bahan-bahan dalam proporsi tepat.
Bahan-bahan:
1. satu cangkir garam Epsom (Epsom dikenal sebagai Heptahidrat Magnesium Sulfat)
2. satu cangkir baking soda (dikenal sebagai soda bikarbonat)
3. dua sendok makan gliserin cair
4. pewarna makanan (jika ingin alami, tidak perlu memakai pewarna)
5. minyak atsiri atau minyak esensial (1ml minyak untuk setiap 100 gram campuran garam)
Cara membuat:
1. Campur garam Epsom dan baking soda dengan takaran 1:1
2. Tambahkan gliserin, empat tetes pewarna makanan dan beberapa tetes minyak esensial (Anda bisa memilih rasa peppermint, kayu putih atau lemon)
3. Aduk semua bahan untuk menghindari gumpalan.
4. Tuang campuran garam ke dalam botol dan tutup selama 24 jam, agar aroma minyak esensial meresap ke garam.
Cara menggunakan garam mandi:
Anda cukup menggunakan dua sendok makan garam dalam air yang mengalir. Menggunakan garam mandi sekali sehari sudah cukup untuk mengatasi kebutuhan Anda. (MI/Wtr4)
Bahan-bahan:
1. satu cangkir garam Epsom (Epsom dikenal sebagai Heptahidrat Magnesium Sulfat)
2. satu cangkir baking soda (dikenal sebagai soda bikarbonat)
3. dua sendok makan gliserin cair
4. pewarna makanan (jika ingin alami, tidak perlu memakai pewarna)
5. minyak atsiri atau minyak esensial (1ml minyak untuk setiap 100 gram campuran garam)
Cara membuat:
1. Campur garam Epsom dan baking soda dengan takaran 1:1
2. Tambahkan gliserin, empat tetes pewarna makanan dan beberapa tetes minyak esensial (Anda bisa memilih rasa peppermint, kayu putih atau lemon)
3. Aduk semua bahan untuk menghindari gumpalan.
4. Tuang campuran garam ke dalam botol dan tutup selama 24 jam, agar aroma minyak esensial meresap ke garam.
Cara menggunakan garam mandi:
Anda cukup menggunakan dua sendok makan garam dalam air yang mengalir. Menggunakan garam mandi sekali sehari sudah cukup untuk mengatasi kebutuhan Anda. (MI/Wtr4)